<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669</id><updated>2011-12-12T18:24:50.091-08:00</updated><category term='psikologi Anak'/><category term='bisnis Online'/><title type='text'>stia-one</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>48</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-7525742260108573005</id><published>2011-10-06T20:30:00.000-07:00</published><updated>2011-10-06T20:30:58.539-07:00</updated><title type='text'>Network Marketer &amp; Konglomerat Properti : Sebuah Analogi</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-IN3WhUl-euU/To5yHqWfLFI/AAAAAAAAAV0/gnelZGf2WKA/s1600/network-marketing-opportunities.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-IN3WhUl-euU/To5yHqWfLFI/AAAAAAAAAV0/gnelZGf2WKA/s200/network-marketing-opportunities.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Jika Anda menjalankan bisnis network marketing, maka Anda dapat di-ibaratkan seperti seorang konglomerat properti yang mempunyai banyak asset-asset properti berupa gedung dan perkantoran bertingkat. Bagaimana mungkin???&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bisnis &lt;strong&gt;network marketing&lt;/strong&gt; adalah sebuah bisnis jangka panjang yang akan memberikan hasil berupa residual income secara terus-menerus walaupun usaha awal untuk memperoleh income tersebut telah selesai dilakukan pada waktu yang lampau. Seorang network marketer perlu menginvestasikan modal, meluangkan waktu untuk membangun organisai network-marketing secara perlahan-lahan, satu distributor demi satu distributor. Pada saat organisasinya telah berkembang, sukses dan produktif, residual income akan diperoleh secara terus menerus walaupun ia memutuskan untuk tidak lagi aktif menjalankan bisnis network marketingnya.&lt;br /&gt;Seorang &lt;strong&gt;konglomerat properti&lt;/strong&gt; juga membutuhkan waktu yang lama untuk merencanakan proyek properti, membangun pondasi, menyelesaikan konstruksi setingkat demi setingkat hingga akhirnya selesai membangun gedung bertingkat yang menghasilkan uang sewa secara terus-menerus di kemudian hari.&lt;br /&gt;Jika Anda baru saja memulai bisnis network marketing Anda, kemungkinan besar Anda akan bertemu dengan orang yang mentertawai, menganggap remeh atau bahkan mencemooh usaha Anda dalam mengembangkan bisnis network marketing Anda. Pada saat Anda berada dalam posisi sulit tersebut, Anda dapat memberikan jawaban sebagai berikut :&lt;br /&gt;“Teman, mari saya ceritakan proyek apa yang sedang saya kerjakan. Saat ini, saya sedang menjalankan proyek jangka panjang untuk mencapai kebebasan finansial (financial freedom). Proyek yang saya kerjakan sekarang kurang lebih mirip sebuah proyek properti. Bisa diibaratkan saya sedang membangun apartemen 50 kamar untuk dikontrakkan kepada orang lain.”&lt;br /&gt;“Anda sendiri tahu bahwa perlu waktu untuk membangun apartemen 50 kamar bukan?? Nanti kalau sudah selesai dibangun, saya akan menikmati income dari hasil mengontrakkan 50 apartemen tersebut kepada orang lain.”&lt;br /&gt;“Saat ini, saya sedang dalam proses konstruksi gedung apartemen-nya. Wajar saja kalau sewaktu saya membangun gedung tersebut, saya perlu melakukan investasi. Dan tentu saja selama periode konstruksi gedung apartemen tersebut, saya masih belum akan menikmati uang sewanya, bukan??”&lt;br /&gt;Berhentilah berbicara sejenak. Lawan bicara Anda pasti sadar bahwa tidak mungkin memperoleh uang sewa apabila gedung apartemen 50 kamar tersebut belum selesai dibangun.&lt;br /&gt;Kemudian lanjutkan pembicaraan Anda :&lt;br /&gt;“Begitulah keadaannya. Saat ini saya sedang berada dalam tahap membangun. Nanti kalau sudah selesai, akan saya kabarkan dan bersama-sama akan kita lihat hasilnya.”&lt;br /&gt;“Bagaimana dengan Anda?? Apakah Anda melakukan proyek jangka panjang untuk masa depan Anda??”&lt;br /&gt;Cukup demikian tanggapan Anda. Tergantung kepada lawan bicara Anda untuk memahami dan mempelajari bisnis network marketing yang sedang Anda jalankan.&lt;br /&gt;Jangan pernah merasa malu mengakui bahwa Anda melakukan bisnis network marketing!!!&lt;br /&gt;Anda memang benar-benar menjalankan proyek jangka panjang, sama seperti halnya seorang konglomerat properti. Apakah seorang konglomerat properti merasa malu jika gedung bertingkat yang dibangunnya sedang dalam tahap perencanaan dan konstruksi??? Tentu saja tidak!!! Oleh karena itu, Anda juga tidak perlu merasa malu mengakui keterlibatan Anda di bisnis network marketing. Berapa banyak income yang Anda harapkan dari bisnis network marketing Anda?? Semuanya terserah Anda. Yang perlu Anda ingat adalah, Anda sedang membangun asset yang akan menghasilkan income di kemudian hari. Mungkin perlu waktu beberapa tahun untuk dapat menikmati hasil dari investasi Anda. Konglemerat properti juga membutuhkan waktu beberapa tahun sebelum dapat menikmati income dari menyewakan gedung bertingkat yang dia bangun.&lt;br /&gt;Jadi, berapa banyak income yang Anda harapkan dari bisnis network marketing Anda???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://pandupradana.blog.com/network-marketing/&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-7525742260108573005?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/7525742260108573005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/10/network-marketer-konglomerat-properti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/7525742260108573005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/7525742260108573005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/10/network-marketer-konglomerat-properti.html' title='Network Marketer &amp; Konglomerat Properti : Sebuah Analogi'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-IN3WhUl-euU/To5yHqWfLFI/AAAAAAAAAV0/gnelZGf2WKA/s72-c/network-marketing-opportunities.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-5729406761263576766</id><published>2011-10-06T20:23:00.000-07:00</published><updated>2011-10-06T20:23:16.261-07:00</updated><title type='text'>Network Marketing Sulit Dijalankan. Benarkah?</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-O_ufISUV66E/To5weGDqcBI/AAAAAAAAAVw/WJjAGy616Os/s1600/tangga+sukses.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="191" src="http://2.bp.blogspot.com/-O_ufISUV66E/To5weGDqcBI/AAAAAAAAAVw/WJjAGy616Os/s200/tangga+sukses.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sudah berapa sering Anda mendengar orang mengatakan bahwa bisnis network-marketing sulit dijalankan. Jika saat ini Anda sendiri sedang mengembangkan bisnis network-marketing, saya yakin pernyataan di atas sudah biasa Anda dengar prospek-prospek Anda.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Jika Anda belum menjalankan bisnis network-marketing Anda sendiri, kemungkinan besar Anda juga pernah menggunakan alasan di atas untuk menghindar dari teman-teman yang mengajak bergabung. &lt;strong&gt;Tapi, benarkah bisnis network-marketing benar-benar sulit dijalankan???&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri pernah berpikir bahwa menjalankan bisnis network-marketing itu sulit. Lagipula, karir saya berkembang relatif cepat, sehingga saya pernah beranggapan bahwa tanpa perlu repot-repot menjalankan bisnis network-marketing, saya akan berhasil mencapai kebebasan finansial dalam waktu singkat.&lt;br /&gt;Kenyataannya adalah, &lt;strong&gt;semakin karir saya menanjak, semakin banyak waktu pula yang harus saya alokasikan untuk urusan kantor, sedangkan waktu untuk keluarga semakin lama semakin sedikit&lt;/strong&gt;. Hal inilah yang membuat saya kembali mempertimbangkan kembali bisnis network-marketing sebagai upaya untuk mencapai kebebasan finansial.&lt;br /&gt;Setelah mempertimbangkan beberapa alternatif, akhirnya saya memutuskan untuk mulai menjalankan dan mengembangkan bisnis network-marketing saya sendiri.&lt;br /&gt;Keputusan saya untuk menjalankan bisnis network-marketing didasarkan atas beberapa pertimbangan. Sebagai orang yang pernah mengatakan bahwa “network-marketing sulit dijalankan,” saya mencoba membandingkan tingkat kesulitan bisnis network-marketing dengan beberapa alternatif lain.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Network-marketing sulit dijalankan. &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Benarkah??? Dibandingkan dengan apa???&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana rasanya harus meninggalkan bayi Anda yang baru lahir dua bulan yang lalu dengan baby-sitter di rumah karena Anda dan suami/istri Anda terpaksa harus bekerja hanya untuk membayar tagihan bulanan? Sulitkah itu???&lt;br /&gt;Bagaimana rasanya mengetahui bahwa Anda telah menikahi orang yang paling Anda cintai dan pernah Anda janjikan hal-hal yang serba indah tetapi sampai sekarang belum dapat Anda penuhi? Sulitkah itu???&lt;br /&gt;Bagaimana rasanya jika Anda dan pasangan Anda menyadari bahwa Anda tidak akan mampu membeli rumah idaman Anda karena tidak mungkin membayar cicilan bulanan? Sulitkah itu???&lt;br /&gt;Bagaimana rasanya terpaksa menyelesaikan pekerjaan kantor pada hari Minggu sore dan terpaksa mengingkari janji untuk membawa anak Anda pergi berenang? Sulitkah itu???&lt;br /&gt;Bagaimana rasanya harus kerja lembur di kantor di malam Natal dan tidak bisa meluangkan waktu untuk mengikuti misa Natal di gereja bersama keluarga Anda? Sulitkah itu???&lt;br /&gt;Bagaimana rasanya untuk tiap hari berangkat kerja dengan mobil butut berumur lima belas tahun dan selalu harus dibawa ke bengkel setiap dua minggu sekali, tetapi Anda tidak sanggup untuk membeli mobil baru? Sulitkah itu???&lt;br /&gt;Bagaimana rasanya jika setiap kali membeli baju, Anda terpaksa membeli yang paling murah dan bukan membeli baju yang terlihat paling bagus untuk Anda? Sulitkah itu???&lt;br /&gt;Bagaimana rasanya setiap kali berbelanja dengan keluarga Anda harus memikirkan, “Jika kita beli yang ini, maka kita tidak akan sanggup membeli yang itu.”? Sulitkah itu???&lt;br /&gt;Bagaimana rasanya mengetahui bahwa Anda telah bekerja keras selama 30 tahun untuk suatu hari harus pensiun dengan sepertiga pendapatan Anda sekarang? Sulitkah itu???&lt;br /&gt;Bagaimana rasanya jika suatu hari anak Anda yang telah dewasa pindah ke kota lain dan Anda tidak sanggup mengunjunginya karena harga tiket pesawat terbang terlalu mahal? Sulitkah itu???&lt;br /&gt;Bagaimana rasanya melihat anak Anda tanpa disadari telah tumbuh remaja dan dewasa padahal sewaktu mereka kecil Anda sangat sedikit meluangkan waktu untuk mereka? Sulitkah itu???&lt;br /&gt;Bagaimana rasanya jika Anda di-PHK karena kantor Anda gulung tikar karena Krisis Moneter? Sulitkah itu???&lt;br /&gt;Tahukah Anda hal yang paling sulit?&lt;br /&gt;Hal yang paling sulit itu bukanlah menjalankan bisnis network-marketing.&lt;br /&gt;Hal yang paling sulit adalah suatu hari Anda menyadari telah terlalu banyak membuang-buang waktu yang berharga, dan waktu yang telah Anda sia-siakan tersebut telah hilang untuk selama-lamanya.&lt;br /&gt;Detik demi detik, menit demi menit, hari demi hari, tahun demi tahun hilang tak berbekas. Waktu yang hilang tak berbekas ini seharusnya dapat Anda gunakan sedikit-demi-sedikit untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis network-marketing Anda secara konsisten dan perlahan-lahan. Manusia sering punya kebiasaan buruk untuk mencari-cari alasan untuk tidak mengerjakan hal-hal yang seharusnya dikerjakan. Seringkali kita mengizinkan orang lain yang tidak berhak dan tidak berkepentingan untuk mengatur hidup kita dan keluarga kita, masa depan kita dan masa depan kita.&lt;br /&gt;Apakah network-marketing benar-benar sulit dijalankan???&lt;br /&gt;Apakah sulit untuk menunjukkan kepada teman-teman produk bermutu tinggi???&lt;br /&gt;Apakah sulit untuk mempelajari sistim bisnis network-marketing sehingga bisa menyampaikannya kepada orang lain???&lt;br /&gt;Apakah sulit untuk meluangkan satu jam sehari untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis network marketing Anda???&lt;br /&gt;Apakah sulit untuk tidak menonton TV/sinetron selama satu jam sehari dan mempergunakan waktu tersebut untuk mengembangkan bisnis network-marketing Anda???&lt;br /&gt;Apakah sulit untuk mengerti bahwa dengan menjalankan bisnis network-marketing secara konsisten dan perlahan-lahan selama beberapa tahun Anda akan dapat mencapai kebebasan finansial???&lt;br /&gt;Sanggupkah Anda bekerja keras mengembangkan bisnis network-marketing Anda selama tiga tahun ke depan supaya keluarga Anda dapat membeli rumah idaman???&lt;br /&gt;Sanggupkah Anda bekerja keras mengembangkan bisnis network-marketing Anda selama tiga tahun supaya anak Anda dapat sekolah di perguruan tinggi yang bermutu tinggi dan bukan yang uang kuliah-nya murah???&lt;br /&gt;Sanggupkah Anda bekerja keras mengembangkan bisnis network-marketing Anda selama tiga tahun supaya taraf hidup keluarga dapat Anda tentukan sendiri dan bukan ditentukan oleh orang-orang yang tidak berhak? Segeralah sadari bahwa Anda mempunyai kekuatan yang luar biasa dengan bisnis network-marketing.&lt;br /&gt;Network-marketing benar-benar mempunyai kekuatan untuk merubah hidup Anda.&amp;nbsp; Tapi, semua potensi-potensi yang ditawarkan oleh network-marketing tergantung kepada Anda sendiri untuk merealisasikannya. Setelah mempelajari perbandingan-perbandingan di atas, apakah Anda masih merasa bahwa network-marketing sulit dijalankan???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://pandupradana.blog.com/network-marketing/&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-5729406761263576766?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/5729406761263576766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/10/network-marketing-sulit-dijalankan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/5729406761263576766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/5729406761263576766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/10/network-marketing-sulit-dijalankan.html' title='Network Marketing Sulit Dijalankan. Benarkah?'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-O_ufISUV66E/To5weGDqcBI/AAAAAAAAAVw/WJjAGy616Os/s72-c/tangga+sukses.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-8185784725653474930</id><published>2011-10-06T20:12:00.000-07:00</published><updated>2011-10-06T20:12:34.054-07:00</updated><title type='text'>Residual Income : Bagaimana Cara Memperolehnya?</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Dq6fcjwksJw/To5tGHei1mI/AAAAAAAAAVs/Vx4ubgAVX18/s1600/index.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-Dq6fcjwksJw/To5tGHei1mI/AAAAAAAAAVs/Vx4ubgAVX18/s1600/index.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Banyak alasan yang membuat orang menggeluti bisnis network marketing. Alasan-alasa tersebut bisa berupa income tambahan di luar gaji dari kantor, keinginan untuk memperluas pergaulan, keinginan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga, keinginan untuk mencapai kebebasan finansial dan beragam alasan lainnya. Network marketing memungkinkan orang untuk mencapai &lt;b&gt;kebebasan finansial&lt;/b&gt; karena adanya &lt;b&gt;residual income&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Apakah yang dimaksud dengan residual income???&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan &lt;b&gt;residual income&lt;/b&gt; adalah income yang diperoleh dan tetap berlanjut walaupun usaha awal untuk mendapatkan income tersebut telah selesai dilakukan. Lawan kata residual income adalah linear income. Yang dimaksud dengan &lt;b&gt;linear income&lt;/b&gt; adalah income yang berbanding lurus dengan usaha yang dikeluarkan untuk memperoleh income.&lt;br /&gt;Beberapa contoh &lt;b&gt;linear income&lt;/b&gt; adalah gaji dari kantor, dan upah buruh. Pegawai kantor dibayar berdasarkan absensi, sedangkan buruh dibayar berdasarkan jumlah produksi. Misalnya, buruh di pabrik sepatu dibayar berdasarkan berapa pasang (unit) sepatu yang berhasil diproduksi oleh buruh tersebut.&lt;br /&gt;Beberapa contoh &lt;b&gt;residual income&lt;/b&gt; adalah biaya sewa dari apartemen, ataupun royalty dari penjualan buku/album/film. Biaya sewa apartemen diperoleh walaupun usaha membangun apartemen telah selesai dilakukan, dan pemilik apartemen memperoleh sewa bulanan dari penyewa apartemen. Royalty dari penjualan buku/album/film tetap diperoleh oleh penulis/artis/aktor walaupun proses produksi telah selesai dilakukan.&lt;br /&gt;Banyak orang yang berkecimpung di dalam bisnis network marketing berharap memperoleh kebebasan finansial melalui perolehan residual income. &lt;b&gt;Residual income dari Network Marketing diperoleh dari usaha yang kita keluarkan untuk membimbing orang-orang di dalam organisasi network marketing kita supaya bisa mandiri dan sukses&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;Kerja keras yang Anda lakukan sebagai seorang network marketer akan memberikan hasil berupa residual income/royalty yang berasal produktivitas dari orang-orang di dalam organisasi Anda yang telah Anda bimbing menjadi sukses. Memang hasilnya tidak akan langsung terlihat dalam waktu dekat. Diperlukan kesabaran dan kerja keras untuk membangun organisasi network marketing yang kuat dan dapat memberikan residual income yang besar. Sebagian besar orang tidak memiliki visi untuk membangun organisasi network marketing yang kuat dan mengharapkan income yang besar dalam waktu singkat. Inilah yang saya sebut “&lt;b&gt;Mentalitas Ingin Cepat Kaya.&lt;/b&gt;”&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jika Anda berharap bisa cepat kaya melalui network marketing, teruslah bermimpi. Akan tetapi jika Anda ingin memperoleh residual income melalui bisnis jangka panjang yang dapat dimulai dengan modal kecil dan kerja keras, maka network marketing dapat membantu Anda untuk mencapai cita-cita kebebasan finansial Anda&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://pandupradana.blog.com/network-marketing/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-8185784725653474930?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/8185784725653474930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/10/residual-income-bagaimana-cara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/8185784725653474930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/8185784725653474930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/10/residual-income-bagaimana-cara.html' title='Residual Income : Bagaimana Cara Memperolehnya?'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Dq6fcjwksJw/To5tGHei1mI/AAAAAAAAAVs/Vx4ubgAVX18/s72-c/index.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-7316490540386986671</id><published>2011-10-06T19:50:00.000-07:00</published><updated>2011-10-06T19:54:11.493-07:00</updated><title type='text'>Network Marketing : Investasi Yang Dibutuhkan Setiap Keluarga</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-bFkGz6CZCRc/To5nt-XNSRI/AAAAAAAAAVo/sjLMZD_C5nc/s1600/new%252520generation.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-bFkGz6CZCRc/To5nt-XNSRI/AAAAAAAAAVo/sjLMZD_C5nc/s200/new%252520generation.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup, seseorang sering melakukan &lt;strong&gt;investasi&lt;/strong&gt;. Jika kita berbicara mengenai investasi, biasanya kita berbicara mengenai investasi berupa deposito, saham, obligasi, asuransi dan reksadana. Investasi-investasi yang baru saja disebutkan di atas biasanya memerlukan modal awal yang relatif cukup besar.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;Walaupun demikian, ada investasi yang tidak dijual oleh institusi keuangan, tidak memerlukan modal besar namum dapat memberikan hasil yang berlipat-lipat ganda. &lt;em&gt;Investasi apakah itu???&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda menginginkan masa pensiun yang nyaman, atau bahkan ingin pensiun muda supaya dapat menikmati hidup secara nyaman sebelum mencapai usia senja, maka investasi yang akan saya paparkan ini wajib Anda pertimbangkan secara serius.&lt;br /&gt;Jika Anda ingin supaya anak-anak Anda dapat mengecap pendidikan yang tinggi, ataupun Anda ingin supaya dapat meluangkan lebih banyak waktu sehingga dapat melihat dan mendidik anak-anak Anda sendiri sewaktu mereka tumbuh menjadi besar, maka Anda wajib mempertimbangkan investasi ini.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Investasi yang saya maksud adalah investasi dalam sebuah bisnis network marketing yang dapat Anda jalankan di waktu luang Anda tanpa harus mengorbankan gaji dari kantor Anda&lt;/strong&gt;. Anda bahkan dapat melakukan bisnis ini dari rumah di waktu senggang Anda.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Memiliki dan menjalankan bisnis network marketing dapat diibaratkan seperti memiliki bisnis waralaba pribadi (personal franchise)&lt;/strong&gt;. Sebagai seorang distributor bisnis network marketing, Anda memiliki hak untuk menjual serangkaian produk langsung kepada konsumen. Akan tetapi, &lt;strong&gt;bisnis network marketing jauh lebih baik dari bisnis waralaba&lt;/strong&gt; karena Anda juga dapat mengajak teman Anda untuk bergabung dan menjalankan waralaba pribadi mereka sendiri. Hal ini dapat dilakukan berulang-ulang hingga organisasi waralaba pribadi Anda berkembang hingga masing-masing menjadi mandiri dan sukses.&lt;br /&gt;Dengan mengembangkan organisasi bisnis network marketing dan waralaba pribadi, Anda secara perlahan-lahan menciptakan &lt;strong&gt;residual income&lt;/strong&gt;, sejenis income yang akan Anda peroleh secara terus-menerus walaupun Anda memutuskan untuk berhenti menjalankan bisnis Anda.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Residual income&lt;/strong&gt; tidak boleh dianggap remeh. Semakin besar organisasi network marketing Anda, maka semakin besar pula residual income yang akan Anda peroleh. Karena tidak ada batasan untuk Anda mengembangkan organisasi bisnis network marketing Anda, maka tidak ada juga batasan terhadap residual income yang bisa Anda peroleh &lt;strong&gt;(unlimited income)&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sejak tahun 1978, setiap 1 dari 5 orang milioner baru di Amerika Serikat menjadi milioner karena bisnis network marketing yang mereka jalankan&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Dapatkah Anda melihat potensi yang ditawarkan oleh bisnis network marketing ini? Menurut saya, hampir semua orang membutuhkan bisnis ini. Sebagian besar orang yang saya kenal akan sangat tertolong oleh income tambahan di luar gaji dari pekerjaan kantor.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tahukah Anda bahwa taraf hidup sebagian besar orang akan akan merosot secara drastis, bahkan mungkin terpaksa menjual mobil dan rumah jika harus hidup selama 6 bulan tanpa pekerjaan???&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setiap keluarga memerlukan investasi di bisnis network marketing ini. Akan tetapi, masih banyak sekali orang yang tidak mengindahkan potensi yang ditawarkan oleh bisnis network marketing ini. Mengapa???&lt;br /&gt;Mungkin banyak orang yang tidak yakin bahwa bisnis network marketing benar-benar dapat memberikan hasil yang diharapkan. Mungkin juga banyak orang yang tidak bersedia meluangkan sebagian kecil dari waktu mereka untuk mengembangkan bisnis network marketing mereka sendiri. Atau, mungkin mereka merasa bahwa bisnis network marketing adalah bisnis yang melawan hukum.&lt;br /&gt;Kenyataan sebenarnya adalah :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Telah banyak sekali orang-orang yang sukses dan mencapai kebebasan      finansial melalui bisnis network marketing. (Baca saja artikel-artikel di      koran ataupun majalah bisnis).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk mensukseskan bisnis network marketing, Anda hanya perlu      meluangkan sebagian kecil dari waktu Anda. Kunci sukses bisnis network      marketing adalah meluangkan waktu untuk belajar memberdayakan diri secara      konsisten dan bermutu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bisnis network marketing telah memperoleh pengakuan internasional,      bahkan beberapa perusahaan network marketing telah berhasil mencatatkan      saham (go public) di New York Stock Exchange dan juga bursa-bursa saham      lainnya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Jika Anda masih belum memutuskan untuk berkecimpung di dalam bisnis network marketing, saya menganjurkan supaya Anda mulai mempelajari potensi yang ditawarkan oleh bisnis ini. Mulailah menggunakan beberapa produk yang dijual melalui jalur distribusi network marketing. Berkomunikasilah dengan orang-orang yang telah sukses menjalankan bisnis network marketing (jangan bertanya pada orang dengan mentalitas “Ingin Cepat Kaya” yang berharap muluk-muluk dari network marketing tetapi gagal dan kemudian menjelek-jelekkan industri yang terhormat ini).&lt;br /&gt;Jika Anda melakukan hal-hal tersebut di atas, saya yakin Anda akan menyadari bahwa bisnis network marketing adalah solusi yang paling masuk akal untuk mencapai kebebasan finansial yang Anda idam-idamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sumber: http://pandupradana.blog.com/network-marketing/&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-7316490540386986671?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/7316490540386986671/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/10/network-marketing-investasi-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/7316490540386986671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/7316490540386986671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/10/network-marketing-investasi-yang.html' title='Network Marketing : Investasi Yang Dibutuhkan Setiap Keluarga'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-bFkGz6CZCRc/To5nt-XNSRI/AAAAAAAAAVo/sjLMZD_C5nc/s72-c/new%252520generation.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-960713790719008625</id><published>2011-09-25T21:09:00.000-07:00</published><updated>2011-09-25T21:09:16.745-07:00</updated><title type='text'>Selusin Karakter Dasar Entrepreneur</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-pqduGTzj0o0/Tn_5-INM8CI/AAAAAAAAAVk/ZZ8Su0euk2c/s1600/12.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-pqduGTzj0o0/Tn_5-INM8CI/AAAAAAAAAVk/ZZ8Su0euk2c/s200/12.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;1. Percaya Diri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Percaya diri adalah ciri khas seorang entrepreneur. Ini adalah modal pertama yang harus dimiliki. Kita memang tidak dilahirkan dengan tingkat percaya diri yang sama, namun bukan berarti Anda tidak mampu. Brad Sugars mengatakan&lt;i&gt;confident&lt;/i&gt; muncul karena tindakan dan pengambilan keputusan yang berani saat mereka dalam keraguan. Justru disaat ragu mereka lebih banyak memutuskan “Yes” daripada “No”.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka yang sering mengalami keraguan harus lebih sering mengambil keputusan kecil dan besar. Dengan demikian keputusan ini akan memupuk rasa percaya diri dan respek dari kawan maupun lawan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. Memiliki rasa tanggungjawab&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka bertanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan dengan sepenuh hati. Mereka bertindak dan memberi perhatian penuh terhadap proses. Mereka melihat solusi dari setiap masalah, bukan menyalahkan keadaan atau anak buah betapapun sulit keadaan itu. Dengan mental positif ini sang pengusaha mengajarkan seluruh karyawan untuk belajar bertanggung jawab. Mereka menggerakkan setiap individu agar dapat diandalkan dan membiarkan setiap individu merasakan nikmatnya memenangkan profit, teamwork, dan kesuksesan bisnis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3. Mampu berkomunikasi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Entrepreneur menyadari bahwa faktor manusia sangat penting bagi kesuksesan bisnis. Bukan hanya karyawan tapi termasuk juga customer, business partner, dan elemen manusia lainnyalah yang membuat bisnis sukses atau hancur berkeping-keping. Maka komunikasi menjadi kunci kesuksesan dalam menciptakan hubungan yang harmonis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang entrepreneur terus mempelajari cara berkomunikasi efektif, baik secara tulisan maupun lisan.Mereka mau mendengar, berpikiran terbuka, menjaga integritas dengan mengatakan secara jujur apa yang ada didalam pikirannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;4. Sangat Terbuka untuk Belajar Hal Baru&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini adalah salah satu karakteristik yang paling saya kagumi. Enterpreneur adalah pembelajar sejati. Mereka sangat terbuka dengan semua hal yang berhubungan dengan ilmu baru. Banyak yang tidak mengecap pendidikan bisnis secara formal, namun mereka penuh semangat mencari informasi, bertanya, riset dan membaca buku. Tidak sedikit entrepreneur yang autodidak, mereka belajar dari kesalahan. Mereka tidak memiliki arogansi, ego dan dibutakan dengan melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;5.&lt;i&gt; &lt;/i&gt;Team Player&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini satu hal yang menarik berdasarkan penelitian para pakar bisnis. Entrepreneur adalah pemain tim yang penuh komitmen. Mereka menyadari bahwa sebatang lidi bisa dengan mudah dipatahkan, namun sapu lidi sangat sulit untuk dihancurkan. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Mereka juga menciptakan &lt;i&gt;leverage&lt;/i&gt;, daya ungkit dari teamwork untuk menyelesaikan persoalan bisnis yang rumit dan berat.Tidak ada entrepreneur yang sukses tanpa dukungan tim sukses.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;6. System-Oriented&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti seorang ahli matematika, formula yang benar akan memberikan hasil yang benar. Selama kita masih menggunakan formula yang sama, hasilnya pasti sama. Seorang entrepreneur sangat mengandalkan sistem. Mereka berupaya menyelesaikan masalah dengan sistem sebelum mencari penyelesaian manusia. Mereka percaya bahwa bisnis yang sukses bukan karena mengandalkan manusianya tapi sistemlah yang bekerja.Manusia bisa sakit, cuti, &lt;i&gt;resign&lt;/i&gt;. Jika entrepreneur mengandalkan manusia, maka sistem akan berhenti saat manusianya tidak di tempat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk itu entrepreneur perlu membuat sebuah &lt;i&gt;blueprint&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;guidance&lt;/i&gt; agar ada alat yang bisa memandu untuk mencapai hasil yang diinginkan secara konsisten. Nah, saat terjadi sebuah masalah, seorang entrepreneur akan menganalisa sistem yang sudah ada, melakukan desain ulang, implementasi, dan menyempurnakan sistem tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;7. Dedikasi Tinggi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang entrepreneur mendedikasikan dirinya untuk menyelesaikan rencana-rencananya, visinya, dan mimpi-mimpinya yang merupakan tujuan hidupnya.Salah satu alasan mengapa sebuah perusahaan gagal adalah karena bisnis tersebut kehilangan fokus.Contoh yang sangat nyata, Donald Trump sangat fokus dengan property, Anita Roddick sangat fokus dengan kosmetik ramah lingkungan, Warren Buffet sangat fokus dengan investing, Bill Gates sangat fokus dengan Microsoft, Michael Dell sangat fokus dengan Dell Computer,Robert Kyosaki sangat fokus dengan edukasi financial, Anthony Robbins sangat fokus dengan peak performance coach. Tidak menghiraukan masalah dan upaya yang harus dilakukan, seorang pengusaha sangat berdedikasi tinggi dan single-minded atas komitmen terhadap &lt;i&gt;goal&lt;/i&gt; mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;8. Grateful&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Entrepreneur sejati ternyata adalah orang-orang yang penuh rasa syukur. Mereka sadari semakin bersyukur, semakin tangan terbuka semakin terbuka pula pintu-pintu rizki.Karena hanya orang yang menghargai pemberian akan lebih banyak diberi.Mereka bukan hanya bersyukur menerima kebaikan, namun mereka juga bersyukur karena mendapat pembelajaran dari kesalahan. Mereka tidak menganggap remeh apapun, dan inilah yang memberikan mereka ketekunan, daya tahan serta fleksibilitas untuk terus maju.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;9. Optimistic&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka sangat optimis. Mereka tidak menjadikan kegagalan masa lalu menjadi hambatan untuk maju. Ambil hikmah dari kegagalan dan ciptakan momentum baru. Saat musim kemarau mereka tetap menaruh harapan bahwa musim hujan akan tiba dan saat makmur menghampiri, mereka menambah keyakinan, iman, dan pengharapan bahwa dunia akan menjadi lebih baik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;10. Fun&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semangat tinggi. Sebanyak 80% kegagalan di dunia bisnis disebabkan oleh manusia. Untuk itu entrepreneur sangat menghargai hubungan antar-manusia. Mereka sangat mudah didekati, suka bersosialisasi juga humoris. Semangat mereka menular kepada &lt;i&gt;team&lt;/i&gt;, pelanggan, teman, suplier.Meskipun mereka adalah pekerja keras, mereka juga seimbang dalam membagi kesenangan, bersama keluarga. Para psikolog mengakui, entrepreneur yang memiliki keseimbangan antara kerja keras dengan fun adalah orang yang lebih berpotensi memiliki karir dan kesuksesan lebih tinggi lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;11. A Leader by Example&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain self motivated, mereka juga memiliki kemampuan untuk memimpin orang. Mereka memahami pentingnya&lt;i&gt;teamwork&lt;/i&gt;, dan mereka memahami bahwa mendukung orang lain untuk sukses dan menjadi pemimpin akan membawa hasil yang lebih memuaskan lagi.Mereka bukan leader yang tidak bisa digantikan sehingga menimbulkan ketergantungan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;12. Not Afraid of Risk or Success&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bukan hanya mengambil kesempatan, namun mereka mengambil resiko. Banyak orang menghambat kesuksesan dengan cara menurunkan mimpi dan takut dengan kemungkinan sukses. Ada pengusaha yang masih memiliki &lt;i&gt;employee mindset&lt;/i&gt; bertahan dengan &lt;i&gt;familiarity&lt;/i&gt;, zona nyaman, dan berusaha untuk tidak berubah. Entrepreneur bukan orang yang tak kenal rasa takut. Mereka menciptakan prioritas sehingga mengalahkan rasa takut gagal, frustrasi, kebosanan, ketidakpuasan dan takut sukses.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Salam FUNtastic!&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Written by:&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt; &lt;b&gt;Tom Mc Ifle&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;COO ActionCOACH Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Business &amp;amp; Executive Coach&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Penulis buku best seller, Profit is King, Rahasia Meledakkan Profit Tanpa Iklan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-960713790719008625?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/960713790719008625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/09/selusin-karakter-dasar-entrepreneur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/960713790719008625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/960713790719008625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/09/selusin-karakter-dasar-entrepreneur.html' title='Selusin Karakter Dasar Entrepreneur'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-pqduGTzj0o0/Tn_5-INM8CI/AAAAAAAAAVk/ZZ8Su0euk2c/s72-c/12.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-3115046409688584828</id><published>2011-09-19T01:36:00.000-07:00</published><updated>2011-09-19T01:36:34.138-07:00</updated><title type='text'>Porsi Rejeki dan Penghasilan Tambahan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:WordDocument&gt;  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;  &lt;w:TrackMoves/&gt;  &lt;w:TrackFormatting/&gt;  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;  &lt;w:Compatibility&gt;   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;   &lt;w:CachedColBalance/&gt;  &lt;/w:Compatibility&gt;  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;m:mathPr&gt;   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;   &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;   &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;   &lt;m:dispDef/&gt;   &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;   &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;   &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;   &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;   &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;   &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt; &lt;/w:LatentStyles&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;&lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable	{mso-style-name:"Table Normal";	mso-tstyle-rowband-size:0;	mso-tstyle-colband-size:0;	mso-style-noshow:yes;	mso-style-priority:99;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;	mso-para-margin-top:0cm;	mso-para-margin-right:0cm;	mso-para-margin-bottom:10.0pt;	mso-para-margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}&lt;/style&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Fp2moQcbogo/Tnb-ioirwLI/AAAAAAAAAVg/tyBGQ8jHTtQ/s1600/images+%25281%2529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-Fp2moQcbogo/Tnb-ioirwLI/AAAAAAAAAVg/tyBGQ8jHTtQ/s1600/images+%25281%2529.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Penghasilan tambahan sangat akrab di telinga kita apalagi bagi kita yangsudah berkeluarga. Saat kita membina rumah tangga, ditambah lagi dengankehadiran buah hati, seakan biaya hidup yang kita tanggung semakin berat saja.Walaupun secara logika biaya hidup yang kita keluarkan berlipat ganda dari padasebelum berkeluarga atau punya anak, tapi kita tidak pernah sampai kekurangan.Mengapa hal ini bisa terjadi? Ini karena Allah sudah menambahkan porsi rejekibagi kita. Allah menambah porsi rejeki yang kita terima saat kita membina rumahtangga, dan ditambah lagi saat kita mempunyai buah hati.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id="more-180"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terkadang seseorang hanya terpaku dan merasa puas dengan porsi rejeki yangsudah bertambah tersebut. Seringkali sebuah keluarga merasa puas asal bisamakan atau minum. Tapi sadarkah anda tentang jenis rejeki bagi kita? Rejekibagi kita adalah rejeki yang sudah digariskan dan rejeki yang menggantung dilangit. Saat rejeki yang sudah digariskan bertambah oleh Allah untuk istri dananak kita, sebenarnya rejeki yang menggantung di langit juga demikian. Bahkanmungkin Allah memberikan tambahan dengan kemudahan untuk menggapai rejeki dilangit tersebut karena di belakang kita ada istri dan anak kita yang tergantungpada kita. Ingat, istri dan anak-anak kita adalah titipan Alah, pasti Allahjuga akan menjaga istri dan anak-anak kita jangan sampai hidup kekurangan.Itulah anugerah bagi umat Allah yang sudah menikah apalagi sudah punya anak.&lt;br /&gt;Jika sudah menyadari rejeki yang menggantung di langit bagi keluarga kitajuga bertambah plus diberi pula kemudahan untuk menggapai rejeki itu, mengapakita diam saja? Saran saya, marilah kita cari sebanyak-banyaknya kesempatanuntuk menggapai rejeki di langit tersebut. Marilah kita niatkan hati kita untukselalu mencari penghasilan tambahan setiap saat bagi keluarga kita. Pasti Allahakan memberi jalan tersebut! Kesempatan ada pada anda, anda ambil saran iniInsya Allah penghasilan tambahan bagi anda akan datang, jika tidak…. silahkanpuas dengan penghasilan anda saat ini.&lt;br /&gt;Sukses untuk anda…..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-3115046409688584828?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/3115046409688584828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/09/porsi-rejeki-dan-penghasilan-tambahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/3115046409688584828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/3115046409688584828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/09/porsi-rejeki-dan-penghasilan-tambahan.html' title='Porsi Rejeki dan Penghasilan Tambahan'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Fp2moQcbogo/Tnb-ioirwLI/AAAAAAAAAVg/tyBGQ8jHTtQ/s72-c/images+%25281%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-6523780209479863553</id><published>2011-09-10T00:07:00.000-07:00</published><updated>2011-09-10T00:07:47.424-07:00</updated><title type='text'>Kata-kata menggugah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Q9HKIGnqNpo/TmsMk0Lb03I/AAAAAAAAAVc/kOdYYnFjiY8/s1600/index.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://1.bp.blogspot.com/-Q9HKIGnqNpo/TmsMk0Lb03I/AAAAAAAAAVc/kOdYYnFjiY8/s200/index.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Ambilah waktu untuk beramal/berbagi, itu adalah salah satu kunci menuju Surga.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;--Tung Desem Waringin-- &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Berbagi/sedekah adalah lifesyle-nya orang kaya dan calon orang kaya... Kita termasuk-kah?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;--Ippho Santosa--&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Hidup jauh lebih berarti bila kita dapat berbagi manfaat bagi banyak orang, apalagi kalau manfaat itu diberikan secara gratis.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 12.0pt; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;--Bong Chandra--&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Semakin Banyak Memberi, Semakin Banyak Menerima&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;--Universal Wisdom-&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Terima perbedaan dan keterbatasan manusia. Jangan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;mengharapkan semua orang sempurna. Ingat, orang lain&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;mempunyai hak untuk berbeda. Dan jangan menjadi orang yang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;ingin mengubah sifat orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;“BDB”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Jadikan diri Anda lebih ringan untuk diangkat. Jadilah orang yang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;menyenangkan. Biasakanlah menjadi jenis orang yang disukai&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;orang. Ini membuat Anda mendapat dukungan dan memberi bahan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;bakar ke dalam program pengembangan keberhasilan Anda.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;“BDB”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Ambil inisiatif dalam membina persahabatan. Perkenalkan diri&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Anda kepada orang lain pada setiap kesempatan. Pastikan An da&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;mendapatkan nama orang bersangkutan dengan benar dan sama&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;pastinya ia melakukan hal yang sama. Kirimkan surat pribadi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;kepada teman baru yang Anda kenal lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;“BDB”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Dapatkan nasihat Anda dari orang yang berhasil. Masa depan Anda&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;penting. Jangan pernah mengambil resiko dengan meminta nasihat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;dari penasihat &lt;i&gt;free-lance &lt;/i&gt;yang hidup dalam kegagalan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;“BDB”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Buat lingkungan Anda bekerja untuk Anda, bukan melawan Anda.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Jangan biarkan kekuatan penindas – orang yang negatif, yang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;mengatakan Anda-tidak-dapat-melakukannya – membuat Anda&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;berpikir kalah.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;“BDB”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Jangan biarkan orang yang berpikiran kecil menahan Anda. Orang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;yang dengki ingin melihat Anda tersandung. Jangan beri mereka&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;kepuasan itu.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;“BDB”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Jangan biarkan tradisi melumpuhkan pikiran Anda. Bersikaplah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;menerima gagasan baru. Lakukan eksperimen. Coba pendekatan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;baru. Bersikaplah progresif dalam semua yang Anda kerjakan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;“BDB”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Percaya bahwa sesuatu dapat dilakukan. Jika Anda percaya sesuatu&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;dapat dilakukan, pikiran Anda akan mencari cara-cara untuk&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;melakukannya. Percaya akan suatu solusi melicinkan jalan menuju&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;solusi. Hapuskan kata “ tidak mungkin,” “tidak akan berhasil,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;“tidak ada gunanya mencoba” dari pikiran dan kosakata&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;pembicaraan Anda.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;“BDB”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Dapatkan pandangan yang besar mengenai pekerjaan Anda.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Berpikirlah, benar-benar berpikir pekerjaan Anda yang sekarang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;benar-benar penting. Bahwa promosi berikutnya bergantung&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;terutama bagaimana Anda berpikir mengenai pekerjaan Anda&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;“BDB”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Gunakan kosakata pemikir besar. Gunakan kata -kata yang besar,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;cerah, ceria. Gunakan kata-kata yang menjanjikan kemenangan,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;harapan, kebahagian, kesenangan; hindari kata-kata yang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;menimbulkan gambaran tidak menyenangkan berupa kegagalan,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;kekalahan, kesedihan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;“BDB”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Jangan mengidap kompleks inferioritas. Taklukkan kebiasaan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;mencela diri. Berkonsentrasilah pada asset atau kelebihan Anda.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Anda lebih baik dari pada yang Anda duga.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;“BDB”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Tempatkan orang dalam perspektif yang benar. Ingat, orang lebih&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;sama, jauh lebih sama, ketimbang berbeda. Dapatkan pandanga&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;yang seimbang &lt;i&gt;Bangun Kepercayaan dan Hancurkan Ketakutan&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Mengenai orang lain. Ia hanya manusia biasa. Dan kembangkan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;sikap penuh pengertian. Banyak orang akan menyalak, tetapi jarang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;sekali yang bena -benar menggigit.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;“BDB”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Lakukan usaha tertinggi untuk memasukkan hanya pikiran positif&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;ke dalam ingatan Anda. Jangan biarkan pikiran negatif yang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;mencela diri berkembang menjadi monster mental. Jangan mau&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;sama sekali mengingat kejadian atau peristiwa yang tidak&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;menyenangkan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;“BDB”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Tindakan menyembuhkan ketakutan. Kurung ketakutan Anda da&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;kemudian ambil tindakan konstruktif. Tidak adanya tindakan –&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;tidak melakukan apapun terhadap situasi – menguatkan ketakutan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;dan menghancurkan kepercayaan diri.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;“BDB”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-6523780209479863553?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/6523780209479863553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/09/kata-kata-menggugah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/6523780209479863553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/6523780209479863553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/09/kata-kata-menggugah.html' title='Kata-kata menggugah'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Q9HKIGnqNpo/TmsMk0Lb03I/AAAAAAAAAVc/kOdYYnFjiY8/s72-c/index.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-1863664286012144803</id><published>2011-09-10T00:03:00.000-07:00</published><updated>2011-09-10T00:03:11.429-07:00</updated><title type='text'>Tumbuhkan Kebiasaan Bertindak</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 12.0pt; mso-bidi-font-family: Wingdings; mso-fareast-font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;div class="MsoListParagraph" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-add-space: auto; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-A317dGbgtrs/TmsLWC8UQ7I/AAAAAAAAAVY/K8XHPeqbpiM/s1600/index.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-A317dGbgtrs/TmsLWC8UQ7I/AAAAAAAAAVY/K8XHPeqbpiM/s1600/index.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;Jadilah “aktivasionis.” Jadilah orang yang berbuat. Jadilah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;pelaksanan, bukan sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-add-space: auto; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;Jangan menunggu hingga keadaannya sempurna karena itu tidak&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;akan pernah terjadi. Harapkan penghalang dan kesulitan yang akan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;menghadang dan pecahkan semuanya ketika muncul.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-add-space: auto; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;Ingat, gagasan saja tidak akan memberikan keberhasilan. Gagasan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;mempunyai nilai hanya jika Anda action.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-add-space: auto; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;Gunakan tindakan untuk menghilangkan ketakutan dan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;memdapatkan kepercayaan diri. Kerjakan apa yang Anda takutkan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;dan ketakutan pun menghilang. Cobalah dan lihat hasilnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-add-space: auto; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;Mulai mesin mental Anda secara mekanis. Jangan menunggu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;hingga jiwa Anda menggerakkan Anda. Ambil tindakan, galilah,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;dan Anda menggerakkan jiwa Anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-add-space: auto; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;Berpikirlah dalam pengertian sekarang. Besok, minggu depan,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;nanti dan kata-kata serupa kerap merupakan sinonim dari kata&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;kegagalan tidak pernah. Jadilah jenis orang yang “Saya memulai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;sekarang juga.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-add-space: auto; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;Segeralah bertindak. Jangan membuang-buang waktu menyiapkan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;diri untuk bertindak. Mulailah bertindak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-add-space: auto; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;Ambil inisiatif. Jadilah pelopor. Ambillah inisiatif dan laksanakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-layout-grid-align: none; text-align: justify; text-autospace: none; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;Jadilah sukarelawan. Perlihatkan bahwa Anda mempunyai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;kemampuan dan ambisi untuk berbuat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Orang bijaksana akan menjadi&lt;br /&gt;Majikan dari Pikirannya&lt;br /&gt;Orang Bodoh akan menjadi Budaknya.&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;BY: BDB (berpikir &amp;amp; berjiwa besar)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-1863664286012144803?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/1863664286012144803/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/09/tumbuhkan-kebiasaan-bertindak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/1863664286012144803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/1863664286012144803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/09/tumbuhkan-kebiasaan-bertindak.html' title='Tumbuhkan Kebiasaan Bertindak'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-A317dGbgtrs/TmsLWC8UQ7I/AAAAAAAAAVY/K8XHPeqbpiM/s72-c/index.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-7910785583146553761</id><published>2011-08-23T23:12:00.001-07:00</published><updated>2011-08-23T23:12:27.016-07:00</updated><title type='text'>Jasa Hasan Al Banna bagi Indonesia : Hasan Al Banna, Pahlawan Indonesia dari Mesir</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-EqaY4C2Z-zA/TlSV8hhDCCI/AAAAAAAAAVU/wGU7BuvBtfo/s1600/hasan-albanna-low.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-EqaY4C2Z-zA/TlSV8hhDCCI/AAAAAAAAAVU/wGU7BuvBtfo/s1600/hasan-albanna-low.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 16px;"&gt;Pemimpin Al-Ikhwan Al-Muslimun (IM), Hasan Al Banna ternyata pernah menjadi anggota Panitia Pembela Kemerdekaan Indonesia di Mesir. Atas desakan IM, Mesir menjadi negara pertama yang mengakui kemerdekaan RI. Dengan demikian, lengkaplah syarat-syarat sebuah negara berdaulat bagi RI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 16px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertengahan Juli 1945.&lt;br /&gt;Di Mesirkala itu tengah berkembang sikap antipati terhadap penjajahan Inggris. Sikap non kooperatif terhadap penjajah Inggris ini dicetuskan oleh organisasi Al-Ikhwan Al-Muslimun yang mendapat sambutan luar biasa dari rakyat Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai gerakan dakwah yang menembus sekat geografis, Al-Ikhwan Al-Muslimun telah memiliki “jaringan iman” dengan berbagai gerakan Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia.&lt;br /&gt;Sebab itu, ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, Sekutu dengan sekuat tenaga memblock-out berita ini masuk ke Timur Tengah. Dikhawatirkan jika kemerdekaan Indonesia sampai didengar umat Islam di sana, ini bisa menjadi inspirasi bagi gerakan serupa di Timur Tengah.&lt;br /&gt;Serapat-rapatnya sekutu menutup informasi ini, akhirnya pada awal September 1945, sebulan setelah kemerdekaan Indonesia dibacakan, berita ini sampai juga ke Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mansur Abu Makarim, seorang informan Indonesia yang bekerja di Kedutaan Belanda di Kairo, membaca berita kemerdekaan Indonesia dalam suatu artikel di majalah Vrij Nederland. Bagai angin berhembus, berita ini dengan cepat menyebar ke Dunia Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koran dan radio Mesir memuat berita kemerdekaan RI dengan gegap gempita. Para penyiar dengan penuh semangat mengatakan bahwa inilah awal kebangkitan Dunia Islam melawan penjajahan Barat.&lt;br /&gt;Di Mesir saat itu, seorang Arab hanya dihargai sepuluh pound Mesir jika dibunuh atau dilindas kendaraan militer Sekutu tanpa hak mengadu atau menggugat. Sebab itu, proklamasi kemerdekaan sebuah negeri Muslim terbesar di dunia ini disambut dengan luapan kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sejumlah kota, Al-Ikhwan Al-Muslimun segera menggelar munashoroh besar-besaran mendukung penuh kemerdekaan Indonesia. Ini dijadikannya momentum momentum yang bagus untuk memerdekakan Mesir dari Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan itu saja, sejumlah ulama di Mesir dan Dunia Arab dengan inisiatif sendiri membentuk “Lajnatud Difa’i'an Indonesia” (Panitia Pembela Indonesia). Badan ini dideklarasikan pada 16 Oktober 1945 di Gedung Pusat Perhimpunan Pemuda Islam dengan Jendral Saleh Harb Pasya sebagai pimpinan pertemuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadir dalam acara itu antara lain Syaikh Hasan Al Banna dan Prof. Taufiq Syawi dari Al-Ikhwan Al-Muslimun, Pemimpin Palestina Muhammad Ali Taher, dan Sekjen Liga Arab Dr. Salahuddin Pasya.&lt;br /&gt;Dalam pertemuan yang semata didasari ukhuwah Islamiyah, pakar hukum internasional Dr. M. Salahuddin Pasya menyerukan negara-negara Islam untuk sesegera mungkin mendukung, membantu, dan mengakui kemerdekaan RI. Selain itu, Panitia Pembela Indonesia juga mengancam Inggris agar tidak membantu Belanda kembali ke Indonesia.&lt;br /&gt;“Jika Inggris membantu Belanda untuk kembali ke Indonesia, maka Inggris akan menuai kemarahan Dunia Islam di Timur Tengah!” ancam Salahuddin Pasya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah telah menulis, Inggris tetap membela “kawan seakidah” bernama Belanda. Pasukan NICA membonceng Sekutu kembali ke Indonesia.&lt;br /&gt;Pada 25 Oktober 1945, sejumlah ulama NU pimpinan KH. Wahid Hasyim bertemu dan mengeluarkan fatwa jihad fii sabilillah melawan penjajah. Fatwa ini bergema ke seluruh nusantara dan disambut dengan gegap gempita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwa jihad inilah yang melatarbelakangi pertempuran 10 November 1945 di Surabaya (hingga kini 10 November diperingati sebagai hari Pahlawan di Indonesia, red.). Untuk memompakan keberanian rakyat Surabaya, Bung Tomo lewat corong radio perlawanan - cikal bakal RRI - terus menerus mengingatkan para mujahid bahwa gerbang surga telah terbuka luas bagi mereka yang syahid.&lt;br /&gt;Hanya semangat jihad dan keridhaan Allah SWT yang mampu membuat ribuan rakyat Surabaya berani melawan pasukan Sekutu bersenjata lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedahsyatan pertempuran Surabaya bergema hingga ke Dunia Arab. Keberanian umat Islam Surabaya mengobarkan jihad melawan pasukan Sekutu yang habis mabuk kemenangan dalam Perang Dunia II, ditambah tewasnya satu Jenderal Sekutu - Malaby - di Surabaya, dirasakan oleh kaum Muslimin Timur Tengah sebagai bagian dari kemenangan Islam atas kaum kafir. Upaya perlawanan terhadap Inggris di Mesir pun kian membuncah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di berbagai lapangan dan Masjid di Kairo, Mekkah, Baghdad, dan negeri-negeri Timur Tengah, dengan serentak umat Islam mendirikan sholat ghaib untuk arwah para syuhada di Surabaya.&lt;br /&gt;Melihat fenomena itu, majalah TIME (25/1/46) dengan nada salib menakut-nakuti Barat dengan kebangkitan Nasionalisme-Islam di Asia dan Dunia Arab. “Kebangkitan Islam di negeri Muslim terbesar di dunia seperti di Indonesia akan menginspirasikan negeri-negeri Islam lainnya untuk membebaskan diri dari Eropa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukungan negara-negara Islam di Timur Tengah terhadap kemerdekaan Indonesia tidak saja dilakukan dalam tingkat akar rumput, namun juga dalam dunia diplomasi. Dalam berbagai sidang di Perserikatan Bangsa-Bangsa, terlihat dengan jelas adanya perbedaan sikap antara negeri-negeri Muslim yang mendukung Indonesia dengan negeri-negeri salib yang memandang Indonesia masih bagian dari Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil-wakil dari Indonesia di sidang PBB, diperbolehkan ikut sidang setelah negeri-negeri Arab mengakui kedaulatan RI, dalam menghadapi serangan pihak Sekutu sering menanggapinya dengan cara diplomatis dan terkesan lunak. Hal ini dikecam keras Muhammad Ali Taher dari Palestina.&lt;br /&gt;“Mengapa kamu masih saja bersikap diplomatis terhadap seseorang yang ingin menghancurkan negeri kamu!” sergahnya mengingatkan wakil dari Indonesia agar tidak takut melawan kezaliman.&lt;br /&gt;Di Mesir, sejak diketahui sebuah negeri Muslim bernama Indonesia memplokamirkan kemerdekaannya dari penjajah kafir, Al-Ikhwan Al-Muslimun tanpa kenal lelah terus menerus memperlihatkan dukungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menggalang opini umum lewat pemberitaan media, yang memberikan kesempatan luas kepada para mahasiswa Indonesia untuk menulis tentang kemerdekaan Indonesia di koran-koran lokal miliknya, berbagai acara tabligh akbar dan demonstrasi pun digelar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemuda dan pelajar Mesir, juga kepanduan Ikhwan, dengan caranya sendiri berkali-kali mendemo Kedutaan Belanda di Kairo. Tidak hanya dengan slogan dan spanduk, aksi pembakaran, pelemparan batu, dan teriakan-teriakan permusuhan terhadap Belanda kerap dilakukan mereka.&lt;br /&gt;Kondisi ini membuat Kedutaan Belanda di Kairo ketakutan. Mereka dengan tergesa mencopot lambang negaranya dari dinding Kedutaan. Mereka juga menurunkan bendera merah-putih-biru yang biasa berkibar di puncak gedung, agar tidak mudah dikenali pada demonstran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuatnya dukungan rakyat Mesir atas kemerdekaan RI, juga atas desakan dan lobi yang dilakukan para pemimpin Al-Ikhwan Al-Muslimun, membuat pemerintah Mesir mengakui kedaulatan pemerintah RI atas Indonesia pada 22 Maret 1946.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah pertama kalinya suatu negara asing mengakui kedaulatan RI secara resmi. Dalam kacamata hukum internasional, lengkaplah sudah syarat Indonesia sebagai sebuah negara berdaulat.&lt;br /&gt;Bukan itu saja, secara resmi pemerintah Mesir juga memberikan bantuan lunak kepada pemerintah RI. Sikap Mesir ini memicu tindakan serupa dari negara-negara Timur Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghaturkan rasa terima kasih, pemerintah Soekarno mengirim delegasi resmi ke Mesir pada tanggal 7 April 1946. Ini adalah delegasi pemerintah RI pertama yang ke luar negeri. Mesir adalah negara pertama yang disinggahi delegasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 26 April 1946 delegasi pemerintah RI kembali tiba di Kairo. Beda dengan kedatangan pertama yang berjalan singkat, yang kedua ini lebih intens. Di Hotel Heliopolis Palace, Kairo, sejumlah pejabat tinggi Mesir dan Dunia Arab mendatangi delegasi RI untuk menyampaikan rasa simpati. Selain pejabat negara, sejumlah pemimpin partai dan organisasi juga hadir. Termasuk pemimpin Al-Ikhwan Al-Muslimun Hasan al Banna dan sejumlah tokoh Ikhwan dengan diiringi puluhan pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap perkembangan yang terjadi di Indonesia, diikuti serius oleh setiap Muslim baik di Mesir maupun di Timur Tengah pada umumnya. Para mahasiswa Indonesia yang saat itu tengah berjuang di Mesir dengan jalan diplomasi revolusi, senantiasa menjaga kontak dengan Ikhwan.&lt;br /&gt;Ketika Belanda melancarkan agresi Militer I (21 Juli 1947) atas Indonesia, para mahasiswa Indonesia di Mesir dan aktivis Ikhwan menggalang aksi pemboikotan terhadap kapal-kapal Belanda yang memasuki selat Suez.&lt;br /&gt;Walau Mesir terikat perjanjian 1888 yang memberi kebebasan bagi siapa saja untuk bisa lewat terusan Suez, namun keberanian para buruh Ikhwan yang menguasai Suez dan Port Said berhasil memboikot kapal-kapal Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 9 Agustus 1947, rombongan kapal Belanda yang dipimpin kapal kapal Volendam tiba di Port Said. Ribuan aktivis Ikhwan yang kebanyakan terdiri dari para buruh pelabuhan, telah berkumpul di pelabuhan utara kota Ismailiyah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan motor boat dan motor kecil sengaja berkeliaran di permukaan air guna menghalangi motor-boat motor-boat kepunyaan perusahaan-perusahaan asing yang ingin menyuplai air minum dan makanan kepada kapal Belanda itu.&lt;br /&gt;Motor-boat para ikhwan tersebut sengaja dipasangi bendera merah putih. Dukungan Ikhwan terhadap kemerdekaan Indonesia bukan sebatas dukungan formalitas, tapi dukungan yang didasari kesamaan iman dan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau pemimpin Ikhwan Hasan Al Banna menemui syahid ditembak mati oleh begundal rezim Mesir di siang hari bolong, 12 Februari 1949, dukungan ikhwan terhadap muslim Indonesia tidaklah berakhir. Dakwah tiada kenal kata akhir, hingga Islam membebaskan semua manusia.&lt;br /&gt;___&lt;br /&gt;Sumber: Majalah Saksi - No. 21 Tahun VI, 18 Agustus 2004. Oleh: Rizki Ridyasmara&lt;br /&gt;dimuat juga di http//:www.al-ikhwan.net&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-7910785583146553761?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/7910785583146553761/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/08/jasa-hasan-al-banna-bagi-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/7910785583146553761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/7910785583146553761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/08/jasa-hasan-al-banna-bagi-indonesia.html' title='Jasa Hasan Al Banna bagi Indonesia : Hasan Al Banna, Pahlawan Indonesia dari Mesir'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-EqaY4C2Z-zA/TlSV8hhDCCI/AAAAAAAAAVU/wGU7BuvBtfo/s72-c/hasan-albanna-low.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-3230686024359105368</id><published>2011-08-10T02:03:00.000-07:00</published><updated>2011-08-10T02:03:44.269-07:00</updated><title type='text'>Mengenali Diri Lewat Pasangan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable	{mso-style-name:"Table Normal";	mso-tstyle-rowband-size:0;	mso-tstyle-colband-size:0;	mso-style-noshow:yes;	mso-style-priority:99;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;	mso-para-margin-top:0in;	mso-para-margin-right:0in;	mso-para-margin-bottom:10.0pt;	mso-para-margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";	mso-fareast-theme-font:minor-fareast;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-50r040rK6w8/TkJJGeNrktI/AAAAAAAAAVQ/PyYhaVHfojI/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://4.bp.blogspot.com/-50r040rK6w8/TkJJGeNrktI/AAAAAAAAAVQ/PyYhaVHfojI/s200/images.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Menikah adalah suatu sunnah Rasulullah. Lewat menikah seseorang melengkapi sisa separuh agamanya. Ibarat seekor merpati yang hanya memiliki sebuah sayap, menikah membuatnya memiliki sebuah lagi sayap yang hilang sehingga dengan keduanya akhirnya ia bisa terbang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Setiap orang memiliki dasar ketika memilih pasangan hidupnya. Agama mengajarkan pilihlah pasangan yang memiliki agama yang baik sehingga dengannya kau akan saling memperbaiki diri. Jika ia menyukaimu, ia akan mencintaimu sepenuhnya, bahkan jika ia tidak menyukaimu, ia akan tetap menghormatimu dan memperlakukanmu dengan sopan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sebelum menikah, seringkali orang menetapkan kriteria yang diharapkan dari pasangan. Hal ini wajar dan manusiawi mengingat manusia menyukai apa-apa yang memiliki kesesuaian dengan dirinya dan menghindari apa-apa yang tidak sesuai. Namun, seringkali pula orang merasa kecewa pada akhirnya karena menghadapi kenyataan bahwa pasangan yang dipilih ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan. Bagaimana menyikapi hal seperti ini?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Pertama, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;ingatlah bahwa menikah dan berpasangan merupakan kerja bersama di mana masing-masing pihak membawa kebaikan dan keburukannya masing-masing. Pernikahan adalah suatu wadah di mana proses asah, asih dan asuh terjadi. Karenanya dalam proses yang dijalani seringkali tidak ringan karena ada hal-hal yang bergesekan atau bahkan bertentangan dari apa yang diinginkan masing-masing individu tersebut. Disinilah terdapat kesempatan untuk saling menghargai dan bekerja sama dalam memperbaiki kekurangan masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kedua, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;ingatlah bahwa pasangan kita tetaplah seorang individu yang memiliki karakter, kebiasaan dan kemauan yang unik milik dirinya. Meskipun saat ini kita telah menikahinya, bukan berarti seluruh karakter, kebiasaan dan kemauannya harus mengikuti pola yang kita harapkan. Mungkin dalam beberapa hal ada yang bisa dipengaruhi. Akan tetapi kita harus tetap menghargai bahwa diri kita dan pasangan juga memiliki hal-hal yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Ketiga, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;ingatlah bahwa diri ini tidak sempurna dan jauh dari kesempurnaan. Dengan demikianlah harap dimaklumi bahwa pasangan kita juga bukan orang yang sempurna dan sangat mungkin berbuat salah atau hal-hal yang sangat tidak kita sukai. Diperlukan sifat pemaaf sambil senantiasa berjuangan untuk berusaha memperbaiki hal-hal yang seharusnya diperbaiki.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Keempat, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;ingatlah bahwa apa-apa yang kita sukai belum tentu hal yang baik bagi diri kita dan sebaliknya apa-apa yang kita benci belum tentu juga hal yang buruk. Terkait dengan pasangan, mungkin ada hal-hal yang tidak kita sukai dari dirinya. Nah perlu digali lebih jauh, jangan-jangan aspek tersebut adalah wadah yang diberikan Allah untuk kita bercermin dan memperbaiki diri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Contoh sederhana adalah seorang suami terlahir dalam keluarga yang menjunjung tinggi keteraturan dan kerapihan, namun ia memiliki istri yang dibesarkan dengan cara berbeda di mana keteraturan bukan persoalan penting. Jauh di lubuk hatinya, lelaki ini berharap sang istri mengerti bahwa seharusnya rumah dijaga dalam kondisi yang rapi dan teratur. Namun sang istri yang berpikiran berbeda menganggap sang suami terlalu berlebihan untuk urusan kebersihan dan kerapihan. Baginya bersih dan rapi itu baik, tapi bukan berarti kondisi tersebut harus terus terjaga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Jika masing-masing pihak tidak mencoba memahami apa yang dirasakan dan dipikirkan oleh pihak lain, maka masing-masing akan merasa ter”aniaya” oleh pasangannya. Untuk kasus seperti ini, kedua belah pihak perlu menyampaikan harapan masing-masing sehingga didapat titik temu di mana keduanya sepakat atas kondisi yang sama-sama bisa dan rela untuk dipenuhi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Contoh lainnya seorang istri dibesarkan dalam lingkungan keluarga berada yang mapan. Sementara sang suami tumbuh dari keluarga sederhana yang sangat berhati-hati dalam mengelola pengeluaran karena terbatasnya sumber penghasilan. Ketika menikah, keduanya dikaruniai pendapatan yang lumayan. Sang istri dengan kebiasaan lama menggunakan pendapatan tersebut untuk membeli barang-barang yang menarik hatinya. Sang suami merasa istrinya terlalu berlebihan dalam berbelanja dan menuntut agar semua pengeluaran diatur sedemikian rupa agar hemat. Sang istri kecewa karena merasa suaminya terlalu perhitungan dalam urusan keuangan padahal menurutnya apa yang ia beli masih dalam batasan yang wajar dan toh pendapatan mereka juga sebenarnya mencukupi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Untuk kasus ini, jika keduanya saling mengenal tentu bisa setidaknya memahami kenapa pasangannya memiliki perilaku tertentu dalam urusan keuangan. Dengan demikian, menyadari perbedaan latar belakang dan kebiasaan selama ini, keduanya dapat menghormati pandangan masing-masing dan mencari jalan keluar dengan menentukan apa yang dianggap wajar dan apa yang dianggap berlebihan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dua contoh di atas merupakan hal-hal ringan yang kadangkala bisa menjadi hal besar dalam rumah tangga. Perbedaan antar pasangan terjadi karena perbedaan latar belakang dan kebiasaan. Tidak ada yang salah pada pasangan tersebut. Yang dibutuhkan adalah pemahaman tentang latar belakang dan kebiasaan masing-masing untuk kemudian merumuskan bersama kebiasaan berbeda yang masih bisa diakomodir oleh pihak lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Contoh yang lebih berat misalnya seorang istri memiliki sifat pemarah yang tinggi sehingga keharmonisan rumah tangga terganggu. Sang suami merasa heran mengapa istrinya sering kali marah bahkan untuk hal-hal yang dianggap ringan dan sepele. Jika menuruti hawa nafsu, tentunya sang suami akan balas memarahi sang istri. Tapi apakah pendekatan demikian akan berhasil? Jangan-jangan sang istri memang dihadirkan kepada sang suami agar menguji sikap sabar dan pemaaf sekaligus membantu istrinya keluar dari persoalan menahan amarah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Nah di sinilah pasangan berperan sebagai seorang penguji bagi diri kita sekaligus membantu mengungkap khazanah diri. Kita dituntut untuk mampu hidup dalam perbedaan-perbedaan tadi dan bersabar atas kondisi yang mungkin kurang disukai, sekaligus belajar dari pasangan mengapa dia berperilaku atau bertindak tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Seiring dengan berjalannya waktu, dengan kesabaran dan ketekunan dalam memahami pasangan, kita akan mendapatkan pelajaran berharga mengapa Allah memilih dia sebagai pasangan kita, bukan yang lain.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; http://mhdnoer.blogspot.com/2008/05/mengenali-diri-lewat-pasangan.html&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-3230686024359105368?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/3230686024359105368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/08/mengenali-diri-lewat-pasangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/3230686024359105368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/3230686024359105368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/08/mengenali-diri-lewat-pasangan.html' title='Mengenali Diri Lewat Pasangan'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-50r040rK6w8/TkJJGeNrktI/AAAAAAAAAVQ/PyYhaVHfojI/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-7427839884774380945</id><published>2011-08-03T23:01:00.000-07:00</published><updated>2011-08-03T23:01:58.589-07:00</updated><title type='text'>Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-6SB1AoJj-Lk/Tjo1cU9fkGI/AAAAAAAAAVM/WLn1kezGbyg/s1600/plant-a-tree.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="193" src="http://2.bp.blogspot.com/-6SB1AoJj-Lk/Tjo1cU9fkGI/AAAAAAAAAVM/WLn1kezGbyg/s200/plant-a-tree.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pepatah ini sederhana saja, "sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit." Kita biasa memaknainya, bahwa bila kita mengumpulkan sesen demi sesen, pada saatnya kita akan mendapatkan sepundi.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Namun sesungguhnya pepatah ini tak sekedar berbicara tentang hidup hemat, atau ketekunan menabung.&lt;br /&gt;Pepatah ini mengisaratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekedar mengumpulkan uang untuk ditabung, yaitu: bila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam setiap tindakan-tindakan kecil kita, maka kita akan dapati kebesaran dalam jiwa kita.&lt;br /&gt;Bagaimanakah tidakan-tindakan kecil itu mencerminkan kebesaran jiwa sang pemiliknya? yaitu bila disertai secercah kasih sayang di dalamnya. Pemberian yang disertai keikhlasan, ucapan terima kasih, senyum yang merekah, sapaan ramah, atau pelukan bersahabat, adalah tindakan yang mungkin sepele saja. Namun dalam liputan kasih sayang, ia jauh lebih tinggi daripada pundi-pundi kekayaan yang kita miliki.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-7427839884774380945?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/7427839884774380945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/08/sedikit-demi-sedikit-lama-lama-menjadi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/7427839884774380945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/7427839884774380945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/08/sedikit-demi-sedikit-lama-lama-menjadi.html' title='Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-6SB1AoJj-Lk/Tjo1cU9fkGI/AAAAAAAAAVM/WLn1kezGbyg/s72-c/plant-a-tree.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-4753803410765845765</id><published>2011-08-01T20:36:00.000-07:00</published><updated>2011-08-01T20:36:56.245-07:00</updated><title type='text'>Keutamaan Shalat Dhuha dalam Al-Quran dan Hadist</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="storycontent"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Yn-2mIDnvW0/TjdvxILfd0I/AAAAAAAAAVI/NGyz9xF5uvs/s1600/Picture+094.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-Yn-2mIDnvW0/TjdvxILfd0I/AAAAAAAAAVI/NGyz9xF5uvs/s200/Picture+094.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Didalam Surah Adh-Dhuha Allah swt  bersumpah dengan waktu dhuha dan waktu malam: “Demi waktu matahari  sepenggalahan naik, dan demi malam apabila telah sunyi.” (QS. 93:1-2).  Pernahkah terlintas dalam benak kita mengapa Allah swt sampai bersumpah  pada kedua waktu itu?. Beberapa ahli tafsir berpendapat bahwa kedua  waktu itu adalah waktu yang utama paling dalam setiap harinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Zaid bin Arqam ra ketika beliau melihat orang-orang yang  sedang melaksanakan shalat dhuha: “Ingatlah, sesungguhnya mereka telah  mengetahui bahwa shalat itu dilain sa’at ini lebih utama. Sesungguhnya  Rasulullah saw bersabda: “Shalat dhuha itu (shalatul awwabin) shalat  orang yang kembali kepada Allah, setelah orang-orang mulai lupa dan  sibuk bekerja, yaitu pada waktu anak-anak unta bangun karena mulai panas  tempat berbaringnya.” (HR Muslim).&lt;span id="more-38"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana tidak senang Allah dengan seorang hamba yang seperti  ini, sebagaimana janjiNya: “Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah  Kepada Allah&lt;br /&gt;dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada  jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan. (QS. 5:35).&lt;br /&gt;Disamping itu shalat dhuha ini juga dapat mengantikan ketergadaian  setiap anggota tubuh kita pada Allah, dimana kita wajib membayarnya  sebagaimana sabda Rasulullah saw: “Setiap pagi setiap persendian salah  seorang diantara kalian harus (membayar) sadhaqah; maka setiap tasbih  adalah sadhaqah, setiap tahmid adalah sadhaqah, setiap tahlil adalah  sadhaqah, setiap takbir adalah sadhaqah, amar ma’ruf adalah sadhaqah,  mencegah kemungkaran adalah sadhaqah, tetapi dua raka’at dhuha sudah  mencukupi semua hal tersebut” (HR Muslim).&lt;br /&gt;Tetapi yang lebih dalam dari itu lagi adalah shalat dhuha ini adalah  salah amalan yang disukai Rasulullah saw beserta para sahabatnya  (sunnah), sebagaimana anjuran beliau yang disampaikan oleh Abu Hurairah  ra: “Kekasihku Rasulullah saw telah berwasiat kepadaku dengan puasa tiga  hari setiap bulan, dua raka’at dhuha dan witir sebelum tidur” (Bukhari,  Muslim, Abu Dawud).&lt;br /&gt;Kalaulah tidak khawatir jika ummatnya menganggap shalat dhuha ini wajib  hukumnya maka Rasulullah saw akan tidak akan pernah meninggalkannya.  Para orang alim, awliya dan ulama sangatlah menjaga shalat dhuhanya  sebagaimana yang dikatakan oleh Imam Syafei’: Tidak ada alasan bagi  seorang mukmin untuk tidak melakukan shalat dhuha”. Hal ini sudah jelas  dikarenakan oleh seorang mukmin sangat apik dan getol untuk mendekatkan  diri kepada Tuhannya”.&lt;br /&gt;“Dari Abu Huraerah ridliyallhu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda : Pada  tiap-tiap persendian itu ada shadaqahnya, setiap tasbih adalah shadaqah,  setiap tahmid adalah shadaqah, setiap tahlil adalah shadaqah, setiap  takbir adalah shadaqah (bacaanya : SUBHANALLAH, ALHAMDULILLAH, LAA ILAHA  ILLALLAHU, ALLHU AKBAR), setiap amar ma’ruf nahyil munkar itu shadaqah.  Dan cukuplah memadai semua itu dengan memperkuat/melakukan dua rakaat  shalat dhuha” (Riwayat Muslim – Dalilil Falihin Juz III, hal 627).&lt;br /&gt;Dalam hadits qudsi disebutkan bahwa shalat empat rakaat dipagi hari,  Allah bakal menjamin dan mencukupkan segalanya dengan limpahan barakah  sepanjang hari itu, sehingga bathinpun akan terasa damai walau apapun  tantangan hidup yang merongrong, karena dia telah sadar semua itu  ketetapan Allah : “Hai anak Adam, tunaikanlah kewajibanmu untuk KU,  yaitu sembahyang empat rakaat pada pagi hari, niscaya Aku akan mencukupi  sepanjang harimu (Hadits Riwayat Imam Ahmad, Abu Ya’la).&lt;br /&gt;Dengan lafadz lain berbunyi : “Hai anak Adam, bersembahyanglah untuk  KU empat rakaat pada pagi hari, aku akan mencukupimu sepanjang hari itu”  (Riwayat Ahmad dari Abi Murrah).&lt;br /&gt;Doa setelah menunaikan sholat dhuha yang diajarkan Rasulullah SAW :  “Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu waktu dhuha (milik) Mu, kecantikan  ialah kencantikan (milik) Mu, keindahan itu keindahan (milik) Mu,  kekuatan itu kekuatan (milik) Mu, kekuasaan itu kekuasaan (milik) Mu,  dan perlindungan itu perlindungan Mu. Ya Allah, jika rizqiku masih  diatas langit, turunkanlah, dan jika ada di didalam bumi, keluarkanlah,  jika sukar, mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh  dekatkanlah, berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan  kekuasaan Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau  limpahkan kepada hamba-hamba Mu yang shaleh”.&lt;br /&gt;Jumlah raka’at shalat  &lt;span class="tags"&gt;dhuha&lt;/span&gt;  bisa dengan 2,4,8 atau 12 raka’at. Dan dilakukan dalam satuan 2 raka’at  sekali salam. Hadits Rasulullah SAW terkait shalat dhuha antara lain :  “Barang siapa shalat Dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya  istana disurga” (H.R. Tarmiji dan Abu Majah). “Siapapun yang  melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh  Allah, sekalipun dosa itu sebanyak busa lautan.” (H.R Turmudzi). “Dari  Ummu Hani bahwa Rasulullah SAW shalat dhuha 8 rakaat dan bersalam tiap  dua rakaat.” (HR Abu Daud). “Dari Zaid bin Arqam ra. Berkata, Nabi SAW  keluar ke penduduk Quba dan mereka sedang shalat dhuha‘. Beliau  bersabda, “Shalat awwabin (duha‘) berakhir hingga panas menyengat  (tengah hari).” (HR Ahmad Muslim dan Tirmidzi).&lt;br /&gt;Itulah keistimewaan dan keutamaan shalat DHUHA, didunia memberikan  keberkahan hidup kepada pelakunya, diakherat pun, di hari kiamat, orang  itu dipanggil Allah untuk dimasukkan ke dalam syurga, sebagaimana sabda  Nya didalam hadits qudsi : “Sesungguhnya di dalam syurga, ada pintu yang  dinamakan pintu DHUHA, maka ketika datang hari kiamat memanggillah  (yang memanggil Allah), dimanakah orang yang selalu mengerjakan  sembahyang atas Ku dengan sembahyang DHUHA? inilah pintu kamu, maka  masuklah kamu ke dalam syurga dengan rahmat Allah”. (Riwayat Thabrani  dari Abu Huraerah).&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-4753803410765845765?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/4753803410765845765/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/08/keutamaan-dhuha-dalam-al-quran-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/4753803410765845765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/4753803410765845765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/08/keutamaan-dhuha-dalam-al-quran-dan.html' title='Keutamaan Shalat Dhuha dalam Al-Quran dan Hadist'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Yn-2mIDnvW0/TjdvxILfd0I/AAAAAAAAAVI/NGyz9xF5uvs/s72-c/Picture+094.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-8174401730864074891</id><published>2011-07-30T02:35:00.000-07:00</published><updated>2011-07-30T02:35:23.328-07:00</updated><title type='text'>Tingkatkan Kebaikan di Bulan Berkah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-POuaVRiWj3A/TjPPEdnjAOI/AAAAAAAAAVE/4sI7apAopqQ/s1600/ramadhan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="103" src="http://1.bp.blogspot.com/-POuaVRiWj3A/TjPPEdnjAOI/AAAAAAAAAVE/4sI7apAopqQ/s200/ramadhan.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Bitstream Charter,serif;"&gt;Bulan penuh berkah sudah diambang pintu, sebentar lagakan menjumpai kita, semoga Allah memberikan  kesempatan untuk menikmati indahnya bulan penuh berkah, namun tidak  sedikit orang yang mengabaikan kesempatan meraih keberkahan bulan itu,  ada juga yang menghadapinya biasa-biasa saja, meski ikut puasa dan  malamnya ikut shalat tarawih, namun hanya sekedar menggugurkan  kewajiban, atau hanya sekedar melaksanakan ritual rutin, berapa banyak  orang yang berpuasa hanya mendapatkan lapar dan dahaga, demikian yang  disabdakan oleh Rasulullah SAW.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Bitstream Charter,serif;"&gt;  Memang ibadah puasa memerlukan ketahanan fisik dan kekuatan iman,  karena puasa menahan lapar dan nafsu. Beberapa tips untuk persiapan  menghadapi puasa Ramadhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;I. Persiapan ruhiyah (kekuatan iman)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Bitstream Charter,serif;"&gt;  Puasa merupakan ibadah yang benar-benar memerlukan kekuatan iman,  karena dalam keadaan berpuasa, biasanya kita tergoda dengan sesuatu yang  membatalkan puasa atau membatalkan pahala puasa. Namun kalau kita  memiliki iman yang kuat meski tidak ada yang melihat secara kasat mata,  tapi kita yakin bahwa adanya yang Maha Melihat. Sebagai latihan biasa  para ulama terdahulu sudah membiasakan (memperbanyak puasa dan amaliyah  lain) pada bulan Rajab dan Sya’ban, agar begitu memasuki Ramadhan tidak  begitu kaget.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Bitstream Charter,serif;"&gt;&lt;strong&gt;II. Persiapan Jasadi (Fisik)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Bitstream Charter,serif;"&gt;  Kesiapan fisik sangat diperlukan, karena dalam satu hari dilarang makan  dan minum. Selain itu jam tidur juga akan berkurang, karena siang  berpuasa malamnya shalat tarawih dan membaca al Qur’an, terus bangunnya  harus cepat untuk makan sahur, tentunya akan banyak memerlukan tenaga.  Oleh karena itu namun tidak ada salahnya menjaga kesehatan selama bulan  Sya’ban, agar dalam menggapai kemulian dan keberkahan Ramadhan dapat  diraih semaksimal mungkin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Bitstream Charter,serif;"&gt;&lt;strong&gt;III. Persiapan Harta&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Bitstream Charter,serif;"&gt;  Mempersiapkan harta bukan untuk makan mewah pada saat berbuka dan  sahur, namun selama sembelas bulan kita biasakan menyisihkan uang  sedikit, agar pada bulan Ramadlan bisa infak – shadakah lebih banyak  dari bulan-bulan sebelumnya, karena pada Ramadhan InsyaAllah pahalanya  akan berlipat ganda asalkan dengan niat yang ikhlas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Bitstream Charter,serif;"&gt;&lt;strong&gt;IV. Persiapan Fikriyah (intlektual dan ilmu)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Bitstream Charter,serif;"&gt;  Rasulullah saw, bersabda “ berapa banyak orang yang berpuasa, tapi  hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja”. Kenapa sampai terjadi hal itu,  karena puasanya tidak bernilai, tidak ada pahala yang didapat, agar ini  tidak terjadi sebelum memasuki bulan Ramadhan, kembali dipelajari  tentang rukun dan syarat puasa, dan untuk menambah semangat berpuasa  buka dan pelajari lagi hikmah puasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Bitstream Charter,serif;"&gt;Semoga  kita semua dipertemukan dalam bulan Ramadhan dan kita bisa melaksanakan  dengan baik, yang terpenting dapat meraih hikmah ramadhan dengan  semaksimal mungkin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="text"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="text"&gt;Ku mengharapkan Ramadhan &lt;br /&gt;Kali ini penuh makna &lt;br /&gt;Agar dapat kulalui &lt;br /&gt;Dengan sempurna &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selangkah demi selangkah &lt;br /&gt;Setahun sudah pun berlalu &lt;br /&gt;Masa yang pantas berlalu &lt;br /&gt;Hingga tak terasa ku berada &lt;br /&gt;Di bulan Ramadhan semula &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa satu amalan &lt;br /&gt;Sebagaimana yang diperintahNya &lt;br /&gt;Moga dapat ku lenturkan &lt;br /&gt;Nafsu yang selalu membelenggu diri &lt;br /&gt;Tiada henti-henti &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ingin ku biarkan Ramadhan berlalu saja &lt;br /&gt;Tuhan pimpinlah daku yang lemah &lt;br /&gt;Mengharungi segalanya dengan sabar &lt;br /&gt;Kita memohon pada Tuhan diberikan kekuatan &lt;br /&gt;Ku merayu pada Tuhan diterima amalan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selangkah demi selangkah... &lt;br /&gt;Dengan rahmatMu oh Tuhanku... &lt;br /&gt;Ku tempuh jua&amp;nbsp;&lt;/div&gt;by: raihan (harapan ramadhan)&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Bitstream Charter,serif;"&gt;Semoga bermanfaat… &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-8174401730864074891?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/8174401730864074891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/07/tingkatkan-kebaikan-di-bulan-berkah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/8174401730864074891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/8174401730864074891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/07/tingkatkan-kebaikan-di-bulan-berkah.html' title='Tingkatkan Kebaikan di Bulan Berkah'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-POuaVRiWj3A/TjPPEdnjAOI/AAAAAAAAAVE/4sI7apAopqQ/s72-c/ramadhan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-6055516303826406198</id><published>2011-07-30T02:03:00.000-07:00</published><updated>2011-07-30T02:03:13.075-07:00</updated><title type='text'>5 Tips Sehat Puasa Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-VEBCH0OqMaA/TjPIRHTwKLI/AAAAAAAAAVA/77qd8MzqcDs/s1600/_happy_ramadhan_thumb%255B1%255D.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-VEBCH0OqMaA/TjPIRHTwKLI/AAAAAAAAAVA/77qd8MzqcDs/s200/_happy_ramadhan_thumb%255B1%255D.jpg" width="156" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;h1 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://gerry-tk.blogspot.com/2011/07/5-tips-sehat-puasa-ramadhan.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/h1&gt;&lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;a href="http://www.caramemperbesarpenis.us/" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanpa terasa bulan Ramadhan akan  segera tiba. Ramadhan merupakan bulan di mana setiap muslim  belajar  untuk mengendalikan diri. Makna yang lebih luas dari sekedar menahan  diri dari makan dan minum.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk menjaga kesehatan selama berpuasa, pada artikel kali ini saya akan memberikan&amp;nbsp;&lt;b&gt; 5&lt;/b&gt; &lt;b&gt;tips sehat puasa&lt;/b&gt; ramadhan.Silakan disimak.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1. Makanlah “Karbohidrat Kompleks” Saat Sahur&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengingat  berjam-jam berpuasa, kita harus mengkonsumsi apa yang disebut dengan  'karbohidrat kompleks ' atau makanan yang lambat dicerna oleh tubuh,  sehingga bisa mengurangi lapar pada siang hari. Seperti yang ditemukan  dalam beras, gandum, kacang-kacangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Makanan-makan yang diperlukan  selama bulan berpuasa diantaranya Roti, sereal, susu, ikan, daging,  unggas, sayur dan buah. Bahkan asupan buah-buahan setelah makan sangat  dianjurkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. Makanlah Glukosa Saat Buka&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah  seharian menahan lapar dan dahaga tentunya energi kita terkuras, untuk  memulihkan energi kembali, saat berbuka makanlah karbohidrat sederhana  yang terdapat dalam makanan manis. Makanan yang mengandung gula  mengembalikan secara instant energi kita yang terkuras seharian.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kurma adalah makanan yang paling  direkomendasikan. Selain mengandung gula, kurma juga mengandung serat,  karbohidrat dan magnesium. Bahkan sejak zaman Rasulullah SAW kurma  banyak dikonsumsi saat berbuka puasa dan telah menjadi Sunnah Rasul.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3. Hindari Fast Food&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kurangi   Makanan Cepat Saji dan gorengan. karena jenis makanan tersebut dapat  menyebabkan gangguan pencernaan, nyeri di ulu hati, dan masalah berat  badan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;4. Konsumsi Cukup Air &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Konsumsi  air dan jus antara berbuka dan tidur untuk menghindari dehidrasi dan  untuk detoksifikasi sistem pencernaan saat berpuasa. Hindari  asupan  kafein dalam jumlah besar  terutama saat sahur.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;5. Tetap Olahraga&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melakukan  olahraga ringan seperti peregangan atau berjalan kaki saat berpuasa  sangat disarankan. Selain  membantu menjaga berat badan, olahraga juga  berfungsi untuk memperlancar peredaran darah dan menjaga kebugaran tubuh  anda. Karena kesehatan segalanya!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Moga bermanfaat,&lt;/div&gt;&lt;div id="sidebar-bottom"&gt;&lt;div class="sidebar section" id="sidebar3"&gt;&lt;div class="widget HTML" id="HTML5"&gt;&lt;div class="widget-content" style="height: 34px; overflow: auto;"&gt;&lt;center&gt; &lt;/center&gt; &lt;/div&gt;&lt;span class="widget-item-control"&gt;  &lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="widget HTML" id="HTML1"&gt; &lt;div class="widget-content"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;span class="widget-item-control"&gt;  &lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="widget HTML" id="HTML9"&gt; &lt;div class="widget-content"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span class="widget-item-control"&gt;  &lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-6055516303826406198?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/6055516303826406198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/07/5-tips-sehat-puasa-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/6055516303826406198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/6055516303826406198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/07/5-tips-sehat-puasa-ramadhan.html' title='5 Tips Sehat Puasa Ramadhan'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-VEBCH0OqMaA/TjPIRHTwKLI/AAAAAAAAAVA/77qd8MzqcDs/s72-c/_happy_ramadhan_thumb%255B1%255D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-1311414925347754006</id><published>2011-07-27T21:46:00.000-07:00</published><updated>2011-07-27T21:46:33.018-07:00</updated><title type='text'>Pelajaran dari Film Kungfu Panda</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/--PZOqi3ll7w/TjDpZ1KJYTI/AAAAAAAAAU8/K-Wnse7VwwY/s1600/2008_kung_fu_panda_002.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/--PZOqi3ll7w/TjDpZ1KJYTI/AAAAAAAAAU8/K-Wnse7VwwY/s200/2008_kung_fu_panda_002.jpg" width="180" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Po&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  , si Panda jantan, yang  sehari-hari bekerja di toko mie ayahnya,  memiliki impian untuk menjadi seorang  pendekar Kung Fu. Tak disangka,  dalam suatu kompetisi,  Po dinobatkan sebagai Pendekar Naga yang  dinanti-nantikan  kehadirannya untuk melindungi desa dari balas dendam  Tai Lung.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat  menonton film animasi ini, saya seperti diingatkan tentang beberapa  hal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. The secret to be special is you have to believe you're  special.&lt;br /&gt;Po hampir putus asa karena tidak  mampu memecahkan rahasia Kitab Naga,  yang hanya berupa lembaran kosong. Wejangan  dari ayahnya-lah yang  akhirnya membuatnya kembali bersemangat dan memandang  positif dirinya  sendiri. Kalau kita berpikir diri kita adalah spesial, unik,  berharga  kita pun akan punya daya dorong untuk melakukan hal-hal yang spesial.   Kita akan bisa, kalau kita berpikir kita bisa. Seperti kata Master  Oogway, "You  just need to believe"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Teruslah kejar impianmu.&lt;br /&gt;Po , panda gemuk yang untuk bergerak saja susah akhirnya  bisa menguasai  ilmu Kung Fu. Berapa banyak dari kita yang akhirnya menyerah,  gagal  mencapai impian karena terhalang oleh pikiran negatif diri kita sendiri?   Seperti kata Master Oogway, "kemarin adalah sejarah, esok adalah  misteri, saat  ini adalah anugerah, makanya disebut Present ( hadiah)."  Jangan biarkan diri  kita dihalangi oleh kegagalan masa lalu dan  ketakutan masa depan. Ayo  berjuanglah di masa sekarang yang telah  dianugerahkan Tuhan padamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Kamu tidak akan bisa mengembangkan orang lain, sebelum kamu percaya  dengan  kemampuan orang itu, dan kemampuan dirimu sendiri.&lt;br /&gt;Master Shi Fu ogah-ogahan  melatih Po . Ia memandang  Po tidak berbakat.  Kalaupun Po bisa, mana mungkin ia  melatih Po dalam waktu sekejap.  Kondisi ini  berbalik seratus delapan puluh derajat, setelah Shi Fu  diyakinkan Master Oogway  -gurunya- bahwa Po sungguh-sungguh adalah  Pendekar Naga dan Shi Fu satu-satunya  orang yang mampu melatihnya.  Sebagai guru atau orang tua, hal yang paling harus  dihindari adalah  memberi label bahwa anak ini tidak punya peluang untuk berubah.   Sangatlah mudah bagi kita untuk menganggap orang lain tidak punya masa  depan.  Kesulitan juga acap kali membuat kita kehilangan percaya diri,  bahwa kita masih  mampu untuk membimbing mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tiap individu belajar dengan cara dan  motivasinya sendiri.&lt;br /&gt;Shi Fu akhirnya menemukan bahwa  Po baru termotivasi dan bisa  mengeluarkan semua  kemampuannya, bila terkait dengan makanan. Po  tidak  bisa menjalani latihan seperti 5 murid jagoannya yang lain. Demikian  juga  dengan setiap anak. Kita ingat ada 3 gaya belajar  yang kombinasi  ketiganya membuat setiap orang punya  gaya belajar yang unik. Hal  yang  menjadi motivasi tiap orang juga berbeda-beda. Ketika kita memaksakan   keseragaman proses belajar, dipastikan akan ada anak-anak yang   dirugikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kebanggaan berlebihan atas anak/murid/diri sendiri bisa  membutakan  mata kita tentang kondisi sebenarnya, bahkan bisa membawa mereka ke   arah yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Master Shi Fu sangat menyayangi Tai Lung, seekor macan  tutul, murid  pertamanya, yang ia asuh sejak bayi. Ia membentuk Tai Lung  sedemikian  rupa agar sesuai dengan harapannya. Memberikan impian bahwa Tai Lung   akan menjadi Pendekar Naga yang mewarisi ilmu tertinggi. Sayangnya Shi  Fu tidak  melihat sisi jahat dari Tai Lung dan harus membayar mahal,  bahkan nyaris  kehilangan nyawanya. Seringkali kita memiliki image yang  keliru tentang diri  sendiri/anak/ murid kita. Parahnya, ada pula yang  dengan sengaja mempertebal  tembok kebohongan ini dengan hanya mau  mendengar informasi dan konfirmasi dari  orang-orang tertentu. Baru-baru  ini saya bertemu seorang ibu yang selama 14  tahun masih sibuk  membohongi diri bahwa anaknya tidak autis. Ia lebih senang   berkonsultasi dengan orang yang tidak ahli di bidang autistik.  Mendeskreditkan  pandangan ahli-ahli di bidang autistik. Dengan sengaja  memilih terapis yang  tidak kompeten, agar bisa disetir sesuai  keinginannya. Akibatnya proses terapi  11 tahun tidak membuahkan hasil  yang signifikan. Ketika kita punya image yang  keliru, kita akan  melangkah ke arah yang keliru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Hidup memang penuh  kepahitan, tapi jangan biarkan kepahitan tinggal dalam hatimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah  dikhianati oleh Tai Lung, Shi Fu tidak pernah lagi menunjukkan  kebanggaan dan  kasih sayang pada murid-muridnya. Sisi terburuk dari  kepahitan adalah kita tidak  bisa merasakan kasih sayang dan tidak bisa  berbagi kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.  Keluarga sangatlah penting.&lt;br /&gt;Di saat merasa terpuruk,  Po disambut hangat oleh sang ayah. Berkat  ayahnya pula  Podapat memecahkan rahasia Kitab Naga dan menjadi Pendekar  nomor satu. Sudahkah  kita memberi dukungan pada anggota keluarga kita?&lt;br /&gt;&lt;hr style="color: #dddddd;" /&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="email"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-1311414925347754006?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/1311414925347754006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/07/pelajaran-dari-film-kungfu-panda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/1311414925347754006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/1311414925347754006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/07/pelajaran-dari-film-kungfu-panda.html' title='Pelajaran dari Film Kungfu Panda'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/--PZOqi3ll7w/TjDpZ1KJYTI/AAAAAAAAAU8/K-Wnse7VwwY/s72-c/2008_kung_fu_panda_002.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-6721677235123544683</id><published>2011-07-07T00:30:00.000-07:00</published><updated>2011-07-07T00:30:24.011-07:00</updated><title type='text'>Da'wah Dusta</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-tSaYXQ8VJVQ/ThVfnkl2mlI/AAAAAAAAAT4/lBr4WBbIDUg/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-tSaYXQ8VJVQ/ThVfnkl2mlI/AAAAAAAAAT4/lBr4WBbIDUg/s1600/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Ada sebuah kisah cantik yang dikutip oleh Syaikh ’Abdullah Nashih ’Ulwan  dalam Taujih Ruhiyah-nya. Kisah menarik ini, atau yang semakna  dengannya juga termaktub dalam karya agung Ibnul Qayyim Al Jauziyah yang  khusus membahas para pencinta dan pemendam rindu, Raudhatul Muhibbin.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini  kisah tentang seorang gadis yang sebegitu cantiknya. Dialah sang bunga  di sebuah kota yang harumnya semerbak hingga negeri-negeri tetangga. Tak  banyak yang pernah melihat wajahnya, sedikit yang pernah mendengar  suaranya, dan bisa dihitung jari orang yang pernah berurusan dengannya.  Dia seorang pemilik kecantikan yang terjaga bagaikan bidadari di taman  surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana wajarnya, sang gadis juga memendam cinta.  Cinta itu tumbuh, anehnya, kepada seorang pemuda yang belum pernah  dilihatnya, belum pernah dia dengar suaranya, dan belum tergambar  wujudnya dalam benak. Hanya karena kabar. Hanya karena cerita yang  beredar. Bahwa pemuda ini tampan bagai Nabi Yusuf zaman ini. Bahwa  akhlaqnya suci. Bahwa ilmunya tinggi. Bahwa keshalihannya membuat iri.  Bahwa ketaqwaannya telah berulangkali teruji. Namanya kerap muncul dalam  pembicaraan dan doa para ibu yang merindukan menantu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gadis  pujaan itu telah kasmaran sejak didengarnya sang bibi berkisah tentang  pemuda idaman. Tetapi begitulah, cinta itu terpisah oleh jarak,  terkekang oleh waktu, tersekat oleh rasa asing dan ragu. Hingga hari itu  pun tiba. Sang pemuda berkunjung ke kota si gadis untuk sebuah urusan.  Dan cinta sang gadis tak lagi bisa menunggu. Ia telah terbakar rindu  pada sosok yang bayangannya mengisi ruang hati. Meski tak pasti adakah  benar yang ia bayangkan tentang matanya, tentang alisnya, tentang lesung  pipitnya, tentang ketegapannya, tentang semuanya. Meski tak pasti  apakah cintanya bersambut sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ditulisnyalah surat itu, memohon bertemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ia mendapat jawaban. ”Ya”, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya  mereka bertemu di satu tempat yang disepakati. Berdua saja. Awal-awal  tak ada kata. Tapi bayangan masing-masing telah merasuk jauh menembus  mata, menghadirkan rasa tak karuan dalam dada. Dan sang gadis yang  mendapati bahwa apa yang ia bayangkan tak seberapa dibanding aslinya;  kesantunannya, kelembutan suaranya, kegagahan sikapnya. Ia berkeringat  dingin. Tapi diberanikannya bicara, karena demikianlah kebiasaan yang  ada pada keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Maha Suci Allah”, kata si gadis sambil sekilas kembali memandang, ”Yang telah menganugerahi engkau wajah yang begitu tampan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang  pemuda tersenyum. Ia menundukkan wajahnya. ”Andai saja kau lihat aku”,  katanya, ”Sesudah tiga hari dikuburkan. Ketika cacing berpesta  membusukkannya. Ketika ulat-ulat bersarang di mata. Ketika hancur wajah  menjadi busuk bernanah. Anugerah ini begitu sementara. Janganlah kau  tertipu olehnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Betapa inginnya aku”, kata si gadis, ”Meletakkan jemariku dalam genggaman tanganmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang  pemuda berkeringat dingin mendengarnya. Ia menjawab sambil tetap  menunduk memejamkan mata. ”Tak kurang inginnya aku berbuat lebih dari  itu. Tetapi coba bayangkan, kulit kita adalah api neraka; yang satu bagi  yang lainnya. Tak berhak saling disentuhkan. Karena di akhirat kelak  hanya akan menjadi rasa sakit. dan penyesalan yang tak berkesudahan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si  gadis ikut tertunduk. ”Tapi tahukah engkau”, katanya melanjutkan,  ”Telah lama aku dilanda rindu, takut, dan sedih. Telah lama aku  merindukan saat aku bisa meletakkan kepalaku di dadamu yang berdegub.  Agar berkurang beban-beban. Agar Allah menghapus kesempitan dan  kesusahan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jangan lakukan itu kecuali dengan haknya”, kata si  pemuda. ”Sungguh kawan-kawan akrab pada hari kiamat satu sama lain akan  menjadi seteru. Kecuali mereka yang bertaqwa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita cukupkan  sampai di sini sang kisah. Mari kita dengar komentar Syaikh ’Abdullah  Nashih ’Ulwan tentangnya. ”Apa yang kita pelajari dari kisah ini?”,  demikian beliau bertanya. ”Sebuah kisah yang indah. Sarat dengan ’ibrah  dan pelajaran. Kita lihat bahwa sang pemuda demikian fasih membimbing si  gadis untuk menghayati kesucian dan ketaqwaan kepada Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tapi”,  kata beliau memberi catatan. ”Dalam kisah indah ini kita tanpa sadar  melupakan satu hal. Bahwa sang pemuda dan gadis melakukan pelanggaran  syari’at. Bahwa sang pemuda mencampuradukkan kebenaran dan kebathilan.  Bahwa ia meniupkan nafas da’wah dalam atmosfer yang ternoda. Dan  dampaknya bisa kita lihat dalam kisah; sang gadis sama sekali tak  mengindahkan da’wahnya. Bahkan ia makin berani dalam kata-kata;  mengajukan permintaan-permintaan yang makin meninggi tingkat bahayanya  dalam pandangan syari’at Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. Dia sama sekali tak  memperhatikan isi kalimat da’wah sang pemuda. Buktinya, kalimatnya makin  berani dan menimbulkan syahwat dalam hati. Mula-mula hanya mengagumi  wajah. Lalu membayangkan tangan bergandengan, jemarinya menyatu  bertautan. Kemudian membayangkan berbaring dalam pelukan. Subhanallah,  bagaimana jika percakapan diteruskan tanpa batas waktu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kesalahan  itu”, kata Syaikh ’Abdullah Nashih ’Ulwan memungkasi, ”Telah terjadi  sejak awal.” Apa itu? ”Mereka berkhalwat! Mereka tak mengindahkan  peringatan syari’at dan pesan Sang Nabi tentang hal yang satu ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya.  Mereka berkhalwat! Bersepi berduaan. Ya. Sang pemuda memang sedang  berda’wah. Tapi meminjam istilah salah seorang Akh yang paling saya  cintai dalam ’surat cinta’-nya yang masih saya simpan hingga kini, ini  adalah ”Da’wah dusta!” Da’wah dusta. Da’wah dusta. Di jalan cinta para  pejuang, mari kita hati-hati terhadap jebakan syaithan. Karena yang  tampak indah selalu harus diperiksa dengan ukuran kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;taken from: Jalan Cinta Para Pejuang/Cinta Bersujud Di Mihrab Taat/Selingan Cinta dari Khazanah Lama&lt;br /&gt;by Salim A. Fillah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :  &lt;a href="http://salim-a-fillah.blog.friendster.com/2008/07/dawah-dusta/"&gt;http://salim-a-fillah.blog.friendster.com/2008/07/dawah-dusta/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-6721677235123544683?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/6721677235123544683/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/07/dawah-dusta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/6721677235123544683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/6721677235123544683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/07/dawah-dusta.html' title='Da&apos;wah Dusta'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-tSaYXQ8VJVQ/ThVfnkl2mlI/AAAAAAAAAT4/lBr4WBbIDUg/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-1343844891313481391</id><published>2011-04-19T02:12:00.000-07:00</published><updated>2011-04-19T02:12:56.758-07:00</updated><title type='text'>(Renungkan) Paku dan Pagar ajarkan kita arti sahabat</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-kk4fggh9Kc4/Ta1R-8tcbgI/AAAAAAAAATU/Pop1-e-UShM/s1600/paku.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-kk4fggh9Kc4/Ta1R-8tcbgI/AAAAAAAAATU/Pop1-e-UShM/s200/paku.jpg" width="162" /&gt;&lt;/a&gt;Pernah ada seorang anak lelaki yang berwatak buruk. Ayahnya memberi dia   sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar   pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham   dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar,  karena hari itu anak  tersebut tercatat berselisih paham dengan teman  temannya. Pada  minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri,  dan jumlah paku  yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia  mendapatkan bahwa  lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya  tibalah hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku  pun dan  dengan Gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya. Ayahnya  kemudian  menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap kali bila  dia  berhasil menahan diri/bersabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari berlalu dan akhirnya  tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada  ayahnya bahwa semua paku  sudah tercabut dari pagar. Sang ayah membawa  anaknya ke pagar dan  berkata: "Anakku, kamu sudah baik, tetapi coba  lihat betapa banyak  lubang yang ada di pagar. Pagar ini tidak akan  kembali seperti semula."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengar  ayah baik baik nak. Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar  dengan  orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar  ini.  Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya  kembali,  tetapi akan meninggalkan luka. Tak peduli berapa kali kau  meminta  maaf/menyesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman teman kita adalah perhiasan yang langka.  Mereka membuatmu tertawa  dan memberimu semangat. Mereka bersedia  mendengarkan jika itu kau  perlukan, mereka menunjang dan membuka  hatimu. Tunjukkanlah kepada  teman-temanmu betapa kau menyukai mereka&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-1343844891313481391?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/1343844891313481391/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/04/renungkan-paku-dan-pagar-ajarkan-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/1343844891313481391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/1343844891313481391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/04/renungkan-paku-dan-pagar-ajarkan-kita.html' title='(Renungkan) Paku dan Pagar ajarkan kita arti sahabat'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-kk4fggh9Kc4/Ta1R-8tcbgI/AAAAAAAAATU/Pop1-e-UShM/s72-c/paku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-4530153326287317186</id><published>2011-04-01T09:22:00.000-07:00</published><updated>2011-04-01T09:22:59.230-07:00</updated><title type='text'>Ukhuwah fillah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-UiovMwRdMiI/TZX7sjljUYI/AAAAAAAAATQ/VAu-5ufYXrY/s1600/206292_1304249504049_1764849971_544961_7641170_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://3.bp.blogspot.com/-UiovMwRdMiI/TZX7sjljUYI/AAAAAAAAATQ/VAu-5ufYXrY/s400/206292_1304249504049_1764849971_544961_7641170_n.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida sans unicode,lucida; text-align: justify;"&gt;Dalam hidup ini,  persahabatan, persaudaraan dan ukhuwah adalah nikmat yang sangat mahal.  Jiwa boleh sakit, darah, air mata dan peluh boleh mengucur. Semuanya  tidak mampu memupus nikmat persahabatan, persaudaraan, dan ukhuwah di  jalan-Nya. Ia anugerah dan karunia Allah &lt;img alt="(SWT)" border="0" src="http://diarymutiara.hadithuna.com/wp-content/plugins/islamicpraise/images/allah.gif" style="border: 0px none;" title="Praised and exalted is He" /&gt; yang besar dan hanya dirasakan oleh kaum beriman yang saling memelihara persaudaraan karena Allah &lt;img alt="(SWT)" border="0" src="http://diarymutiara.hadithuna.com/wp-content/plugins/islamicpraise/images/allah.gif" style="border: 0px none;" title="Praised and exalted is He" /&gt;. Lillah… semata mata.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida sans unicode,lucida; text-align: justify;"&gt;Ukhuwah  yang terwujud bukan atas dasar ikatan darah, suku, golongan atau  kelompok melahirkan sikap lemah lembut dan berusaha menjaga hubungan  baik dengan teman seperjalanan dengan penuh ketulusan, ikhlas tanpa  pamrih, lantaran mengharapkan keridhoan Allah &lt;img alt="(SWT)" border="0" src="http://diarymutiara.hadithuna.com/wp-content/plugins/islamicpraise/images/allah.gif" style="border: 0px none;" title="Praised and exalted is He" /&gt;.  Persahabatan dan ukhuwah yang tulus menjadi perhiasan di kala bahagia  dan pelindung di kala sulit. Ikatan persahabatan dan ukhuwah menjadi  kuat, hanya ketika hati dan jiwa terikat dengan ikatan Allah &lt;img alt="(SWT)" border="0" src="http://diarymutiara.hadithuna.com/wp-content/plugins/islamicpraise/images/allah.gif" style="border: 0px none;" title="Praised and exalted is He" /&gt;. Persahabatan, persaudaran dan ukhuwah yang tidak sepenuhnya semata mata karena Allah &lt;img alt="(SWT)" border="0" src="http://diarymutiara.hadithuna.com/wp-content/plugins/islamicpraise/images/allah.gif" style="border: 0px none;" title="Praised and exalted is He" /&gt;, sesungguhnya sangat rapuh dan akan punah. Ukhuwah lillah bahkan mengantarkan seseorang ke surga Nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida sans unicode,lucida; text-align: justify;"&gt;Allah &lt;img alt="(SWT)" border="0" src="http://diarymutiara.hadithuna.com/wp-content/plugins/islamicpraise/images/allah.gif" style="border: 0px none;" title="Praised and exalted is He" /&gt;  mengajarkan untuk saling tawashau bil haq watawashau bishshobr,  sebagaimana dikuatkan oleh Rasulullah Addiinu Nasiihah. Islam  mengajarkan adab adab thalabul 'ilmi, mengormati yang tua, menyayangi  yang muda, menghormati dan memuliakan ulama. Islam mengingatkan buruknya  perbantahan, perdebatan dan perselisihan. Semua pengajaran ini telah  diterapkan menjadi contoh nyata dalam kehidupan oleh Rasulullah, para  sahabat dan Tabi'in serta yang mengikutinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida sans unicode,lucida; text-align: justify;"&gt;Seorang  manusia akan tetap berbeda pendapat karena mereka memang berbeda dalam  hal pemahaman dan akal. Mereka berbeda pengetahuan dan pengalaman,  perasaan dan pandangan. Oleh itu, pasti ada perbedaan dan perselisihan.  Yang diperlukan adalah bagaimana seseorang memandang yang dianggapnya  tidak benar untuk diberi masukan dengan baik. Dalam suasana kasih sayang  dan cinta. Para sahabat Rasulullah SAW menyelesaikan suatu masalah  melalui musyawarah dan saling menasehati. Memelihara kedekatan,  kebersihan niat dan persaudaraan dalam agama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida sans unicode,lucida; text-align: justify;"&gt;Berkata  Ibnu Abbas Radhiallahu anhu: Mengunyah garam dalam sebuah jama'ah masih  lebih baik daripada memakan puding dalam perpecahan.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-4530153326287317186?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/4530153326287317186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/04/ukhuwah-fillah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/4530153326287317186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/4530153326287317186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/04/ukhuwah-fillah.html' title='Ukhuwah fillah'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-UiovMwRdMiI/TZX7sjljUYI/AAAAAAAAATQ/VAu-5ufYXrY/s72-c/206292_1304249504049_1764849971_544961_7641170_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-2895190366069527432</id><published>2011-03-21T08:34:00.000-07:00</published><updated>2011-03-21T08:34:50.744-07:00</updated><title type='text'>INJIL ATAU BULLSHIT (LIE) ???</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div align="justify" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-PyKIX_Y_Ono/TYdvx2WaWwI/AAAAAAAAASo/A03GzAjTpp0/s1600/Alkitab.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="143" src="https://lh5.googleusercontent.com/-PyKIX_Y_Ono/TYdvx2WaWwI/AAAAAAAAASo/A03GzAjTpp0/s200/Alkitab.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Secara harfiah, arti kata Ibrani  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-edit.g?blogID=2272042039163727669&amp;amp;postID=2895190366069527432" name="**"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; &lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#*"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#*"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;adalah  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;kabar  gembira&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;.  Beberapa waktu yang lalu, para sarjana alkitabiah&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style="color: magenta; font-size: x-small;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;di &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;United States of America&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; berhasil merekonstruksi peristiwa  bersejarah berupa kronologi waktu kompilasi kitab-kitab kanonik yang konon  dinamakan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Rekonstruksi tersebut secara ringkas diikhtisarkan  sebagai berikut:&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Kitab Kanonik&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Waktu Kompilasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Markus&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 65-85  M&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#N1"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; &lt;a href="http://draft.blogger.com/post-edit.g?blogID=2272042039163727669&amp;amp;postID=2895190366069527432" name="2"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matius&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  80-90 M&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#N1"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; &lt;a href="http://draft.blogger.com/post-edit.g?blogID=2272042039163727669&amp;amp;postID=2895190366069527432" name="3"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukas&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;80-110  M&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#N1"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://draft.blogger.com/post-edit.g?blogID=2272042039163727669&amp;amp;postID=2895190366069527432" name="4"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;85-115  M&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#N4"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; &lt;a href="http://draft.blogger.com/post-edit.g?blogID=2272042039163727669&amp;amp;postID=2895190366069527432" name="5"&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Yesus&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;, yang konon menjadi &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;actor&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; utama dalam kitab-kitab tersebut, hidup  tidak lebih dari tahun 36 M. Asumsi ini didasarkan pada kurun waktu Pontius  Pilatus menjadi pejabat gubernur Yudaea dari tahun 26 hingga 36  M.&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-edit.g?blogID=2272042039163727669&amp;amp;postID=2895190366069527432" name="6"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#N4" name="6"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;6&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; Pontius Pilatus konon menyerahkan Yesus kepada  orang-orang Yahudi untuk disalibkan.&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-edit.g?blogID=2272042039163727669&amp;amp;postID=2895190366069527432" name="7"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#N4"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;7&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengasumsikan bahwa Yesus disalib pada  pertengahan masa pemerintahan Pontius Pilatus, atau sekitar tahun 30 M, bahwa  waktu kompilasi Kitab Markus sekitar tahun 75 M, dan bahwa waktu kompilasi Kitab  Yohanes sekitar tahun 100 M, maka terdapat kurun waktu kira-kira 45 tahun antara  waktu penyaliban Yesus dan waktu kompilasi-awal &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; atau kira-kira 70 tahun antara waktu  penyaliban Yesus dan waktu kompilasi-akhir&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; Injil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa Yesus bangkit dari antara  orang mati pada hari ketiga setelah penyalibannya,&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-edit.g?blogID=2272042039163727669&amp;amp;postID=2895190366069527432" name="8"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#N8" name="8"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;8&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; sama sekali tidak dapat dijadikan patokan untuk  menghitung kurun waktu kompilasi &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;, oleh karena dasar "kebangkitan-kembali Yesus" ini  bukan didasarkan pada apa yang dinamakan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;fakta ilmiah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;, tetapi didasarkan pada ayat-ayat yang termaktub di  dalam &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;. Bahkan, secara mengejutkan, beberapa kitab  apokrif&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#N8" name="9"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-edit.g?blogID=2272042039163727669&amp;amp;postID=2895190366069527432" name="9"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; justru  membantah tegas penyaliban Yesus, yang berarti tidak ada peristiwa  "kebangkitan-kembali Yesus". Karenanya, satu-satunya cara penghitungan kurun  waktu kompilasi &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; yang paling tepat adalah dengan menghitungnya dari  peristiwa penyaliban yang konon dialami oleh Yesus ini.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenaan  dengan waktu kompilasi keempat kitab kanonik, yang diduga umat Kristen sebagai  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;, maka ayat-ayat kitab kanonik berikut ini, yang secara  khusus berbicara tentang &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;, patut dipertanyakan:&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Kitab  Markus:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; &amp;nbsp;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1:14 Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Allah, &lt;br /&gt;1:15 kata-Nya: "Waktunya telah genap;  Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;!"&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1:38 Jawab-Nya: "Marilah kita pergi ke  tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;, karena untuk itu Aku telah datang."&amp;nbsp; &lt;br /&gt;1:39 Lalu  pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;dalam  rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3:14 Ia menetapkan  dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya  memberitakan&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; &amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8:35 Karena siapa yang mau menyelamatkan  nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya  karena Aku dan karena &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;, ia akan menyelamatkannya.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10:29 Jawab Yesus:  "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau  saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13:10 Tetapi &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; harus diberitakan dahulu kepada semua bangsa.&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14:9 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini  akan disebut juga untuk mengingat dia."&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16:15 Lalu Ia berkata kepada  mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;kepada segala  makhluk.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16:20 Merekapun pergilah memberitakan  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan  meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Kitab  Matius: &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4:23 Yesuspun berkeliling di seluruh Galilea; Ia  mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan &lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: 1px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan  kelemahan di antara bangsa itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9:35. Demikianlah Yesus berkeliling ke  semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan  &lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: 1px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala  penyakit dan kelemahan.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11:1. Setelah Yesus selesai berpesan kepada  kedua belas murid-Nya, pergilah Ia dari sana untuk mengajar dan  memberitakan&lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: 1px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;  Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;  di dalam kota-kota mereka.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;24:14 Dan&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="letter-spacing: 1px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi  kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya."&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26:13 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja  &lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: 1px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; ini diberitakan di seluruh dunia, apa  yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia."&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Kitab  Lukas:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; &amp;nbsp;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4:43 Tetapi Ia &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;(Yesus)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; berkata kepada mereka: "Juga di kota-kota lain Aku  harus memberitakan &lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: 1px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus." &lt;br /&gt;4:44  Dan Ia memberitakan &lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: 1px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; dalam rumah-rumah ibadat di Yudea.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8:1. Tidak  lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke  desa memberitakan &lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: 1px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama  dengan Dia,&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9:6 Lalu pergilah mereka dan mereka mengelilingi segala  desa sambil memberitakan &lt;span style="color: blue;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: 1px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; dan menyembuhkan orang sakit di segala tempat.&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20:1. Pada suatu hari ketika Yesus mengajar orang banyak di Bait Allah  dan memberitakan &lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: 1px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;, datanglah imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta  tua-tua ke situ,&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;PERTANYAAN:&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memperhatikan ayat-ayat  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; di atas dan menimbang kronologi waktu kompilasi  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;, maka:&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: 1px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;yang bagaimanakah yang diajarkan Yesus  kepada manusia pada masa itu?&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengapakah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;, yang diklaim umat Kristen sebagai  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Kitab  Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;, harus  ditunggu kedatangannya selama kurun waktu kira-kira 45 hingga 70 tahun setelah  kepergian Yesus dari dunia?&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bagaimanakah aktivitas keagamaan  murid-murid dan para pengikut Yesus sebelum disusunnya &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;? Kitab apakah yang mereka pakai sebagai  pedoman aktivitas keagamaan?&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga pertanyaan berstruktur di  atas, harus dapat dijelaskan secara logis dan memuaskan oleh umat Kristen  berkenaan dengan klaim mereka terhadap keempat kitab kanonik yang diduga sebagai  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;. Jika tidak, maka keempat kitab kanonik:  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Markus, Matius,  Lukas, &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;dan  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Yohanes,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; patut mendapat predikat &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;bullshit (lie)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-edit.g?blogID=2272042039163727669&amp;amp;postID=2895190366069527432" name="10"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#N10" name="10"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;10&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan-persoalan di atas menjadi semakin  kacau dan rumit, oleh karena &lt;/span&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/Kebohongan_Paulus.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Paulus Tarsus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; dalam suratnya yang ke-4 kepada orang-orang di  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Galatia&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;, mengaku telah menerima &lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: 1px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 1px;"&gt; &lt;/span&gt;bukan dari  manusia, tetapi melalui &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;penyataan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; Yesus secara langsung:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1:11. Sebab aku  menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa &lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: 1px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;yang kuberitakan itu bukanlah injil manusia.&lt;br /&gt;1:12.  Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya  kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus  Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: 1px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;yang  bagaimanakah yang diterima Paulus dari Yesus  ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: x-small;"&gt;Keterangan:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin: 0px 40px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-edit.g?blogID=2272042039163727669&amp;amp;postID=2895190366069527432" name="N1"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#1" name="N1"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;. Harus dibedakan pengertian antara  "sarjana alkitabiah" dan "penganut Kristen". Seorang "sarjana alkitabiah" belum  tentu seorang penganut Kristen, demikian pula sebaliknya, seorang "penganut  Kristen" belum tentu seorang sarjana alkitabiah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#2"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;A) Duncan GB (1971) B) Davies JN (1929a) C) Moffat J  (1929) D) Sundberg AC (1971) E) Pherigo LP (1971) F) Asimov I (1969) G) Mack BL  (1996) H) Nineham DE (1973) I) Leon Dufour X (1983) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#3"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;. A) Duncan GB (1971) B) Sundberg AC (1971) C) Kee HC  (1971) D) Leon Dufour X (1983) E) Mack BL (1996) F) Fenton JC (1973)&amp;nbsp;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-edit.g?blogID=2272042039163727669&amp;amp;postID=2895190366069527432" name="N4"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#4" name="N4"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt; A) Mack BL (1996) B) Asimov I (1969) C) Duncan GB (1971)  D) Baird W (1971) E) Sunberg AC (1971) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#5"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;. A) Mack BL (1996) B) Duncan GB (1971) C) Shepherd MH  (1971) D) Leon Dufour X (1983) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#6"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;6&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;. A) Josephus F (1988) B) Asimov I (1969) C) Baird W  (1971) D) Duncan GB (1971) E) Leon Dufour X (1983) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#7"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;7&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;. Markus 15:15; Matius 27:26; Lukas 23:25; Yohanes 19:16  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-edit.g?blogID=2272042039163727669&amp;amp;postID=2895190366069527432" name="N8"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#8" name="N8"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;8&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;. Markus 16:6; Matius 28:6; Lukas 24:6; Yohanes 20:9  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#9"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;. Kitab-kitab apokrif Perjanjian Baru yang  secara tegas membantah penyaliban Yesus: Barnabas, Dua Kitab Jeus, Wahyu Petrus,  Risalah Kedua Set Agung, dan Perbuatan-Perbuatan Yohanes. Kitab-kitab ini  merupakan bagian dari 41 kitab apokrif yang dikompilasikan dari sumber-sumber:  A) Platt RH, Brett JA (eds) B) Cameron R (1982) C) Pagels E (1979) D) Robinson  JM (1990) E) Hennecke E, Schneemelcher W, Wilson RM (1963)&amp;nbsp;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-edit.g?blogID=2272042039163727669&amp;amp;postID=2895190366069527432" name="N10"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#10" name="N10"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;10&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: grey;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;. Mack BL (1996)&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: x-small;"&gt;Rujukan:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin: 0px 40px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;- Asimov I (1968): &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Asimov's Guide to the Bible: Volume II. The  New Testament&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;.  &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;New York, Avon  Books. &lt;br /&gt;- Baird W (1971): &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;The gospel according to Luke&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. Dalam Laymon CM (1971b):  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;The Interpreter's  One-Volume Commentary on the Bible&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. Nashville, Abingdon Press, 1971. &lt;br /&gt;- Cameron R  (1982): &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;The Other  Gospels: Non-Canonical Gospel Texts&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. Philadelphia, The Westminster Press. &lt;br /&gt;- Davies JN  (1929a): &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Mark&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. Dalam Eiselen FC, Lewis E, Downey DG (1929):  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;The Abingdon  Bible Commentary&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. New York, Abingdon-Cokesbury Press. &lt;br /&gt;- Duncan GB  (1971): &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Chronology&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. Dalam Laymon CM (1971b): &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;The Interpreter's One-Volume Commentary on  the Bible.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;  Nashville, Abingdon Press, 1971. &lt;br /&gt;- Fenton JC (1973):  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Saint  Matthew.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;  Baltimore, Penguin Books. &lt;br /&gt;- Hennecke E, Schneemelcher W, Wilson RM (1963):  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;New Testament  Apocrypha. Volume I. Gospels and Related Writings&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. Philadelphia, The Westminster Press.&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;- Josephus F (1988): &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Jewish Antiquities&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. Dalam Majer PL (trans.):  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Josephus: The  Essential Writings. A Condensation of Jewish Antiquities and The Jewish  War&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. Grand  Rapids, Kregel Publications. &lt;br /&gt;- Kee HC (1971): &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;The gospel according to  Matthew&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. Dalam  Laymon CM (1971b): &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;The Interpreter's One-Volume Commentary on the  Bible&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;.  Nashville, Abingdon Press, 1971. &lt;br /&gt;- Leon Dufour X (1983):  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Dictionary of the  New Testament.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;  San Francisco, Harper &amp;amp; Row. &lt;br /&gt;- Mack BL (1996): &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Who Wrote The New Testament?:  The Making of the Christian Myth.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt; San Francisco, Harper. &lt;br /&gt;- Moffat J (1929):  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;The formation of  the New Testament&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. Dalam Eiselen FC, Lewis E, Downey DG (1929):  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;The Abingdon  Bible Commentary.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt; New York, Abingdon-Cokesbury Press. &lt;br /&gt;- Nineham DE  (1973):&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt; Saint  Mark&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;.  Baltimore, Penguin Books. &lt;br /&gt;- Pagels E (1979): &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;The Gnostic  Gospels&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. New  York, Random House. &lt;br /&gt;- Pherigo LP (1971): &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;The gospel according to  Mark&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. Dalam  Laymon CM (1971b):&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt; The Interpreter's One-Volume Commentary on the  Bible.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;  Nashville, Abingdon Press, 1971. &lt;br /&gt;- Platt RH, Brett JA (eds):  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;The Lost Books of  the Bible and The Forgotten Books of Eden&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. New York, The World Publishing Co. &lt;br /&gt;-  Robinson JM (1990):&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt; The Nag Hamadi Library in  English&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. San  Francisco, Harper. &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Nag Hamadi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;, sebuah wilayah di Mesir, adalah tempat ditemukannya  berbagai kitab apokrif dan dokumen-dokumen lainnya yang berhubungan erat dengan  gereja Kristen awal (penggalian tahun 1945).&amp;nbsp; &lt;br /&gt;- Shepherd MH (1971):  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;The gospel  according to John&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. Dalam Laymon CM (1971b): &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;The Interpreter's One-Volume Commentary on  the Bible&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;.  Nashville, Abingdon Press, 1971. &lt;br /&gt;- Sundberg AC (1971):  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;The making of the  New Testament canon&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;. Dalam Laymon CM (1971b): &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;The Interpreter's One-Volume Commentary on  the Bible&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;.  Nashville, Abingdon Press, 1971.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: x-small;"&gt;Kontroversi:&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-edit.g?blogID=2272042039163727669&amp;amp;postID=2895190366069527432" name="*"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-create.g?blogID=2272042039163727669#**"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; Umat Islam berkeyakinan, bahwa satu-satunya kitab yang  secara khusus diwahyukan Allah kepada Yesus untuk disampaikan kepada Bani Israel  adalah &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;. Sementara itu, umat Kristen beranggapan, bahwa yang  dimaksud dengan&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;  Injil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; adalah  empat kitab --dari lebih 45 kitab-- yang menjadi &lt;/span&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/Kanonisasi_Injil.html"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;canon&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; Perjanjian Baru: &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Markus, Matius,  Lukas,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; dan  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Yohanes.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; Klaim mereka didasarkan pada pernyataan pengantar  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Markus:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;1:1. Inilah permulaan&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; Injil &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;tentang Yesus Kristus, Anak Allah.  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Serupa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;, tetapi berbeda warna.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: x-small;"&gt;Catatan:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;Penulisan inisial  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;I&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; pada kata &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; baik dalam &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Markus&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; 1:1, &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Galatia&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; 1:11, maupun dalam ayat-ayat &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;kitab kanonik&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; yang konteksnya dinisbahkan ke mulut  Yesus, adalah dengan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;huruf besar.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; Ini menunjukkan bahwa kata &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;Injil &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;dalam ayat-ayat tersebut tidak dapat  diterjemahkan secara harfiah sebagai &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;kabar gembira,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt; tetapi ia bermakna sebagai sebuah  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;kitab.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalaam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-2895190366069527432?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/2895190366069527432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/08/injil-atau-bullshit-lie.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/2895190366069527432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/2895190366069527432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/08/injil-atau-bullshit-lie.html' title='INJIL ATAU BULLSHIT (LIE) ???'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh5.googleusercontent.com/-PyKIX_Y_Ono/TYdvx2WaWwI/AAAAAAAAASo/A03GzAjTpp0/s72-c/Alkitab.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-3014274766664790448</id><published>2011-03-20T09:46:00.000-07:00</published><updated>2011-03-21T06:40:38.816-07:00</updated><title type='text'>Do'a Memohon Kebugaran</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="color: #f3f3f3;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Suatu  ketika Abdurrahman bin Abi Bakrah berkata kepada ayahandanya, "Duhai  ayahanda, setiap pagi kudengar Engkau memanjatkan sebuah doa &lt;b&gt;&lt;i&gt;" Allahumma `aafinii fii badani, Allahumma `aafini fi sam`ii, Allahuma `aafini fii basharii laa ilaaha illa anta"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;… Engkau mengulangnya sebanyak  tiga kali, di pagi dan sore hari…? Maka ayahandanya menjawab:  Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw melantunkan doa tersebut, Dan  aku senang mengikuti sunnahnya. (HR. Abu Dawud)   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Demikianlah doa ini;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #f3f3f3;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Traditional Arabic'; font-size: 18pt;"&gt;اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي لا&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Traditional Arabic'; font-size: 18pt;"&gt;َ&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Traditional Arabic'; font-size: 18pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Traditional Arabic'; font-size: 18pt;"&gt;إِلَهَ إِلا&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Traditional Arabic'; font-size: 18pt;"&gt;َّ&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Traditional Arabic'; font-size: 18pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Traditional Arabic'; font-size: 18pt;"&gt;أَنْتَ&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #f3f3f3;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Ya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;  Allah… Sehat dan bugarkanlah tubuhku, Ya Allah…Sehat dan bugarkanlah pendengaranku, Ya Allah… Sehat-dan bugarkanlah penglihatanku, Tiada  Tuhan yang benar untuk disembah kecuali Engkau".&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-q1TWaFvRvZs/TYYscHSWtEI/AAAAAAAAASk/MHWayjOxIFM/s1600/anwar-hadi-naziz0019jkr10.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="175" src="https://lh5.googleusercontent.com/-q1TWaFvRvZs/TYYscHSWtEI/AAAAAAAAASk/MHWayjOxIFM/s200/anwar-hadi-naziz0019jkr10.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #f3f3f3;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Ternyata  Rasulullah saw. juga gemar memohon kepada Allah saw untuk dianugrahi  kebugaran dan hal ini juga menjadi kebiasaan para sahabat. Doa ini biasa  dibaca 3x tiap pagi dan petang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Teks  doa ini mengajak sekaligus mengajarkan kepada kita tentang apa yang  seharusnya menjadi bagian yang kita pinta dari Allah swt, kebugaran fisik, penglihatan dan pendengaran memang menjadi  sesuatu yang sangat penting bagi siapapun. Segala hal akan lebih  menyenangkan jika dibarengi dengan kebugaran fisik, makan menjadi lebih  nikmat, istirahat lebih nyaman bahkan ibadahpun akan menjadi lebih  ringan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #f3f3f3;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Sebuah fenomena&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #f3f3f3;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Sering  kita mendengar keluhan orang lain, atau barangkali kita juga  mengalaminya, baru beberapa menit membaca al-qur'an mata sudah pedih,  kadang juga tiba-tiba merasa ngantuk. Belum lama duduk mendengarkan tausyah namun rasanya sudah capek duduk... demikian hal ini  sering terjadi, namun berlama-lama duduk didepan layar kaca menyaksikan  sinetron atau film dengan terus membaca teks terjemahan dari dialog  yang sedang berlangsung. Bahkan kadang sampai dua jam tidak beranjak  dari tempat duduk namun mata tetap bugar tetap bisa duduk dengan nyaman.  Ada apa dengan semua ini...? Bukankah yang dipakai untuk melihat film  berikut teks terjemahannya adalah juga mata yang digunakan untuk melihat  teks Al-Qur'an yang dibaca? Bukankah seharusnya mata ini juga bisa  berlama-lama menikmati Al-Qur'an? kok bisa Sich?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #f3f3f3;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Mintalah bugar plus&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #f3f3f3;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Sehat  dan bugar yang kita harapkan bukan seperti keluahan diatas, namun kita  berharap kebugaran fisik yang bisa digunakan dengan baik pada kegiatan  sehari-hari juga bisa dipakai untuk urusan ibadah kepada Allah swt. Kita  bisa duduk lama membaca koran namun kita juga mampu berlama-lama duduk  untuk berdzikir kepada Allah swt, kita bisa berdiri lama bahkan jogging  berkilo-kilo meter namun kita juga kuat berdiri lama mengikuti sholat  jama'ah dengan bacaan surah yang panjang. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Demikianlah kebugaran yang kita harapkan adalah kebugaran yang plus( badan, pendengaran serta penglihatan).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #f3f3f3;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Berdoa berarti berusaha untuk meraih yang kita pinta dengan harap&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #f3f3f3;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Ketika  kita meminta pandai maka kita mesti berusaha belajar untuk menjadi  pandai, meminta rizki berupa harta kita juga dituntut untuk bekerja.  Maka kalau kita meminta bugar maka sudah semestinya berlatih dan  berusaha menjaga pola hidup. Dan jangan lupakan doa ini  untuk kita lantunkan di waktu pagi dan petang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #f3f3f3;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Allahumma `aafinii fii badanii...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #f3f3f3;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Allahumma `aafinii fii sam`ii....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #f3f3f3;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Allahuma `aafinii fii basharii... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #f3f3f3;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Laa ilaaha illaa anta...&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: white;"&gt;&amp;nbsp;   &lt;/span&gt;&lt;span class="article_separator"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-3014274766664790448?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/3014274766664790448/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/03/doa-memohon-kebugaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/3014274766664790448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/3014274766664790448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/03/doa-memohon-kebugaran.html' title='Do&apos;a Memohon Kebugaran'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh5.googleusercontent.com/-q1TWaFvRvZs/TYYscHSWtEI/AAAAAAAAASk/MHWayjOxIFM/s72-c/anwar-hadi-naziz0019jkr10.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-1792858281967961230</id><published>2011-03-16T17:10:00.000-07:00</published><updated>2011-03-16T17:10:56.353-07:00</updated><title type='text'>Apa Kabar? (nasihat Untuk Diri)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh6.googleusercontent.com/-i3Gosih6YX4/TYFQjBg0i_I/AAAAAAAAASg/iTACsFRLdOo/s1600/apa-kabar.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://lh6.googleusercontent.com/-i3Gosih6YX4/TYFQjBg0i_I/AAAAAAAAASg/iTACsFRLdOo/s200/apa-kabar.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Seringkah kita mengucapkan APA KABAR kepada seseorang yang kita temui ?&lt;br /&gt;Apa   kabar ---yang dalam bahasa arabnya Kaifa Haaluk—adalah kalimat yang  sering  terucap oleh lisan kita dikala bertemu seseorang, sekedar  menanyakan tentang  keadaannya, dan kalimat itu senantiasa tertuju  kepada pihak kedua (kamu/engkau)  : apa / bagaimana kabarmu ?&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun,  dalam kesempatan ini, saya ingin  mengajak antum semua untuk  menggunakan pertanyaan APA KABAR ini untuk diri kita  masing-masing,  untuk menanyakan diri kita : Apa kabar wahai diriku  ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap  kita tentu sangat mengenal kondisi diri kita, sebagaimana firman  Allah :  “ Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri” (Al Qiyamah   14).&lt;br /&gt;Dan dengan pengetahuan yang cukup akan diri kita, maka jawablah wahai  diriku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaifa  haaluk ya nafsiy ? apa kabar wahai diriku… ? masihkah  kekuatan iman  menghujam dalam jiwamu ? Apa yang menghalangimu untuk menambah  iman ?  Apa yang memberatkan langkahmu datang ke majelis-majelis iman ? Apakah   engkau sudah merasa yakin wahai diriku, bahwa engkau akan selamat di  hadapan  Allah kelak hanya dengan prestasi ala kadarnya ? Masihkah ada  komitmen dengan  janji-janji yang engkau ikrarkan setiap hari di hadapan  Rabbmu, bahwa  Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku  hanya untuk Allah ? ataukah  seluruh potensi dan waktumu hanya engkau  habiskan untuk membangun kebesaran  dunia ? jawablah wahai diriku….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikata  seluruh rangkaian hidupmu  engkau catat sendiri, dan di penghujung  tahun ini engkau audit buku hidupmu,  niscaya engkau akan temui wahai  diriku :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;betapa banyak amanat yang tidak  tertunaikan&lt;br /&gt;betapa banyak kewajiban yang terlantar&lt;br /&gt;betapa banyak hak-hak  yang terabaikan&lt;br /&gt;betapa banyak nikmat yang terkufuri&lt;br /&gt;betapa banyak ibadah  yang sia-sia&lt;br /&gt;dan betapa banyak…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengarlah  wahai diriku, firman Allah  SWT : Iqra Kitaabak, kafaa binafsikal-yauma  ‘alaika hasiiba… (bacalah catatanmu,  maka cukuplah dirimu yang akan  menghitung amalmu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kabar wahai  diriku…?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lihatlah  ummat di sekelilingmu telah menunggumu..! Adakah uluran  tangan  kebaikanmu telah menyentuh saudaramu ? Adakah sepatah kata tausiyahmu   telah terucap ? Adakah perbuatanmu dan titahmu telah menjadi qudwah dan   pendorong kebaikan ? Adakah ilmumu telah menerangi saudaramu dari  kegelapan ?  Adakah tampilan akhlak baikmu telah menjadi cermin bagi  saudaramu  ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ataukah kamu…wahai diriku…sampai saat ini dan detik  ini…masih sibuk  dengan diri sendiri ?Apakah belenggu kesibukan dunia  menghimpitmu sedemikian  rupa sehingga engkau tak sempat berbuat apa-apa  ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kabar wahai  diriku…Sudah saatnya engkau menatap luasnya  cakrawala kehidupan yang  sesungguhnya…tiba saatnya engkau memerdekaan  diri dari belenggu diperbudak  dunia…sudah saatnya engkau membebaskan  diri dari kejahatan sistem hidup yang  mengitarimu menuju keadilan  sistem Islam….sudah saatnya wahai diriku…engkau  berbicara dan berbuat  agar ada perubahan….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah tidak  merubah Keadaan  sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri  mereka  sendiri. (Ar Ra’du 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallaahu a’lam.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-1792858281967961230?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/1792858281967961230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/03/apa-kabar-nasihat-untuk-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/1792858281967961230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/1792858281967961230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/03/apa-kabar-nasihat-untuk-diri.html' title='Apa Kabar? (nasihat Untuk Diri)'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh6.googleusercontent.com/-i3Gosih6YX4/TYFQjBg0i_I/AAAAAAAAASg/iTACsFRLdOo/s72-c/apa-kabar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-978128458011889114</id><published>2011-03-16T01:26:00.000-07:00</published><updated>2011-03-16T01:26:07.882-07:00</updated><title type='text'>MUHAMMAD ALEXANDER PERTZ, KISAH BOCAH AMERIKA MENEMUKAN ISLAM DALAM BUKU</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-4Z3O56XUxjc/TYBz-4FYz7I/AAAAAAAAASc/ARJ1RTi3w6s/s1600/2quq99f.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://lh4.googleusercontent.com/-4Z3O56XUxjc/TYBz-4FYz7I/AAAAAAAAASc/ARJ1RTi3w6s/s200/2quq99f.jpg" width="166" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Alexander Pertz dilahirkan dari kedua orang tua Kristen pada tahun 1990.  Sejak awal ibunya telah memutuskan untuk membiarkannya memilih agamanya  jauh dari pengaruh keluarga atau masyarakat. Begitu dia bisa membaca  dan menulis, maka ibunya menghadirkan untuknya buku-buku agama dari  seluruh agama, baik agama langit atau agama bumi. Setelah membaca  buku-buku secara mendalam, Alexander memutuskan untuk menjadi seorang  muslim. Padahal ia tak pernah bertemu muslim seorangpun.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia  sangat cinta dengan agama ini sampai pada tingkatan dia mempelajari  sholat, dan mengerti banyak hukum-hukum syar'i, membaca sejarah Islam,  mempelajari banyak kalimat bahasa Arab, menghafal sebagian surat, dan  belajar azan. Semua itu ia lakukan tanpa bertemu dengan seorang muslim  pun. Berdasarkan bacaan-bacaan tersebut dia memutuskan untuk mengganti  namanya menjadi Muhammad Abdullah, dengan tujuan agar mendapatkan  keberkahan Rasulullah SAW yang dia cintai sejak masih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah  seorang wartawan muslim menemuinya dan bertanya pada bocah tersebut.  Namun, sebelum wartawan tersebut bertanya kepadanya, bocah tersebut  balik bertanya kepada wartawan itu, "Apakah engkau seorang yang hafal Al  Quran?"&lt;br /&gt;Wartawan itu berkata: "Tidak." Namun, sang wartawan dapat merasakan kekecewaan anak itu atas jawabannya.&lt;br /&gt;Bocah  itu kembali berkata, "Akan tetapi engkau adalah seorang muslim, dan  mengerti bahasa Arab, bukankah demikian?" dia menghujani wartawan itu  dengan banyak pertanyaan. "Apakah engkau telah menunaikan ibadah haji?  Apakah engkau telah menunaikan ’umrah? Bagaimana engkau bisa mendapatkan  pakaian ihram? Apakah pakaian ihram tersebut mahal? Apakah mungkin aku  membelinya di sini, ataukah mereka hanya menjualnya di Arab Saudi saja?  Kesulitan apa sajakah yang engkau alami, dengan keberadaanmu sebagai  seorang muslim di komunitas yang bukan Islami?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah wartawan  itu menjawab sebisanya, anak itu kembali berbicara dan menceritakan  tentang beberapa hal berkenaan dengan kawan-kawannya, atau gurunya,  sesuatu yang berkenaan dengan makan atau minumnya, peci putih yang  dikenakannya, ghutrah (serban) yang dia lingkarkan di kepalanya dengan  model Yaman, atau berdirinya di kebun umum untuk mengumandangkan azan  sebelum dia shalat. Kemudian ia berkata dengan penuh penyesalan,  "Terkadang aku kehilangan sebagian shalat karena ketidaktahuanku tentang  waktu-waktu shalat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian wartawan itu bertanya pada sang  bocah, "Apa yang membuatmu tertarik pada Islam? Mengapa engkau memilih  Islam, tidak yang lain saja?" dia diam sesaat kemudian menjawab. Bocah  itu diam sesaat, kemudian menjawab, "Aku tidak tahu, segala yang aku  ketahui adalah dari yang aku baca tentang Islam, dan setiap kali aku  menambah bacaanku, maka semakin banyak kecintaanku pada Islam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan  bertanya kembali, "Apakah engkau telah puasa Ramadhan?" Muhammad  tersenyum sambil menjawab, "Ya, aku telah puasa Ramadhan yang lalu  secara sempurna. Alhamdulillah, dan itu adalah pertama kalinya aku  berpuasa di dalamnya. Dulunya sulit, terlebih pada hari-hari pertama".  Kemudian dia meneruskan : "Ayahku telah menakutiku bahwa aku tidak akan  mampu berpuasa, akan tetapi aku berpuasa dan tidak mempercayai hal  tersebut".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa cita-citamu?" tanya wartawan&lt;br /&gt;Dengan cepat Muhammad menjawab, "Aku memiliki banyak cita-cita. Aku ingin haji ke Makkah dan mencium Hajar Aswad".&lt;br /&gt;"Sungguh  aku perhatikan bahwa keinginanmu untuk menunaikan ibadah haji adalah  sangat besar. Adakah penyebab hal tersebut?" tanya wartawan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu  Muhammad untuk pertama kalinya ikut angkat bicara, dia berkata:  "Sesungguhnya gambar Ka’bah telah memenuhi kamarnya, sebagian manusia  menyangka bahwa apa yang dia lewati pada saat sekarang hanyalah semacam  khayalan, semacam angan yang akan berhenti pada suatu hari. Akan tetapi  mereka tidak mengetahui bahwa dia tidak hanya sekedar serius, melainkan  mengimaninya dengan sangat dalam sampai pada tingkatan yang tidak bisa  dirasakan oleh orang lain".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaklah senyuman di wajah Muhammad  Abdullah, dia melihat ibunya membelanya. Kemudian dia memberikan  keterangan kepada ibunya tentang thawaf di sekitar Kabah, dan  bagaimanakah haji sebagai sebuah lambang persamaan antar sesama manusia  sebagaimana Tuhan telah menciptakan mereka tanpa memandang perbedaan  warna kulit, bangsa, kaya, atau miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Muhammad  meneruskan, "Aku sudah menabung dengan mengumpulkan sisa dari uang  sakuku agar aku bisa pergi ke Makkah Al-Mukarramah. Aku mendengar bahwa  perjalanan ke sana membutuhkan biaya 4 ribu dollar, dan sekarang aku  mempunyai 300 dollar".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunya menimpalinya seraya berkata untuk  berusaha menghilangkan kesan keteledorannya, "Aku sama sekali tidak  keberatan dan menghalanginya pergi ke Makkah, akan tetapi kami tidak  memiliki cukup uang untuk mengirimnya dalam waktu dekat ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah cita-citamu yang lain?" tanya wartawan kepada sang bocah.&lt;br /&gt;"Aku  bercita-cita agar Palestina kembali ke tangan kaum muslimin. Ini adalah  bumi mereka yang dicuri oleh orang-orang Israel (Yahudi) dari mereka,"  jawab Muhammad.&lt;br /&gt;Ibunya melihat kepadanya dengan penuh keheranan. Maka  dia pun memberikan isyarat bahwa sebelumnya telah terjadi perdebatan  antara dia dengan ibunya sekitar tema ini.&lt;br /&gt;Muhammad berkata, "Ibu,  engkau belum membaca sejarah, bacalah sejarah, sungguh benar-benar telah  terjadi perampasan terhadap Palestina."&lt;br /&gt;"Apakah engkau mempunyai  cita-cita lain?" tanya wartawan lagi. Muhammad menjawab, "Cita-citaku  adalah aku ingin belajar bahasa Arab, dan menghafal Al-Quran."&lt;br /&gt;"Apakah engkau berkeinginan belajar di negeri Islam?" tanya wartawan&lt;br /&gt;"Tentu!" tukasnya.&lt;br /&gt;"Apakah engkau memiliki kesulitan dalam hal makanan? Bagaimana engkau menghindari daging babi?"&lt;br /&gt;Muhammad  menjawab, "Babi adalah hewan yang sangat kotor dan menjijikkan. Aku  sangat heran, bagaimanakah mereka memakan dagingnya. Keluargaku  mengetahui bahwa aku tidak memakan daging babi, oleh karena itu mereka  tidak menghidangkannya untukku. Dan jika kami pergi ke restoran, maka  aku bilang kepada mereka bahwa aku tidak memakan daging babi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah engkau shalat di sekolah?"&lt;br /&gt;"Ya, aku telah membuat sebuah tempat rahasia di perpustakaan. Aku shalat di sana setiap hari," jawab Muhammad.&lt;br /&gt;Kemudian  datanglah waktu shalat maghrib di tengah wawancara. Bocah itu langsung  berkata kepada wartawan, "Apakah engkau mengizinkanku untuk  mengumandangkan azan?"&lt;br /&gt;Kemudian dia berdiri dan mengumandangkan azan.  Dan tanpa terasa, air mata mengalir di kedua mata sang wartawan ketika  melihat dan mendengarkan bocah itu menyuarakan azan. Subhanallah!&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;riafariana/voa-islam.com&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-978128458011889114?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/978128458011889114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/03/muhammad-alexander-pertz-kisah-bocah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/978128458011889114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/978128458011889114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/03/muhammad-alexander-pertz-kisah-bocah.html' title='MUHAMMAD ALEXANDER PERTZ, KISAH BOCAH AMERIKA MENEMUKAN ISLAM DALAM BUKU'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh4.googleusercontent.com/-4Z3O56XUxjc/TYBz-4FYz7I/AAAAAAAAASc/ARJ1RTi3w6s/s72-c/2quq99f.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-216588782100699371</id><published>2011-03-07T07:09:00.000-08:00</published><updated>2011-03-07T07:09:23.317-08:00</updated><title type='text'>Yakinlah Anda Bisa!</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-BgLSvxx15g8/TXT0iGn8hnI/AAAAAAAAAR4/1CbbKm3V1v4/s1600/10102010%2528001%2529.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="https://lh5.googleusercontent.com/-BgLSvxx15g8/TXT0iGn8hnI/AAAAAAAAAR4/1CbbKm3V1v4/s200/10102010%2528001%2529.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ingatlah ketika Anda masih kecil, dan mencoba belajar berjalan.&amp;nbsp; saya yakin anda mengalami seperti ini: Pertama Anda harus belajar untuk &lt;strong&gt;berdiri&lt;/strong&gt;: sebuah  proses yang melibatkan seluruh tubuh, jatuh lalu kembali berdiri. Anda  kadang tertawa serta tersenyum, tapi dilain waktu anda menangis dan  meringis karena sakit. Entah, seperti ada tekad dan keyakinan dalam diri  Anda bahwa Anda akan berhasil, apa pun dan bagaimanapun.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Anda punya  motivasi dalam diri Anda. Setelah banyak berlatih akhirnya Anda mengerti bagaimana keseimbangan  diri Anda, sebuah persyaratan untuk kejenjang berikutnya. Anda  menikmatinya dan seolah-olah punya kekuatan baru, punya motivasi baru.  Anda akan berdiri dimana Anda suka – di tempat Anda, di sofa, di  pangkuan ibu Anda, Bapak anda, atau pun seseorang. Itu adalah waktu yang  menggembirakan – Anda melakukannya! Anda dapat mengontrol diri Anda.  Anda tersenyum dan tertawa lucu, puas akan keberhasilan Anda.&amp;nbsp; &lt;span id="more-698"&gt;&lt;/span&gt;Sekarang  – langkah berikutnya – berjalan. Anda melihat orang lain melakukannya –  ini keliatannya tidak terlalu sulit – hanya memindahkan kaki Anda saat  Anda berdiri, kan?&lt;br /&gt;Salah – ternyata lebih kompleks daripada yang Anda bayangkan. Anda  berurusan dengan rasa frustasi. Tapi Anda terus mencoba, mencoba lagi  dan mencoba lagi dan lagi sampai Anda tahu bagaimana berjalan. Anda  selalu ingin kedua tangan anda diberi pegangan saat berjalan.&lt;br /&gt;Jika orang melihat Anda berjalan, mereka akan bertepuk tangan, mereka  tertawa, mereka akan memberi semangat, “Ya Tuhan, lihatlah apa yang dia  lakukan”. “Oh anakku sudah bisa berdiri”. “pandainya anakku, pintarnya  anakku” dan lain-lain. Dorongan ini memicu Anda; dorongan itu menambah  rasa percaya diri Anda. Dorongan itu memotivasi Anda&lt;br /&gt;Namun meski begitu, Andapun mencoba berjalan saat tak ada yang  melihat Anda, saat tak ada yang bersorak-sorai? Setiap peluang ada, Anda  berlatih untuk berjalan.&amp;nbsp; Anda tidak bisa menunggu seseorang untuk  memotivasi Anda untuk mengambil langkah-langkah berikutnya. Anda belajar  bagaimana untuk memotivasi diri sendiri.&lt;br /&gt;Jika kita bisa mengingat hal ini tentang diri kita di hari ini.&lt;br /&gt;Ingat bahwa kita bisa melakukan apapun yang kita pikiran. Kita mampu  mengatur jika kita mau dan bersedia melewati proses, seperti ketika kita  belajar berdiri, seperti ketika kita belajar berjalan. Kita tidak perlu  menunggu orang lain untuk memotivasi kita, kita perlu memotivasi diri  kita sendiri.&lt;br /&gt;Jika Anda sudah lupa bagaimana melakukan hal ini, atau merasa seperti  beku, kaku dan gamang. Maka Anda membutuhkan motivasi, ambillah kembali  perjalanan singkat dalam hidup Anda yang telah lewat – Lihatlah  prestasi Anda, tidak peduli prestasi besar atau prestasi kecil – atau  saat-saat dimana Anda bertemu dengan tantangan dan menemukan cara untuk  berhasil. Ulanglah keberhasilan itu saat ini, saat anda menghadapi  permasalahan yang sedang anda hadapi.&lt;br /&gt;Fokus pada semua hal yang Anda pikir Anda tidak bisa lakukan,  kemudian lakukanlah. Lihatlah buah hati anda. Mereka tidak pernah  menyerah. Dan mereka yakin serta percaya terhadap anda, bahwa anda mampu  dan bisa.&amp;nbsp; Mereka percaya di dalam semua kehidupan Anda!&lt;br /&gt;Sekarang Anda harus percaya pada diri Anda! Yakinkan pada hati Anda Bahwa Anda pasti bisa.&lt;br /&gt;“Ingat, hari ini adalah hari terbaik dalam hidup Anda, milikilah masa depan yang indah, dengan membuat perubahan hari ini!&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;&lt;a href="http://www.resensi.net/yakinlah-anda-bisa/2010/04/#ixzz1FvUk3q8k" style="color: #003399;"&gt;http://www.resensi.net/yakinlah-anda-bisa/2010/04/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-216588782100699371?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/216588782100699371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/03/yakinlah-anda-bisa_07.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/216588782100699371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/216588782100699371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/03/yakinlah-anda-bisa_07.html' title='Yakinlah Anda Bisa!'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh5.googleusercontent.com/-BgLSvxx15g8/TXT0iGn8hnI/AAAAAAAAAR4/1CbbKm3V1v4/s72-c/10102010%2528001%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-1275201221765844960</id><published>2011-03-07T06:46:00.000-08:00</published><updated>2011-03-07T06:46:51.072-08:00</updated><title type='text'>Berfikir di Luar Kotak</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh6.googleusercontent.com/-XKwGzfjRKn4/TXTvLvXLHJI/AAAAAAAAARw/374SN8HIfag/s1600/think-outside-the-box.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="247" src="https://lh6.googleusercontent.com/-XKwGzfjRKn4/TXTvLvXLHJI/AAAAAAAAARw/374SN8HIfag/s320/think-outside-the-box.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Apa yang di maksud dengan berfikir di luar kotak? Mungkin kita perlu  mendefinisikan dulu apa yang di maksud dengan berfikir di dalam kotak.  Yang di maksud dengan berfikir di dalam kotak adalah kita selalu  berfikir dengan berpijakan kepada kebiasaan. apa yang sudah biasa di  lakukan oleh orang lain, termasuk di dalamnya hal – hal yang sudah bisa  dan biasa kita lakukan atau yang mudah kita lakukan. Berpikir di dalam  kotak juga berarti bagaimana kita berfikir dalam zona nyaman kita ,  tentu saja berfikir di luar kotak adalah kebalikanya, Yaitu cara  berfikir kita dengan melihat hal-hal yang tidak biasa, hal-hal yang aneh  di luar kemampuan kita, tidak biasa dilakukan oleh orang lain, tidak  biasa dilakukan oleh diri kita, termasuk tidak biasa dilakukan oleh  kelompok kita, bahkan tidak ada orang yang pernah melakukanya.&lt;span id="more-781"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berfikir di luar kotak memang melawan kecenderungan manusia yang ingin  selalu nyaman, ingin berada di zona nyaman atau status quo, namun  masalahnya jika kita hanya berfikir dengan cara-cara yang biasa, maka  haslinyapun akan biasa.&lt;br /&gt;Jika kita ingin mendapatkan sesuatu yang berbeda, maka kitapuun harus  berfikir dengan cara yang berbeda. Memang dengan hanya berfikir di dalam  kotak saja anda masih tetap bisa bergerak, perusahaan anda masih bisa  terus berjalan, namun kondisi anda maupun kondisi perusahaan anda akan  stagnan, artinya berjalan ditempat, atau sekedar hanya bertahan,  kalaupun ada peningkatan, peningkatan itu hanya terjadi secara linear  atau lambat. Mungkin kita tidak asing dengan peningkatan 5 atau 10 %  bahkan kurang dalam setahun.&lt;br /&gt;&lt;img alt="" class="alignleft" height="202" src="http://1.bp.blogspot.com/_QNwTer9lOBk/S_NGvAiDh_I/AAAAAAAAAHU/vhBKxM2bb_o/s1600/box.jpg" width="235" /&gt;  bagi seorang pemikir revolusioner, jika kita ingin menggandakan hasil  kita, kita harus berfikir di luar kotak dimana kita tidak lagi berharap  bahwa peningkatan itu hanya 5 % atau 10 % dalam setahun, kita ingin  peningkatan itu berkali lipat, bahkan bukan hanya dalam setahun tapi  kurang dari setahun. Misalnya kita ingin pendapatan kita berkali lipat  hanya dalam waktu 6 bulan.&lt;br /&gt;Berfikir di dalam kotak itu justru dapat membahayakan diri kita, mungkin  kita menganggap bahwa kita sudah cukup berfikir dalam kotak saja,  masalahnya beban akan terus bertambah, persaingan akan semakin ketat,  jika kita hanya berfikir didalam kotak sementara orang lain berfikir di  luar kotak, dengan ide-ide baru yang inovatif, ide-ide baru yang  terobosan, maka kita akan kalah, kita akan tenggelam. Oleh karena itu  kita perlu berfikir di luar kotak sehingga kita mampu bersaing dengan  orang lain. &lt;br /&gt;Cobalah tengok keluar, cobalah tengok di toko, cobalah tengok di internet produk-produk baru terus bermunculan.&lt;br /&gt;Kita lihat seperti handphone, mungkin produknya tetap berupa hangphone  atau alat komunikasi, namun dapat kita lihat fitur yang inovatif yang  hadir di dalam handphone yang baru, handphone lama sudah mulai  ketinggalan dan harganyapun akan turun drastis. Jika kita hanya  mengandalkan handphone gaya lama, jelas perusahaan handphone akan  bankrut dengan segera.&lt;br /&gt;Apapun bisnis kita, persaingan itu tidak akan pernah diam, perubahan  tidak akan pernah berhenti, kita harus tetap terus menerus menemukan  ide-ide terobosan supaya kita terus berada di depan.&lt;br /&gt;berhubungan dengan masalah waktu, berfikir di luar kotak adalah kita  mencari cara-cara baru, bagaimana kita meningkatkan produktivitas diri  kita. Bukan hanya meningkat 5 %&amp;nbsp; atau 10 % saja tetapi bagaimana cara  kita melipatgandakanya. Jika anda masih mengatakan “Ah itu tidak  mungkin!”. Artinya anda masih berfikir di dalam kotak, kita harus berani  berfikir di luar kotak, karena jika kita sudah berani berfikir di luar  kotak, maka peluang – peluang terobosan akan muncul di hadapan kita.  Jika kita membatasi pikiran kita, maka semua ide-ide hebat tersebut  diatas tidak akan pernah muncul dan datang kepada kita.&lt;br /&gt;Kita memerlukan berani, berani yang bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kita harus berani melawan keraguan, baik itu keraguan yang datang  dari kita sendiri, maupun keraguan itu dari orang-orang di sekitar kita.  Setiap ide yang baru, setiap ide yang aneh, pasti akan mendapatkan  penolakan dari berbagai pihak. Namun anda harus tetap berani, seaneh  apapun ide tersebut, bahkan ide anda dianggap ide gila anda harus tetap  berani melaksanakan ide-ide tersebut, jika tidak maka anda tidak akan  pernah bisa berfikir di luar kotak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berani mengambil resiko. Jika anda menghasilkan ide-ide baru,  gagasan baru untuk meningkatkan produktivitas anda, maka saya katakan  bahwa ide tersebut besar kemungkinan untuk tidak berhasil alias gagal.  Tidak ada jaminan keberhasilan, karena melakukan sesuatu yang baru  tingkat kegagalanya lebih tinggi daripada melakukan sesuatu yang sudah  biasa. Karena resikonya besar maka di perlukan suatu keberanian. Suatu  keberanian mengambil resiko. Yang jadi pertanyaan adalah kenapa kita  mengambil resiko-resiko itu?”.Jawabnya adalah karena di balik resiko  tersebut ada sesuatu peluang yang jauh lebih besar. Ingatlah hukum  peluang dan resiko, “Semakin besar resiko yang kita ambil, semakin besar  pula peluang yang akan kita dapatkan.” Jika kita tidak berani mengambil  resiko – resiko yang&amp;nbsp; besar dan kita hanya mengambil resiko-resiko yang  kecil, maka apa yang akan kita dapatkan akan kecil pula. Maka wajarlah  jika apa yang akan anda raih tetap stagnan atau mengalami peningkatan  secara linier dan lambat.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Jika anda ingin menggandakan peningkatan anda, maka anda harus berani  berfikir di luar kotak, berani melawan keraguan, berani mengambil  resiko. berfikir di luar kotaklah yang memungkinkan kita mendapatkan  cara-car baru, cara-cara yang inovatif, cara-cara terobosan, cara-car  yang lebih cepat,cara-cara yang tidak biasa.&lt;br /&gt;cara-cara seperti ini hanya akan kita dapatkan jika mau berfikir di luar  kotak. memang cara-cara yang akan kita dapatkan jika kita berfikir di  luar kotak adalah cara yang tidak biasa, cara yang berbeda. Justru  disitulah peluangnya.&lt;br /&gt;Jika anda melakukan cara-cara yang biasa, maka hasilnyapun akan biasa,  jika anda melalui jalan yang sama, melalui mobil yang sama, malalui  kecepatan yang sama maka waktu yang anda perlukan untuk mencapai tujuan  anda akan sama pula.Namun sekali anda berubah, cara anda mengendarai  mobil misalnya kecepatan andas di tambah, atau jalan yang anda tempuh  berbeda, atau mobil yang anda gunakan berbeda, maka hasilnya akan  berbeda pula. Begitu juga dengan pekerjan-pekerjaan lain, jika anda  ingin menghasilkan yang berbeda, maka anda harus melakukan sesuatu yang  berbeda. Semakin berbeda apa yang anda lakukan, maka semakin besar pula  peluang yang akan anda dapatkan.&lt;br /&gt;Dengan berfikir di luar kotak, kita bebas berfikir, kita akan bebas dari  cara lama, kita akan bebas dari tradisi, kita akan bebas dari  kebiasaan, kita akan bebas dari status quo, dan kita akan terbebas dari  zona nyaman.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat…&lt;br /&gt;&lt;a href="http://rofirokman.blogspot.com/" target="_blank"&gt;http://rofirokman.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-1275201221765844960?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/1275201221765844960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/03/berfikir-di-luar-kotak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/1275201221765844960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/1275201221765844960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2011/03/berfikir-di-luar-kotak.html' title='Berfikir di Luar Kotak'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh6.googleusercontent.com/-XKwGzfjRKn4/TXTvLvXLHJI/AAAAAAAAARw/374SN8HIfag/s72-c/think-outside-the-box.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-4008545505194888714</id><published>2010-08-08T19:22:00.000-07:00</published><updated>2010-08-08T19:22:48.748-07:00</updated><title type='text'>Tak Ada Kompromi Dengan Setan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/TF9mRNG2-iI/AAAAAAAAAQU/MB12yTO-aHQ/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="188" src="http://2.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/TF9mRNG2-iI/AAAAAAAAAQU/MB12yTO-aHQ/s200/images.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEEKOR kucing mendadak bertingkah pada saat Nabi SAW sedang menjalankan shalat  pada suatu malam. Suara meongnya terdengar memekakkan telinga. Si “macan  kampung” ini mencoba menjahili Rasulullah dengan tujuan agar konsentrasi Beliau  terganggu. Lalu ditangkaplah kucing tadi yang ternyata merupakan jelmaan setan.  &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semula Nabi SAW hendak mengikat setan yang berwujud kucing itu pada  sebuah tiang di masjid sampai menjelang pagi agar para sahabat dapat melihatnya.  Tapi, Rasulullah teringat apa yang dikatakan Nabi Sulaiman: &lt;b&gt;“Tuhan, ampunilah  aku, dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun  jua sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.” (Ash-Shad:35).  &lt;/b&gt;Demikianlah menurut riwayat Abdurrazzaq. Rupanya, setan memang tak kenal  putus asa untuk selalu mengganggu Nabi SAW. Padahal, Al-Qadhi Iyadh berkata:  "Ketahuilah, bahwa seluruh umat berijma' (sepakat) kalau Nabi SAW itu dilindungi  dan terpelihara, serta disucikan Allah dari segala macam gangguan dan bisikan  setan, baik tubuhnya maupun hatinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simak saja, sebuah hadist yang  diriwayatkan Abu Darda', iblis datang membawa nyala api yang hendak dilemparkan  ke wajah Rasulullah SAW ketika sedang shalat. Maka beliau bertaawudz, meminta  perlindungan Allah dari kejahatan makhuk yang terkutuk itu. Begitu juga ketika  Nabi SAW sedang melakukan perjalanan Isra' pada malam hari, Beliau dihadang oleh  iblis dengan api. Maka Jibril mengajarkan Rasulullah doa yang langsung  dibacanya. Padamlah api itu lalu rontok menjadi abu yang bertebaran, sebagaimana  yang diriwayatkan Malik dalam Al-Muwaththa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadist serupa juga  diriwayatkan 'Aisyah dan lain-lainnya. Dalam beberapa riwayat disebutkan, bukan  sekali dua kali setan mencoba menghadangnya untuk memadamkan cahaya dan  mengganggunya di berbagai tempat. Namun setelah gagal dan putus asa, mencoba  mengganggunya di waktu beliau sedang shalat. Dan pernah ditangkap dan ditindak  oleh Nabi SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena setan tidak bisa mengganggu secara langsung,  maka ia memperalat musuh-musuh Rasulullah. Seperti yang termaktub dalam sebuah  riwayat, bahwa pada malam hijrah Nabi SAW, Quraisy berembuk dan bersekongkol  merencanakan pembunuhan Beliau dalam sebuah pertemuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi, suatu  kali, iblis menyamar sebagai orang tua yang datang dari Najed. Di lain  kesempatan, iblis menyamar sebagai Suraqah bin Malik waktu perang Badar. Tentang  masalah ini, Allah berfirman: “Dan ketika setan menjadikan mereka yang dapat  menang terhadap kamu pada hari ini, dan sesungguhnya Aku ini adalah pelindungmu.  Maka tatkala kedua pasukan itu telah saling berhadapan, setan itu balik ke  belakang seraya berkata: &lt;b&gt;Sesungguhnya aku lepas darimu, sesunguhnya aku dapat  melihat apa yang tidak dapat kau lihat, sesungguhnya aku takut kepada Allah dan  Allah itu sangat keras siksanya.” (Al-Anfal: 48).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum peristiwa  itu, yakni pada waktu berlangsungnya baiat yang populer dalam sejarah disebut  Baitul Aqabah sebelum Nabi SAW hijrah. Untuk menghadapi seabrek godaan setan  itu, Nabi SAW tetap terlindung dan terpelihara dari segala macam rongrongan dan  kejahatan. Misalnya: tatkala Nabi SAW sedang minum obat, ada yang berkata  kepadanya: “Kiranya penyakit yang dideritanya itu sejenis paru-paru.” Beliau  spontan menjawab: “Tidak, itulah dari setan, sedang setan tidak dibiarkan oleh  Allah berbuat sesuatu terhadap diriku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, mungkin muncul  pertanyaan bagaimana dengan firman Allah: &lt;b&gt;“Dan jika engkau ditimpa sesuatu  godaan, maka berlindunglah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi  Maha Mengetahui.” (Al-A'raf: 200)&lt;/b&gt;. Maksud ayat itu bukan tertuju khusus  kepada Nabi SAW, tapi kepada umatnya, seperti perintah-perintah lain, yang  menurut susunan kalimatnya seakan-akan dihadapkan kepada Nabi SAW. Namun yang  dituju adalah umatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula firman Allah: “Dan Kami mengutus  sebelum kamu seorang Rasul pun, dan tidak pula seorang Nabi, melainkan apabila  ia mempunyai suatu keinginan, setan pun memasukkan godaan-godaan terhadap  keinginan-keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh setan itu,  Allah menguatkan ayat-ayat-Nya, dan Allah Maha Mengetahui dan Maha  Bijaksana.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menafsirkan ayat yang satu ini, banyak ulama  tergelincir karena kalimat (tamanna) diartikan membaca. Sebagai dalilnya  dikemukakan kisah Al-Gharanieq yang bohong dan isapan jempol semata, baik  dilihat dari segi akal maupun naqal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah anda apakah kisah  Al-Gharanieq itu ? Itu sebuah kisah yang sengaja diselundupkan oleh musuh-musuh  Islam, yang kemudian termakan oleh sebagian orang. Konon, Nabi SAW pernah  membaca surat Wannajmi hingga sampai ke ayat: Pantaskah kalian menganggap  Al-Latta, Al-Uzza, dan Al-Manat ketiganya yang paling kemudian. Lalu meluncurlah  dari mulut Nabi SAW sebagai tambahan kalimat-kalimat: “Itulah berhala-berhala  tinggi yang diharapkan syafaatnya.” Setelah itu, maka Nabi SAW sujud dan diikuti  oleh orang-orang Islam, serta berhala-berhalanya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat yang  lain, setanlah yang menginginkan kata-kata itu melalui lidah Nabi SAW karena  Beliau menginginkan sesuatu yang dapat mendekatkan dirinya kepada kaumnya. Maka,  setelah kejadian itu hati beliau menjadi sedih, dan Allah menurunkan ayat  tersebut untuk menghibur kegundahan hati Nabi SAW. Demikianlah kisah-kisah  bohong yang sengaja dihembuskan oleh musuh-musuh Islam mengenai kisah  Al-Gharanieq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tafsiran ayat itu yang benar dan sah seperti yang diuraikan  oleh As-Syaikh Abdul Aziz Ab-Dabbagh, bahwa Allah tidak mengutus seorang Rasul  atau Nabi melainkan Rasul itu mengharapkan sepenuhnya dan menginginkan dengan  sungguh-sungguh agar umatnya beriman. Sebagaimana firman Allah: &lt;b&gt;“Maka,  barangkali kamu membinasakan dirimu, karena bersedih hati, sesudah mereka  berpaling sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini.” (Al-Kahfi:  6).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam &lt;b&gt;surat Yunus: 103: “Dan sebagian besar manusia tidak  beriman, walaupun kamu sangat mengingnkannya.”&lt;/b&gt; Juga di dalam surat Yunus:  &lt;b&gt;99: “Apakah kamu hendak memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang  yang beriman semuanya.”&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat yang dihadapi para Nabi dan Rasul itu  berbeda-beda, seperti firman Allah: &lt;b&gt;“Akan tetapi mereka berselisih, maka  diantara mereka ada yang beriman, dan ada diantaranya yang kafir.” (Al-Baqarah:  253).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah polah tingkah setan yang sudah berjanji kepada Allah  untuk selalu menggoda manusia terus berlanjut sampai kiamat tiba. Sebuah hadist  dari Ibnu Mas'ud, bahwa Nabi SAW bersabda: “Tak seorang pun diantara kalian,  melainkan Allah mengikutsertakan kepadanya seorang jin dan malaikat.” Ada  sahabat yang bertanya: “Apakah engkau juga demikian, ya Rasulullah ?” Nabi  menjawab, “Juga aku. Hanya saja Allah menolongku, maka aku terlindung dari  gangguannya.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Allah sudah menggaransi untuk melindungi Nabi SAW  dari gangguan setan, toh Rasulullah secara tegas tetap menyatakan perang dengan  setan, sekaligus memberi teladan bagaimana cara kita menghadapi setan, yakni  hanya dengan memohon perlindungan kepada Allah. Tentu, sebagai umatnya kita pun  harus pegang prinsip tak ada kompromi dengan setan. (SNY- sumber: Insan  Kamil/fosmil)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-4008545505194888714?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/4008545505194888714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/08/tak-ada-kompromi-dengan-setan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/4008545505194888714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/4008545505194888714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/08/tak-ada-kompromi-dengan-setan.html' title='Tak Ada Kompromi Dengan Setan'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/TF9mRNG2-iI/AAAAAAAAAQU/MB12yTO-aHQ/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-6613414900544492932</id><published>2010-08-08T19:01:00.000-07:00</published><updated>2010-08-08T19:01:09.557-07:00</updated><title type='text'>Allah TIDAK MEMBEBANI SESEORANG MELAINKAN SESUAI KESANGGUPANNYA</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/TF9gv7sc6LI/AAAAAAAAAQQ/m55-Yt0FZ6s/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/TF9gv7sc6LI/AAAAAAAAAQQ/m55-Yt0FZ6s/s1600/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, dia berkata, "Tatkala ayat: `Kepunyaan Allahlah apa yang ada di langit dan di bumi. Apabila kamu menampakkan atau menyembunyikan apa yang ada pada dirimu, maka Allah akan memperhitungkan kamu lantaran perbuatan itu. Lalu Dia mengampuni orang yang dikehendaki-Nya dan mengazab orang yang dikehendaki-Nya. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu' (al-Baqarah:284) diturunkan kepada Rasulullah saw. maka hal itu sangat menyulitkan para sahabat beliau. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mereka menemui Rasulullah. Mereka berlutut seraya berkata, `Ya Rasulullah, kami telah dibebani berbagai amal yang dapat kami kerjakan seperti shalat, shaum, jihad dan sedekah. Sekarang ayat itu diturunkan kepada engkau, dan kami tang sanggup mengamalkannya.' &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Rasulullah saw bersabda, `Apakah kamu hendak mengatakan apa apa yang telah dikatakan oleh para Ahli Kitab terdahulu, yaitu `kami mendengar namun kami mendurhakainya?' Namun katakanlah olehmu, `Kami mendengar dan kami taat. Ampunilah kami, ya Tuhan kami. Dan kepada Engkaulah tempat kembali.' &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah orang-orang menginsafi ayat itu dan mengucapkan keinsafannya dengan lidah mereka, maka Allah menurunkan ayat yang sesudahnya, yaitu `Rasul telah beriman kepada Al-Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. `Kami tidak membeda-bedakan sedikit pun antara seorang rasul dengan rasul lainnya.' &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mereka mengatakan, `Kami dengar dan kami taat. Ya Tuhan kami, ampunilah kami, dan kepada Engkaulah tempat kami kembali.' Setelah mereka mengamalkan ayat itu, maka Allah menasakh ayat tadi dengan ayat, `Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala dari (kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa), `Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau khilaf.'"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Baca al-Baqarah, 284-286&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sumber: Kisah-kisah Islam &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-6613414900544492932?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/6613414900544492932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/08/allah-tidak-membebani-seseorang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/6613414900544492932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/6613414900544492932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/08/allah-tidak-membebani-seseorang.html' title='Allah TIDAK MEMBEBANI SESEORANG MELAINKAN SESUAI KESANGGUPANNYA'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/TF9gv7sc6LI/AAAAAAAAAQQ/m55-Yt0FZ6s/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-6401727408969576354</id><published>2010-05-17T10:24:00.000-07:00</published><updated>2010-05-17T10:24:09.026-07:00</updated><title type='text'>7 kebiasaan yang membuat hidup menjadi kaya</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S_F7a3Vki8I/AAAAAAAAAQM/S-T_2DnJaSQ/s1600/26367_1108531931232_1764849971_213812_5992331_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S_F7a3Vki8I/AAAAAAAAAQM/S-T_2DnJaSQ/s1600/26367_1108531931232_1764849971_213812_5992331_n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;1. Kebiasaan mengucap syukur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kebiasaan istimewa yang bisa mengubah hidup selalu menjadi lebih baik. Bahkan agama mendorong kita bersyukur tidak saja untuk hal-hal yang baik, tapi juga dalam kesussahan dan hari-hari yang buruk. Ada rahasia besar di balik ucapan syukur yang sudah terbukti sepanjang sejarah. Hellen Keller yang buta dan tuli sejak usia dua tahun, telah menjadi orang yang terkenal dan dikagumi di seluruh dunia. Salah satu ucapannya yang banyak memotivasi orang adalah, “Aku bersyukur atas cacat-cacat ini, aku menemukan diriku, pekerjaanku dan Tuhanku”. Memang sulit untuk bersyukur, namun kita bisa belajar secara bertahap. Mulailah mensyukuri kehidupan, mensyukuri berkat, kesehatan, keluarga, sahabat, dan sebagainya. Lama kelamaan Anda bahkan bisa bersyukur atas kesusahan dan situasi yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kebiasaan berpikir positif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup kita dibentuk oleh apa yang paling sering kita pikirkan. Kalau selalu berpikiran positif, kita cenderung menjadi pribadi yang yang positif. Ciri-ciri dari pikiran yang positif selalu mengarah kepada kebenaran, kebaikan, kasih sayang, harapan dan suka cita. Sering-seringlah memantau apa yang sedang Anda pikirkan. Kalau Anda terbenam dalam pikiran negatif, kendalikanlah segera ke arah yang positif. Jadikanlah berpikir positif sebagai kebiasaan dan lihatlah betapa banyak hal-hal positif sebagai kebiasaan dan lihatlah betapa banyak hal-hal positif yang akan Anda alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kebiasaan berempati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan berhubungan dengan orang lain merupakan kelebihan yang dimiliki oleh banyak orang sukses. Dan salah satu unsur penting dalam berhubungan dengan orang lain adalah empati, kemampuan atau kepekaan untuk memandang dari sudut pandang orang lain. Orang yang empati bahkan bisa merasakan perasaan orang lain, mengerti keinginannya dan menangkap motif di balik sikap orang lain. Ini berlawanan sekali dengan sikap egois, yang justru menuntut diperhatikan dan dimengerti orang lain. Meskipun tidak semua orang mudah berempati, namun kita bisa belajar dengan membiasakan diri melakukan tindakan-tindakan yang empatik. Misalnya, jadilah pendengar yang baik, belajarlah menempatkan diri pada posisi orang lain, belajarlah melakukan apa yang Anda ingin orang lain lakukan kepada Anda, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kebiasaan mendahulukan yang penting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikirkanlah apa saja yang paling penting, dan dahulukanlah. Jangan biarkan hidup Anda terjebak dalam hal-hal yang tidak penting sementara hal-hal yang penting terabaikan. Mulailah memilah-milah mana yang penting dan mana yg tidak, kebiasaan mendahulukan yang penting akan membuat hidup Anda efektif dan produktif dan meningkatkan citra diri Anda secara signifikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kebiasaan bertindak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda sudah mempunyai pengetahuan, sudah mempunyai tujuan yang hendak dicapai dan sudah mempunyai kesadaran mengenai apa yang harus dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah bertindak. Biasakan untuk mengahargai waktu, lawanlah rasa malas dengan bersikap aktif. Banyak orang yang gagal dalam hidup karena hanya mempunyai impian dan hanya mempunyai tujuan tapi tak mau melangkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kebiasaan menabur benih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip tabur benih ini berlaku dalam kehidupan. Pada waktunya Anda akan menuai yang Anda tabur. Bayangkanlah, betapa kayanya hidup Anda bila Anda selalu menebar benih ‘kebaikan’. Tapi sebaliknya, betapa miskinnya Anda bila rajin menabur keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kebiasaan hidup jujur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa kejujuran, kita tidak bisa menjadi pribadi yang utuh, bahkan bisa merusak harga diri dan masa depan Anda sendiri. Mulailah membiasakan diri bersikap jujur, tidak saja kepada diri sendiri tapi juga terhadap orang lain. Mulailah mengatakan kebenaran, meskipun mengandung resiko. Bila Anda berbohong, kendalikanlah kebohongan Anda sedikit demi sedikit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-6401727408969576354?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/6401727408969576354/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/05/7-kebiasaan-yang-membuat-hidup-menjadi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/6401727408969576354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/6401727408969576354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/05/7-kebiasaan-yang-membuat-hidup-menjadi.html' title='7 kebiasaan yang membuat hidup menjadi kaya'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S_F7a3Vki8I/AAAAAAAAAQM/S-T_2DnJaSQ/s72-c/26367_1108531931232_1764849971_213812_5992331_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-817326135835125653</id><published>2010-03-27T06:55:00.000-07:00</published><updated>2011-03-21T09:01:50.969-07:00</updated><title type='text'>Keutamaan Menuntut Ilmu</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/SxKRO1K5GjI/AAAAAAAAACo/PQdU5Naz1NU/s1600-h/32116.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2&gt;&amp;nbsp;&lt;/h2&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-UcRIRY5NwQs/TYd16JNFA5I/AAAAAAAAASw/92ymyZNbFCQ/s1600/ilmu.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="145" src="https://lh5.googleusercontent.com/-UcRIRY5NwQs/TYd16JNFA5I/AAAAAAAAASw/92ymyZNbFCQ/s200/ilmu.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memuji ilmu dan orang yang berilmu, serta menganjurkan hamba-hamba-Nya untuk membekali diri mereka dengan ilmu. Bahkan setiap muslim telah diwajibkan oleh Allah untuk mempelajari ilmu, Rasulullah shallllahu ‘alaihi wasallam bersabda,&lt;br /&gt;artinya, &lt;i&gt;” Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap muslim”.&lt;/i&gt; (Shahihul Jami’ 3913)&lt;br /&gt;Menuntut ilmu adalah amalan sholeh yang paling afdhal dan termasuk amalan jihad fisabilillah karena tegaknya agama Allah adalah dengan dua perkara:&lt;br /&gt;1. Ilmu&lt;br /&gt;2. Senjata dan peperangan&lt;br /&gt;Dua perkara ini haruslah ada, tidak mungkin Agama Allah akan menang kecuali dengan dua perkara ini.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;KEUTAMAAN ILMU DALAM AL QUR’AN DAN AS SUNNAH&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Allah dan RasulNya telah menerangkan keutamaan ilmu, orang berilmu serta orang yang mempelajarinya, diantara keutamaan ilmu:&lt;br /&gt;1. &lt;b&gt;Allah akan mengangkat derajat orang berilmu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Artinya: &lt;i&gt;“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”. &lt;/i&gt;(Al Mujadalah:11)&lt;br /&gt;2. &lt;b&gt;Ilmu adalah warisan para nabi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:&lt;br /&gt;Artinya: &lt;i&gt;“Ilmu adalah warisan para nabi, para nabi tidaklah mewariskan emas ataupun dirham, akan tetapi mewariskan ilmu, barang siapa yang mengambilnya maka telah mengambil bagian yang banyak”. &lt;/i&gt;(Shahihul Jami Al Albani : 6297)&lt;br /&gt;3. &lt;b&gt;Allah menginginkan kebaikan bagi seorang yang berilmu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:&lt;br /&gt;Artinya: “&lt;i&gt;Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan niscaya akan dipahamkan tentang masalah agama”. &lt;/i&gt;(Shahihul Jam Al Albani’:6612)&lt;br /&gt;4. &lt;b&gt;Ilmu adalah jalan menuju surga&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: &lt;i&gt;“Barang siapa yang menempuh satu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan mempermudah jalannya menuju surga”.&lt;/i&gt; (HR.Muslim)&lt;br /&gt;5. &lt;b&gt;Orang berilmu adalah orang-orang yang senantiasa diatas al haq hingga menjelang hari kiamat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam berkata:&lt;br /&gt;Artinya: &lt;i&gt;“Barang siapa yang Allah inginkan kebaikan niscaya akan dipahamkan tentang masalah agama. Aku (Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ) hanyalah pembagi (sedangkan) Allahlah yang memberi. Akan senantiasa ada sekelompok umat ini (muslimin) yang tetap diatas perintah Allah, tidak akan membahayakan mereka (ketika ada) orang yang menyelisihinya hingga datang urusan Allah (hari kiamat&lt;/i&gt;)”&lt;br /&gt;Berkata Imam Ahmad -tentang kelompok ini-: ”Kalau mereka bukan Ahlul hadits aku tidak tahu siapa mereka”&lt;br /&gt;Al Qodhi Iyadh berkata: “Maksud Imam Ahmad adalah Ahlussunnah dan orang yang berkeyakinan dengan madzhab ahlul Hadits”&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Wallahu a’lam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-817326135835125653?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/817326135835125653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/03/keutamaan-menuntut-ilmu.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/817326135835125653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/817326135835125653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/03/keutamaan-menuntut-ilmu.html' title='Keutamaan Menuntut Ilmu'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh5.googleusercontent.com/-UcRIRY5NwQs/TYd16JNFA5I/AAAAAAAAASw/92ymyZNbFCQ/s72-c/ilmu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-3549322666198882795</id><published>2010-03-12T21:19:00.000-08:00</published><updated>2010-03-12T21:19:31.185-08:00</updated><title type='text'>MENDENGARKAN AL' QURAN DAPAT MENINGKATKAN KECERDASAN BALITA ANDA</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S5sf6JPWZOI/AAAAAAAAAPY/A80Q5PaINLE/s1600-h/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S5sf6JPWZOI/AAAAAAAAAPY/A80Q5PaINLE/s200/images.jpeg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ternyata Al-Qur’an dapat merangsang tingkat inteligensia (IQ) anak, yakni ketika bacaan ayat-ayat Kitab Suci itu diperdengarkan dekat mereka. Dr. Nurhayati dari Malaysia mengemukakan hasil penelitiannya tentang pengaruh bacaan Al-Qur’an dapat meningkatkan IQ bayi yang baru lahir dalam sebuah Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam sekitar tujuh tahun yang lalu.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Dikatakannya, bayi yang berusia 48 jam saja akan langsung memperlihatkan reaksi wajah ceria dan sikap yang lebih tenang. Penulis pun mempunyai seorang keponakan yang lahir tahun 2002. Entah ada kaitan dengan dengan argumentasi di atas, yang jelas sebelum umurnya satu tahun, ia sering baru bisa tidur bila di sampingnya diperdengarkan suara orang mengaji melalui tape recorder.&lt;br /&gt;Seperti diketahui, dengan mendengarkan musik, detak jantung bayi menjadi teratur. Malah untuk orang dewasa akan menimbulkan rasa cinta. Hanya arahnya tidak tentu. Sedangkan Al-Qur’an, selain itu, sekaligus menimbulkan rasa cinta kepada Tuhan Maha Pencipta. Jadi, bila bacaan Al-Qur’an diperdengarkan kepada bayi, akan merupakan bekal bagi masa depannya sebagai Muslim, dunia maupun akhirat.&lt;br /&gt;Dalam musik terkandung komposisi not balok secara kompleks dan harmonis, yang secara psikologis merupakan jembatan otak kiri dan otak kanan, yang output-nya berupa peningkatan daya tangkap/konsentrasi. Ternyata Al-Qur’an pun demikian, malah lebih baik. Ketika diperdengarkan dengan tepat dan benar, dalam artian sesuai tajwid dan makhraj, Al-Qur’an mampu merangsang syaraf-syaraf otak pada anak.&lt;br /&gt;Ingat, neoron pada otak bayi yang baru lahir itu umumnya bak “disket kosong siap pakai”. Berarti, siap dianyam menjadi jalinan akal melalui masukan berbagai fenomena dari kehidupannya. Pada gilirannya terciptalah sirkuit dengan wawasan tertentu. Istilah populernya apalagi kalau bukan “intelektual”. Sedangkan anyaman tersebut akan sernakin mudah terbentuk pada waktu dini. Neoron yang telah teranyam di antaranya untuk mengatur faktor yang menunjang kehidupan dasar seperti detak jantung dan bernapas. Sementara neoron lain menanti untuk dianyam, sehingga bisa membantu anak menerjemahkan dan bereaksi terhadap dunia luar.&lt;br /&gt;Selama dua tahun pertama anak mengalami ledakan terbesar dalam hal perkembangan otak dan hubungan antar sel (koneksi). Lalu setahun kemudian otak mempunyai lebih dari 300 trilyun koneksi, suatu kondisi yang susah terjadi pada usia dewasa, terlebih usia lanjut. Makanya para pakar perkembangan anak menyebut usia balita sebagai golden age bagi perkembangan inteligensia anak.&lt;br /&gt;Memang bila orangtua tidak memanfaatkan kesempatan ini dengan jalan membantu dari belakang, maka tetap tidak akan mempengaruhi kemampuan otak anak dalam menganyam neoron, karena kesempatan untuk memperkuat koneksi otak terbuka luas selama masa anak-anak. Tetapi tentu akan semakin baik bila orangtua pun ikut aktif membantu.&lt;br /&gt;Otak telah tumbuh jauh sebelum bayi lahir. la telah mulai bekerja yang hasilnya merupakan benih penginderaan berdasarkan prioritas. Umumnya pendengaran lebih dulu. Jadi, selama masa itu penting sekali untuk selalu menghadirkan lingkungan kondusif dan baik bagi perkembangan otaknya. Hilangnya lingkungan ini hanya akan membuat otak menderita dan menganggur yang gilirannya mempengaruhi tingkat kecerdasannya.&lt;br /&gt;Dalam kaitan upaya meningkatkan pribadi Muslim, seyogyanya bayi sudah diperdengarkan bacaan Al-Qur’an sejak dalam rahim. Jadi, bila ada anjuran kepada ibu-ibu hamil untuk rajin membaca Al-Qur’an menjelang bersalin, itu ada dasar ilmiahnya juga. Makin baik dan benar bacaan itu, termasuk lagunya, makin baik hasilnya. Tujuannya tentu saja bukan mengajak bayi memahami substansi atau makna kandungan ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi memperkuat daya tangkap/konsentrasi otak bayi. Sehingga akan semakin mudahlah ia menghafal ayat-ayat Al-Qur’an beserta terjemahannya ketika sudah memasuki masa belajar.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;copas : http://blog.abbahatun.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-3549322666198882795?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/3549322666198882795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/03/mendengarkan-al-quran-dapat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/3549322666198882795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/3549322666198882795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/03/mendengarkan-al-quran-dapat.html' title='MENDENGARKAN AL&apos; QURAN DAPAT MENINGKATKAN KECERDASAN BALITA ANDA'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S5sf6JPWZOI/AAAAAAAAAPY/A80Q5PaINLE/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-9183044707773596978</id><published>2010-03-07T10:47:00.000-08:00</published><updated>2010-03-07T10:47:45.473-08:00</updated><title type='text'>Tips Memilih Nama Bagi Bayi Anda</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S5P0KlYwAmI/AAAAAAAAAO4/uKhhnZjNHzA/s1600-h/Foto014.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S5P0KlYwAmI/AAAAAAAAAO4/uKhhnZjNHzA/s200/Foto014.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang bayi yang baru dilahirkan adalah sebuah keajaiban. Pada saat tersebut, Anda akan mulai bermimpi dan mempunyai rencana. Apakah dia (bayi anda) akan menjadi seorang dokter ? Apakah dia akan tampan dan pintar ? Untuk itu, Orang tua akan menghabiskan berjam-jam untuk membicarakan dan berdiskusi tentang hal yang paling penting bagi bayi mereka – Nama apakah yang akan kita berikan kepada bayi kita ?&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaan tersebut di satu sisi akan menghibur kita, akan tetapi di sisi lain justru akan membuat kita tertekan. Untunglah, ada beberapa metode supaya kita bisa fokus dan tetap berjalan pada situasi yang menguntungkan.&lt;/div&gt;&lt;span id="more-239"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tips memilih nama bagi anak anda adalah :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Mempunyai arti atau makna yang dalam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apa yang sebenarnya terkandung dalam sebuah nama&amp;nbsp; Banyak nama anak diambil dari bahasa yang mempunyai makna yang sangat dalam dan sebaliknya, mungkin beberapa diantaranya malah tak berarti. Jika anda menemukan nama yang indah , akan tetapi bermakna “sesuatu yang lemah”, pasti anda akan mencari alternatif nama yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kasus yang sama, jika anda baru akan mulai mencari, pertimbangkanlah nama berdasarkan keadaan yang positif yang mungkin mewakili bayi anda. Banyak anak-anak yang diberi nama yang mempunyai symbol harapan dan kebahagiaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Mempunyai Kesan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kesan apa yang dibuat nama tersebut&amp;nbsp; Jika anda memberi nama anak anda dengan nama yang sulit untuk diucapkan, anda harus memikirkannya kembali. Beberapa orangtua menganggap hal tersebut sangat menarik. Hal ini justru membingungkan orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara umum, nama keluarga yang panjang dipasangkan dengan nama pertama yang singkat, begitupula sebaliknya. Kita harus ingat, setiap anak akan menuliskan namanya pada setiap kertas pada sepanjang hayatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Jangan lupakan kenangan masa lalu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mungkin satu nama akan terdengar indah di telinga anda, sampai anda mengetahui bahwa nama tersebut persis sama dengan nama mantan tunangan suami anda begitupula sebaliknya. Jika suatu nama memberi rasa yang buruk di lidah anda, maka hal tersebut akan terbawa ketika anda berbicara pada anak anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka temukanlah nama dari sesuatu yang bisa menyenangkan semua pihak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Agama&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Banyak agama membahas pemberian nama kepada bayi yang baru dilahirkan menurut kepercayaan agama-agama tersebut. Beberapa agama merasa bahwa nama anak harus berasal dari leluhur, beberapa menganjurkan untuk memberi nama yang berhubungan dengan nama nabi atau orang suci. Agama adalah aspek yang penting untuk dipertimbangkan, namun biasanya akan lebih mudah dicampur dengan nama tengah, nama keluarga, atau sedikit kreativitas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kehormatan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Haruskah seorang bayi diberi nama sebagai symbol kehormatan&amp;nbsp; Anak pertama mungkin akan diberi nama setelah ayahnya. Jika ini terjadi, berilah nama panggilan untuk menghindarkan dua nama dalam satu keluarga. Nama tengah bisa menjadi alternative cara untuk menghormati leluhur atau orang tua .&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Julukan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Beberapa nama sangat mudah untuk diberi julukan. Jika anda berpikir julukan tersebut sangat baik dan postif, maka gunakannlah secepatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Jenis Kelamin&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Terkadang, garis nama antar gender sangatlah tipis. Hal ini bisa menjadi hal baik bagi bayi anda ataupun sebaliknya. Anak lelaki misalnya, tidak pernah menginginkan satu ruangan dengan seorang perempuan yang mempunyai nama yang sama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Ejaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada satu kasus, anda mungkin akan mempertimbangkan nama dengan ejaan yang unik dan tradisional. Akan tetapi, jika nama bayi anda sangat sulit dieja dan sulit untuk diingat bahkan untuk ditulis sekalipun, maka anda telah melangkah terlalu jauh.&lt;br /&gt;Mudah dibawa&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang paling penting adalah anda dan anak anda dapat hidup bahagia dengan nama tersebut. Apakah anda nyaman dengan nama tersebut ketika diucapkan&amp;nbsp; apakah nama tersebut mudah jika diucapkan di balik pintu atau lantai atas&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ingatlah, bahwa nama akan menjadi beban bagi anak.Jika seorang anak diberi nama sesuai dengan nama seorang yang terkenal di negara atau budaya, apakah dia akan kuat menghadapi tekanan ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti halnya kehamilan, memilih nama bayi yang sempurna adalah sebuah pengalaman unik bagi setiap orang tua. Kita dapat mengambil pelajaran dari para orang tua yang mempunyai banyak anak. Bagaimana mereka memberi nama pada setiap kelahiran anak-anak mereka. Hal yang penting bagi kita adalah memiliki pikiran dan hati yang terbuka untuk dapat mengambil pelajaran tersebut.&lt;/div&gt;Banyak orang tua terlalu memfokuskan diri pada proses kelahiran anak mereka dan kurang memperhatikan masalah penamaan. Ada baiknya, orangtua merencanakan dengan baik nama yang akan diberikan bagi anak mereka. Nikmatilah perencanaan dan yang paling utama, nikmatilah kebahagiaan menjadi orangtua.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat, Wassalam.&lt;br /&gt;copas dari: http://www.namaislami.net&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-9183044707773596978?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/9183044707773596978/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/03/tips-memilih-nama-bagi-bayi-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/9183044707773596978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/9183044707773596978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/03/tips-memilih-nama-bagi-bayi-anda.html' title='Tips Memilih Nama Bagi Bayi Anda'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S5P0KlYwAmI/AAAAAAAAAO4/uKhhnZjNHzA/s72-c/Foto014.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-2051788644029458483</id><published>2010-02-21T10:11:00.000-08:00</published><updated>2010-02-21T10:11:01.352-08:00</updated><title type='text'>KONSEP PENDIDIKAN ISLAM</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S4F0aaCBIqI/AAAAAAAAANg/QDwRcV_Wwig/s1600-h/P1010448.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S4F0aaCBIqI/AAAAAAAAANg/QDwRcV_Wwig/s200/P1010448.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Definisi Pendidikan Islam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan Islam atau al-Tarbiyah  al-Islamiyah dalam perspektif agama Islam mempunyai 3 definisi atau  sudut pandang yang saling berkait satu sama lain. Ketiga definisi adalah  definisi secara bahasa/etimologi, definisi qur'aniy  dan definisi  secara istilah/terminology :&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;a. Secara Etimologi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kata al-Tarbiyah  mencakup beberapa istilah yang bersifat kebahasaan, istilah-istilah  tersebut menunjukkan adanya konsekuensi untuk mengaplikasikan kegiatan  tertentu bagi tiap istilah yang berkaitan dengan tarbiyah/pendidikan.  Istilah-istilah kebahasaan yang mengandung arti tarbiyah yaitu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Al-ishlah, yang berarti mengatur sesuatu  sehingga menjadi semakin membaik.&lt;br /&gt;2. Al-Nama' wa al-Ziyadah, yaitu  berkembang dan bertambah sesuai dengan firman Allah dalam surat al-Hajj  ayat 5 yang artinya:&lt;br /&gt;3. "Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian  apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan  suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah".  &lt;br /&gt;4.  Nasya'a wa Tara'ra'a, yaitu tumbuh berkembang.&lt;br /&gt;5. Ta'lim, yaitu  mengajarkan kepada yang lainnya.&lt;br /&gt;Beberapa pengertian bahasa di atas  bila disimpulkan maka tarbiyah itu berkutat seputar perbaikan,  menjalankan pendidikan, menjaga dan mengembangkannya.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;b. Menurut  Qur'an&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Qur'an adalah kitab suci yang banyak sekali menganjurkan  manusia untuk senantiasa maju dan berkembang. Pada wahyu yang diturunkan  dari Qur'an berisi ajakan kepadanya untuk senantiasa membaca. Membaca  apa saja, membaca dengan nama Allah. Allah berfirman dalam surat  al-'Alaq ayat 1-5:&lt;br /&gt;اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (1) خَلَقَ  الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (2) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ (3) الَّذِي  عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (4) عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ &lt;br /&gt;"Bacalah  dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan. Yang menciptakan manusia  dari segumpal darah. Bacalah dan tuhanmu muliakanlah. Dialah yang  menajarkan manusia qolam. Dialah yang mengajari manusia apa-apa yang  tidak diketahui".&lt;br /&gt;Qur'an banyak sekali menyebutkan kata "tarbiyah"  dan tasrifnya dengan arti dan makna yang bervariasi sesuai dengan  konteks yang ada. Diantara makna kata tarbiyah yang disebutkan dalam  al-Qur'an adalah:&lt;br /&gt;1. Al-Hikmah, al-'Ilmu dan al-Ta'lim, yaitu yang  berarti kebijaksanaan dan keseimbangan, ilmu pengetahuan dan pengajaran.  Hal ini sebagaimana firman Allah dalam ali imron ayat 79:&lt;br /&gt;مَا كَانَ  لِبَشَرٍ أَنْ يُؤْتِيَهُ اللَّهُ الْكِتَابَ وَالْحُكْمَ وَالنُّبُوَّةَ  ثُمَّ يَقُولَ لِلنَّاسِ كُونُوا عِبَادًا لِي مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلَكِنْ  كُونُوا رَبَّانِيِّينَ بِمَا كُنْتُمْ تُعَلِّمُونَ الْكِتَابَ وَبِمَا  كُنْتُمْ تَدْرُسُونَ  (79) &lt;br /&gt;"Tidak wajar bagi seseorang manusia yang  Allah berikan kepadanya Al Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata  kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan  penyembah Allah." Akan tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi  orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan  disebabkan kamu tetap mempelajarinya".&lt;br /&gt;Sahabat Ibnu Abbas seperti  yang dikutib Imam Ibnu Katsir menafsirkan bahwa kata rabbaniyyin itu  artinya seorang yang bijaksana, mempunyai ilmu pengetahuan dan bersifat  santun. Imam Zamahsyari menambahkan bahwa arti kata rabbaniy adalah  orang yang mengerti('Alim)  dan paham(Faqih), dia juga sangat berpegang  kepada agama Allah dan senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai agama  Allah dalam kehidupan sehari-hari. Rabbaniy juga berarti orang yang  mengajarkan kepada orang lain nilai-nilai kebaikan dari hal-hal yang  mereka pelajari dan dari hal-hal yang mereka ajarkan.&lt;br /&gt;2. Al-Ri'ayah,  yaitu berarti memelihara dan membantu. Hal ini sebagaimana firman Allah  dalam surat al-Israa':24:&lt;br /&gt;"Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka  berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah  mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu  kecil"(Al-Isra': 24).  &lt;br /&gt;Baidhawiy dalam kitab tafsirnya menjelaskana  bahwa kata rabbayaniy mengandung arti menyayangi dan memelihara. Ayat  ini berisi perintah kepada manusia untuk menghormati dan memulyakan  kedua orangtuanya karena, mereka berdua telah menyayangi dan memelihara  mereka di saat manusia masih kecil yang semua keperluanya bergantung  kepada kedua orangtuanya.&lt;br /&gt;"Fir'aun menjawab: "Bukankah kami telah  mengasuhmu di antara (keluarga) kami, waktu kamu masih kanak-kanak dan  kamu tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu"&lt;br /&gt;Ayat di atas  adalah dialog antara Fir'aun dan Musa. Fir'aun mengungkapkan kepada Musa  semua jasa-jasa yang pernah diberikan kepada Musa. al-Raaziy  menjelaskan bahwa tafsir ayat ini adalah: Berkata Fir'aun kepada Musa: "  Hai Musa bukankah aku yang telah membantu kamu dan memelihara kamu di  rumahku, aku juga yang memberi keperluan kepada kamu dalam jangka waktu  yang sangat lama". Maka kata "nurobbiy" dalam ayat ini mengandung arti  al-Ri'ayah dan al-'Inayah yang berarti memelihara dan menolong. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;c.  Secara Terminologi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan makna tarbiyah dalam terminologi  Islam Imam Baidhowi  menjelaskan bahwa tarbiyah adalah:&lt;br /&gt;تبليغ الشئ  إلى كماله شيئا فشيئا&lt;br /&gt;Yakni menyampaikan suatu materi kepada orang  lain secara menyeluruh dengan cara setahap demi setahap. Sedangkan Imam  al-Ashfahaniy dalam mendefinisikan makna tarbiyah adalah:&lt;br /&gt;إنشاء الشيئ  حالا فحالا إلى حد التمام&lt;br /&gt;Yaitu membentuk sesuatu sedikit demi  sedikit untuk tujuan tertentu sampai kepada batas kesempurnaan. Dari dua  pernyataan Imam diatas, al-Dakhili menjelaskan pengertian tarbiyah  Islamiyah dari sisi istilah adalah:&lt;br /&gt;تنشئة الانسان شيئا فشيئا في جميع  جوانبه وفق المنهج الاسلامي ابتغاءا سعادة الدارين&lt;br /&gt;Yaitu membentuk dan  mengembangkan potensi manusia sedikit demi sedikit dalam segala aspek  sesuai dengan metode dan dasar Islam dalam mencapai kebahagian di dunia  dan kebahagian di akherat.&lt;br /&gt;Manusia الانسان)) dalam pengertian  pendidikan di atas, adalah manusia secara umum, dan tidak menggunakan  الانسان المسلم atau manusia yang beragama Islam, karena pendidikan Islam  itu diproyeksikan untuk mendidik seorang muslim atas hal-hal sebagai  konsekuensi keislamanya, serta untuk mendidik manusia selain muslim  kepada nilai-nilai ajaran Islam yang bersifat rohmatan lil 'alamin  dengan nasehat-nasehat kebaikan dan pendidikan keislaman.&lt;br /&gt;Kata شيئا  فشيئا)) atau yang berarti sedikit demi sedikit, menjadi indikator bahwa  pendidikan Islam itu dibangun atas dasar tahapan demi tahapan dengan  menyesuaikan tingkat berfikir seorang yang belajar dan menyesuaikan  psikologi pembelajar.&lt;br /&gt;Pernyataan (في جميع جوانبه) atau dalam segala  aspek, artinya adalah bahwa pendidikan Islam itu memperhatikan segala  aspek kemanusian, seperti: aspek keyalinan dan peribadatan, aspek moral,  aspek social, aspek profesi dan aspek rasionalitas. Adapun kalimat  ابتغاءا سعادة الدارين atau mencapai kebahagian pada dua tempat, adalah  pendidikan itu ditujukan untuk mencapai kebahagian di dunia dengan  mempelajari materi-materi yang dibutuhkan dalam menghantarkan kebahagian  di dunia seperti pendidikan Ekonomi, pendidikan Ketrampilan dan  pendidikan Teknlogi Informasi dan Komunikasi. Sedangkan pendidikan dalam  mencapai kebahagian di akherat adalah dengan mempelajari materi-materi  keagamaan yang menjelaskan hubungan manusia secara vertikal dan  horizontal seperti Aqidah, Ibadah dan Muamalah. Hal ini sebagaimana  firman Allah dalam surat al-Qashash ayat 77:&lt;br /&gt;"Dan carilah pada apa  yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat,  dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan  berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat  baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi.  Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan".&lt;br /&gt;Al-Samarqandiy   menjelaskan bahwa ayat ini berisi perintah Allah kepada manusia untuk  selalu berupaya dan berusaha dengan berbagai amal yang menghantarkan  mereka menuju suatu kebahagian abadi yaitu kebahagian di alam akherat  yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Upaya mencapai kebahagian di  akherat itu dengan cara memperoleh harta yang halal dan dan baik,  kemudian harta tersebut di-tasharrufkan-kan dengan cara yang baik pula  serta dijalan Allah, baik dengan zakat, infaq ataupun shadaqoh. Adapun  hal lain yang tidak boleh dilupakan oleh manusia seperti yang dijelaskan  dalam kandungan ayat diatas adalah mencapai bagian kebahagian di dunia  dengan mengalokasikan harta yang dicapai oleh seseorang untuk kebutuhan  yang bersifat duniawi untuk dirinya dan keluarganya, sehingga dalam  konteks ayat ini seseorang dianggap tidak berlaku bijaksana manakala dia  menghabiskan semua waktu, tenaga dan hartanya untuk kepentingan  akherat, sementara ada tanggungan-tanggungan dunia yang harus dia  tunaikan. &lt;br /&gt;Secara terminologi ada  beberapa pengertian modern tentang  pendidikan Islam berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1) Menurut  Drs.H.Zuhairini dkk:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;“Pendidikan  agama Islam adalah usaha untuk membim,bing ke arah pertumbuhan  kepribadian peserta didik secara sistematis dan pragmatis dalam membantu  anak supaya mereka hidup sesuai dengan ajaran Islam, sehingga terjalin  kebahagiaan di dunia dan akhirat”&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2) Menurut Departemen Pendidikan  Nasional&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;“Pendidikan agama Islam adalah usaha untk membimbing ke arah  pertumbuhan kepribadian peserta didik untuk mengenal, memahami,  menghayati, hingga mengimani, bertakwa dan berakhlak mulia dalam  menjalankan ajaran agama Islam dari sumber utama kitab suci al Quran dan  hadist, melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan serta  penggunaan pengalaman.” Dibarengi tuntunan untuk menghormati penganut  agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar umat beragama dalam  masyarakat hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa.&lt;br /&gt;Dari  pengertian Pendidikan Agama Islam di atas dapat disimpulkan bahwa  Pendidikan Agama Islam adalah usaha terencana untuk membimbing peserta  didik agar menjadi manusia beragama dan menjalankan ajaran agama Islam  dari sumber utamanya sehingga terjalin kebahagiaan di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber  Pendidikan Islam &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan Islam memuat mater-materi yang  terkumpul dalam kurikulum yang bersumber kepada hal-hal sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;b&gt;a.  Al-Qur'an &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Al-Qur'an dalam konteks agama Islam secara struktur  menempati tempat pertama sebagai sumber hukum dan perundangan. Qur'an  dalam materi pendidikan Islam merupakan sumber dan referensi utama.  Qur'an secara global berisi ilmu dan pengetahuan yang komprehensif dan  holistic. Qur'an berisi ajakan untuk senantiasa berfikir dan  mengembangkan potensi akal untuk mengekplorasi pengetahuan alam semesta.  Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi,  dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi  orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah  sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka  memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya  Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci  Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka". &lt;br /&gt;&lt;b&gt;b. Sunnah atau  Hadits Rasulullah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sunnah merupakan sumber ilmu kedua setelah qur'an  dalam materi pendidikan Islam. Sunnah diartikan oleh para ulama dengan  segala hal yang disandarkan kepada nabi baik itu perkataan, perbuatan,  ketetapan dan sifat. Sunnah Nabi yang shahih tidak akan bertentangan  dengan al-Qur'an.&lt;br /&gt;"Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran)  menurut kemauan hawa nafsunya.Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu  yang diwahyukan (kepadanya)"(Q.S Al-Najm:3-4).&lt;br /&gt;&lt;b&gt;c. Pemikiran dan  Manhaj Salafus Shaleh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Salafus Shaleh adalah generasi Islam pertama  yang mengikuti sunnah nabi dari generasi sahabat, tabi'in dan tabi'it  tabi'in. Manhaj Salafus Shaleh adalah cara atau metodologi yang ditempuh  oleh para Salafushaleh dalam memahami agama. Akhlaq, cara ibadah dan  pemikiran mereka di ridhai oleh Allah sebagaimana firman Allah dalam  surat al-taubah ayat 100:&lt;br /&gt;"Orang-orang yang terdahulu lagi yang  pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan  orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka  dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka  surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya.  Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar". &lt;br /&gt;Anjuran  untuk mengikuti dan menerima pemikiran Salaf Shaleh berdasarkan hadits  Rasul:&lt;br /&gt;خير الناس قرني ثم الذين يلونهم ثم الذين يلونهم ثم يجيء أقوام  تسبق شهادة أحدهم يمينه ويمينه شهادته&lt;br /&gt;"Sebaik-baik manusia adalah pada  masaku kemudian masa setelah mereka, kemudian setelah mereka, lalu akan  datang kaum-kaum yang kesaksian salah seorang di antara mereka  mendahului sumpahnya, dan sumpahnya itu adalah kesaksiannya" (Bukhari,  1987:2/938).&lt;br /&gt;Diantara para Salafushaleh, ada yang menjadi  pemimpin-pemimpin madzhab seperti Abu Hanifah, Imam Malik, imam Syafi'I  dan Imam Ahmad. Mereka juga terdiri dari para mufassir seperti Imam  Thabari, Ibnu Katsir, Baghawi dan Qurthubi. Imam-imam hadits dari mereka  seperti: Imam Bukhari, Muslim, Abu Daud, Ibnu Majah dan yang lainnya.  Bahkan diantara merke tidak sedikit yang menjadi praktisi dan pengamat  ahli dalam bidang pendidikan seperti: Imam Ja'far shadiq(148 H), Khalil  al-Farahidiy(175 H), alJahidz(255 H), Ibnu Sahnun (202-256 H), Ibnu sina  (370-428 H), Ibnu Hazm (384-456 H), al-Khathib al-Baghdadiy (392-463  H), al-Gazali 450-505 H), Ibnu al-Arabiy (543 H), Ibnu Rusyd al-Hafdz  (520-597 H), Muhammad al-Dzahabi (673-748 H), Ibnu Khaldun (732-808 H),  Muhammad bin Abdul Wahab (1115-1206 H), Muhammad Abduh (1266-1323 H),  Muhammad Rasyid Ridha (1293-1354 H).&lt;br /&gt;&lt;b&gt;d. Pemikiran Umum yang Tidak  Bertentangan dengan Al-Qur'an&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Selain Qur'an, Sunnah dan Manhaj Salaf  Shaleh sebegai referensi materi pendidikan, Islam memberi keluasan  kepada kaum muslimin untuk mengekplorasi pemikiran-pemikiran umum dari  siapa saja dan dimana saja dengan syarat tidak bertentangan kepada  qur'an dan tidak mengajak kaum muslimin untuk menghilangkan keyakinan  dan keimanannya kepada Allah. Pemikiran-pemikiran itu baik dari timur  maupun barat, klasik maupun modern.&lt;br /&gt;Rasul menganjurkan umatnya untuk  senantiasa belajar bahasa dan budaya dari bangsa lain seperti yahudi  atau yang lainnya agar bertambah wawasan. Beliau juga menganjurkan  umatnya untuk belajar apa saja yang bermanfaat bagi kehidupan dan  peradaban manusia.   &lt;br /&gt;اطلبوا العلم و لو بالصين فإن طلب العلم فريضة  على كل مسلم &lt;br /&gt;"Tuntutlah ilmu walau sampai ke negri Cina, karena  mencari ilmu adalah wajib bagi setiap muslim" (Baihaqiy, 1998:2/253).&lt;br /&gt;Semua  pemikiran dan ilmu di luar Islam yang secrara normatif dan empiris  benar bisa dijadikan sumber dan materi yang bisa dipelajari oleh kaum  muslimin, sebagaimana sabda Rasul:&lt;br /&gt;الحكمة ضالة المؤمن حيثما وجدها  فهو أحق بها &lt;br /&gt;"Hikamh itu naungan orang beriman di manapun ia  mendapatinya, maka ia pula yang berhak terhadapnya" (Ibnu Majah,  2007:2/1395)&lt;br /&gt;Hadits di atas memberi pelajaran untuk senantiasa  mengambil faedah dan manfaat dari ilmu, pengetahuan dan pengalaman dari  siapa saja dan dimana saja.&lt;br /&gt;Rasul juga bersabda yang berkaitan dengan  sebaik-baik orang yang hidup berinterksi dengan masyarkat:&lt;br /&gt;خيركم من  تعلم القرآن وعلمه &lt;br /&gt;"Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari  al-Qur'an dan mengajarkannya" (Bukhari, 1987:4/1919)&lt;br /&gt;Menurut al-Ajmi  bahwa sebaik-baik orang dalam konteks hadits ini tidak terbatas pada  orang yang belajar qur'an saja, tetapi lebih luas lagi semua ilmu yang  bermanfaat dan diajarkan orang lain, maka akan menjadikan pelakunya  sebagai sebaik-baik orang, sebab orang yang paling baik adalah yang  bermanfaat bagi orang lain, seperti ungkapan sebuah hikmah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;خير  الناس أنفعهم للناس&lt;br /&gt;" Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling  bermanfaat bagi manusia lain"&lt;br /&gt;Para khalifah dari daulah Abbasiah  dalam upaya memperluas ilmu pengetahuan mereka banyak belajar dari orang  Yunani dan menterjemahkan buku-buku mereka ke dalam bahasa Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ciri  Pendidikan Islam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan Islam mempunyai ciri dan karakter yang  sebagian ada pada pendidikan di luar Islam dan sebagian menjadi ciri  khusus yang tidak dimiliki oleh pendidikan selain Islam. Beberapa ciri  pendidikan Islam sebagaimana dijelaskan oleh Nihlawi:&lt;br /&gt;&lt;b&gt;a. Pendidikan  Islam bersifat Rabbani&lt;/b&gt;. Rabbani secara bahasa berarti bersifat  ke-Tuhanan. Pendidikan yang Rabbani artinya pendidikan yang dasar,  tujuan dan konsepnya dalam rangka beribadah dan mengagungkan Tuhan dan  tidak menyelisihi aturan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;b. Pendidikan Islam berisi muatan yang  sesuai dengan fitrah manusia.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;c. Pendidikan Islam mencakup segala  aspek kehidupan secara seimbang.&lt;br /&gt;d. Pendidikan Islam berupaya  mengoptimalkan segala potensi baik yang dimiliki.&lt;br /&gt;e. Materi  pendidikan Islam bersifat Universal.&lt;br /&gt;f. Akhlaq dan Agama merupakan  tujuan utama.&lt;/b&gt; Hal ini artinya segala yang diajarkan dan diamalkan harus  berdasarkan pada Al-Qur'an dan Sunnah serta ijtihad para Ulama.&lt;br /&gt;Wallahu  a'lam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;(Miqdad al-Mijeny)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Sumber: http://alikhwahmaj.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-2051788644029458483?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/2051788644029458483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/konsep-pendidikan-islam.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/2051788644029458483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/2051788644029458483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/konsep-pendidikan-islam.html' title='KONSEP PENDIDIKAN ISLAM'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S4F0aaCBIqI/AAAAAAAAANg/QDwRcV_Wwig/s72-c/P1010448.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-7639702549366265823</id><published>2010-02-21T00:56:00.000-08:00</published><updated>2010-02-21T00:56:20.068-08:00</updated><title type='text'>10 Toksin(racun) Psikologi</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S4DzHJYmyrI/AAAAAAAAAMk/nPT5AyBHofU/s1600-h/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S4DzHJYmyrI/AAAAAAAAAMk/nPT5AyBHofU/s200/images.jpg" width="168" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Toksin pertama : &lt;em&gt;Menghindar&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gejalanya, laridari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal dengan melarikan diri dari kenyataan kita hanya akan mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Antibodinya :&lt;/strong&gt; Realitas&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Cara :&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; Berhentilah menipu diri. Jangan terlalu serius dalam menghadapi masalah karena rumah sakit jiwa sudah dipenuhi pasien yang selalu mengikuti kesedihannya dan merasa lingkungannya menjadi sumber frustasi. Jadi, selesaikan setiap masalah yang dihadapi secara tuntas dan yakinilah bahwa segala sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan dengan keras.&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Toksin kedua : &lt;em&gt;Ketakutan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gejalanya, tidak yakin diri, tegang, cemas yang antara lain bisa disebabkan kesulitan keuangan, konflik perkawinan, kesulitan seksual.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Antibodinya :&lt;/strong&gt; Keberanian&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Cara :&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Hindari menjadi sosok yang bergantung pada kecemasan. Ingatlah 99 persen hal yang kita cemaskan tidak pernah terjadi. Keberanian adalah pertahanan diri paling ampuh. Gunakan analisis intelektual dan carilah solusi masalah melalui sikap mental yang benar. Kebenarian merupakan merupakan proses reedukasi. Jadi, jangan segan mencari bantuan dari ahlinya, seperti psikiater atau psikolog.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Toksin ketiga : &lt;em&gt;Egoistis&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Nyiyir, materialistis, agresif, lebih suka meminta daripada memberi.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Antibodinya :&lt;/strong&gt; Bersikap sosial.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Cara :&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; Jangan mengeksploitasi teman. Kebahagiaan akn diperoleh apabila kita dapat menolong orang lain. Perlu diketahui orang yang tidak mengharapkan apapun dari orang lain adalah orang yang tidak pernah merasa dikecewakan.&lt;span id="more-2384"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Toksin keempat : &lt;em&gt;Stagnasi&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gejalanya berhenti satu fase, membuat diri kita merasa jenuh, bosan, dan tidak bahagia.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Antibodinya :&lt;/strong&gt; Ambisi&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Cara :&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Teruslah bertumbuh, artinya kita terus berambisi di masa depan kita. kita kan menemukan kebahagiaan dalam gairah saat meraih ambisi kita tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Toksin kelima : &lt;em&gt;Rasa rendah diri&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gejala : Kehilangan keyakinan diri dan kepercayaan diri serta merasa tidak memiliki kemampuan bersaing.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Antibodinya :&lt;/strong&gt; Keyakinan diri&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Cara :&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Seseorang tidak akan menang bila sebelum berperang yakin dirinya aka kalah. Bila kita yakin akan kemampuan kita, sebenarnya kita sudah mendapatkan separuh dari target yang ingin kita raih. Jadi, sukses berawal pada saat kita yakin bahwa kita mampu mencapainya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Toksin keenam : &lt;em&gt;Narsistik&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gejala : Kompleks superioritas, terlampau sombong, kebanggaan diri palsu.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Antibodinya :&lt;/strong&gt; Rendah hati.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Cara :&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Orang yang sombong akan dengan mudah kehilangan teman, karena tanpa kehadiran teman, kita tidak akan bahagia. Hindari sikap sok tahu. Dengan rendah hati, kita akan dengan sendirinya mau mendengar orang lain sehingga peluang 50 persen sukses sudah kita raih.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Toksin ketujuh : &lt;em&gt;Mengasihani diri&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gejala : Kebiasaan menarik perhatian, suasana yang dominan, murung, menghunjam diri, merasa menjadi orang termalang di dunia.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Antibodinya :&lt;/strong&gt; Sublimasi&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Cara :&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Jangan membuat diri menjadi neurotik, terpaku pada diri sendiri. Lupakan masalah diri dan hindari untuk berperilaku sentimentil dan terobsesi terhadap ketergantungan kepada orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Toksin kedelapan : &lt;em&gt;Sikap bermalas-malasan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gejala : Apatis, jenuh berlanjut, melamun, dan menghabiskan waktu dengan cara tidak produktif, merasa kesepian.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Antibodinya :&lt;/strong&gt; Kerja&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Cara :&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Buatlah diri kita untuk selalu mengikuti jadwal kerja yang sudah kita rencanakan sebelumnya dengan cara aktif bekerja. Hindari kecenderungan untuk membuat keberadaaan kita menjadi tidak berarti dan mengeluh tanpa henti.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Toksin kesembilan : &lt;em&gt;Sikap tidak toleran&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, (EGP)&lt;br /&gt;Gejala : Pikiran picik, kebencian rasial yang picik, angkuh, antagonisme terhadap agama tertentu, prasangka religius.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Antibodinya :&lt;/strong&gt; Kontrol diri&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Cara :&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Tenangkan emosi kita melalui seni mengontrol diri. Amati mereka secara intelektual. Tingkatkan kadar toleransi kita. Ingat bahwa dunia diciptakan dan tercipta dari keberagaman kultur dan agama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Toksin kesepuluh : &lt;em&gt;Kebencian&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gejala : Keinginan balas dendam, kejam, bengis.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Antibodinya :&lt;/strong&gt; Cinta kasih&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Cara :&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Hilangkan rasa benci. Belajar memaafkan dan melupakan. Kebencian merupakan salah satu emosi negatif yang menjadi dasar dari rasa ketidakbahagiaan. Orang yang memiliki rasa benci biasanya juga membenci dirinya sendiri karena membenci orang lain. Satu-satunya yang dapat melenyapkan rasa benci adalah cinta. Cinta kasih merupakan kekuatan hakiki yang dapat dimiliki setiap orang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Simpanlah paket tiket untuk perasaan tidak bahagia dan mengaculah pada paket tiket ini saat kita sedang mengalami rasa depresi dan tidak bahagia. Gunakan sebagai sarana pertolongan pertama dalam kondisi mental gawat darurat demi terhindar dari ketidakbahagiaan berlanjut pada masa mendatang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber: Email kiriman teman&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-7639702549366265823?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/7639702549366265823/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/10-toksinracun-psikologi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/7639702549366265823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/7639702549366265823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/10-toksinracun-psikologi.html' title='10 Toksin(racun) Psikologi'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S4DzHJYmyrI/AAAAAAAAAMk/nPT5AyBHofU/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-2424514970408478163</id><published>2010-02-20T10:37:00.000-08:00</published><updated>2010-02-20T10:37:58.727-08:00</updated><title type='text'>Dibalik tulisan COCA-COLA (NO SARA)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S4ArKeGNZZI/AAAAAAAAAMc/fUNMuPRcWiY/s1600-h/13655_1233447730043_1644676746_656124_1674234_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S4ArKeGNZZI/AAAAAAAAAMc/fUNMuPRcWiY/s1600-h/13655_1233447730043_1644676746_656124_1674234_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S4ArKeGNZZI/AAAAAAAAAMc/fUNMuPRcWiY/s320/13655_1233447730043_1644676746_656124_1674234_n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;G&lt;/span&gt;ambar di atas adalah salah satu produk yang di produksi oleh negara israel...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;bisa dilihat sndiri tulisan arab dibawah nya (dari kanan ke kiri = La muhammad- La meka, yang artinya tiada muhammad dan tiada mekah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ada beberape hal yg ckup membuktikan bahwa produk di atas sangat tidak pantas untuk dikonsumsi... selain dari hal-hal yg menyangkut masalah kemanusiaan (pembantaian rakyat palestina oleh negara ISRAEL)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dari sisi kesehatan pun, minuman c**a-c**a sangat lah tidak dianjurkan untuk dikonsumsi dkarenakan oleh beberapa hal :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1. di kanada, pepsi sm coca cola dipake bwat bersihin wc (karena coca-cola sangat ampuh untuk mmbrsihkan karat di WC dan mobil)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2. coba agan2 masukan mentos ke dalam botol yg berisi coca-cola, maka tidak lama kemudian botol tsb akan meletus (coba agan bayangkan jika itu terjadi di lambung kita)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3.Untuk membersihkan karburator mobil :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Campur sekaleng Coca-Cola ke dalam karburator.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Panaskan mesin 15-30 menit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dinginkan mesin, setelah itu buang air karburator.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Anda akan melihat karat yang rontok bersama air tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4. Untuk menghilangkan titik-titik karat dari bumper chrome mobil :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Gosok bumper dengan gumpalan alumunium foil yang direndam dalam Coca-Cola .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5. Untuk membersihkan korosi dari terminal aki mobil :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tuangkan sekaleng Coca-Cola di atas terminal aki untuk membersihkan korosi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;6. Untuk melonggarkan baut yang berkarat :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Gosokkan kain yang direndam dalam Coca-Cola pada baut yang berkarat .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7. Untuk menghilangkan noda-noda lemak pada pakaian :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam tumpukan cucian yang bernoda lemak, tambahkan detergent, dan putar dengan putaran normal. Coca-cola/Pepsi akan menolong menghilangkan noda lemak Coca-Cola juga membersihkan kabut pada kaca depan mobil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;8. Kita minum Coca-Cola/Pepsi!Tentu saja juga untuk membersihkan sistem kita. Lagipula kita semua membayar untuk itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;9. Untuk Perhatian Kita PH rata-rata dari soft drink, Coca-Cola &amp;amp; Pepsi adalah 3.4.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tingkat keasaman ini cukup kuat untuk melarutkan gigi dan tulang! Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30th. Setelah itu tulang akan larut setiap tahun melalui urine tergantung dari tingkat keasaman makanan yang masuk. Semua Calcium yang larut berkumpul di dalam arteri, urat nadi, kulit, urat daging dan organ, yang mempengaruhi fungsi ginjal dalam membantu pembentukan batu ginjal. Soft drinks tidak punya nilai gizi (dalam hal vitamin dan mineral).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;10.Mereka punya kandungan gula lebih tinggi, lebih asam, dan banyak zat aditif seperti pengawet dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;pewarna.Sementara orang suka meminum soft drink dingin setelah makan, coba tebak apa akibatnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Akibatnya? Tubuh kita mempunyai suhu optimum 370 supaya enzim pencernaan berfungsi. Suhu dari soft drink dingin jauh di bawah 37, terkadang mendekati 0. Hal ini mengurangi keefektivan dari enzim dan memberi tekanan pada sistem pencernaan kita, mencerna lebih sedikit makanan. Bahkan makanan tersebut difermentasi. Makanan yang difermentasi menghasilkan bau, gas, sisa busuk dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;racun, yang diserap oleh usus, di edarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Penyebaran racun ini mengakibatkan pembentukan macam-macam penyakit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;11. Beberapa Contoh 2 bulan lalu, ada sebuah kompetisi di Universitas Delhi. Siapa dapat minum Coca-Cola paling banyak? Pemenangnya meminum 8 botol dan mati seketika karena kelebihan Karbondioksida dalam darah dan kekurangan oksigen.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setelah itu, Rektor melarang semua soft drink di semua kantin universitas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;12. Seseorang menaruh gigi patah di dalam botol pepsi, dan dalam 10 hari gigi tersebut melarut! Gigi dan tulang adalah satu-satunya organ manusia tetap utuh selama tahunan setelah manusia mati. Bayangkan Apa yang minuman tersebut pasti lakukan pada usus dan lapisan perut kita yang halus!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2900651&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Read more: http://unic77.blogspot.com/2010/01/dibalik-tulisan-coca-cola-no-sara.html#ixzz0g6PRz9Z3&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-2424514970408478163?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/2424514970408478163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/dibalik-tulisan-coca-cola-no-sara.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/2424514970408478163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/2424514970408478163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/dibalik-tulisan-coca-cola-no-sara.html' title='Dibalik tulisan COCA-COLA (NO SARA)'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S4ArKeGNZZI/AAAAAAAAAMc/fUNMuPRcWiY/s72-c/13655_1233447730043_1644676746_656124_1674234_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-2189699343014501568</id><published>2010-02-18T05:18:00.000-08:00</published><updated>2010-02-18T05:18:43.313-08:00</updated><title type='text'>Sholat Subuh di Masjid</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S3091MPDEJI/AAAAAAAAAKs/5LU29F8pRG8/s1600-h/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S3091MPDEJI/AAAAAAAAAKs/5LU29F8pRG8/s320/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Seorang pria bangun pagi2 buta utk sholat subuh di Masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ditengah jalan menuju masjid, pria tsb jatuh dan pakaiannya kotor.&lt;br /&gt;Dia bangkit, membersihkan bajunya, dan pulang kembali kerumah. Di rumah,&lt;br /&gt;dia berganti baju,berwudhu, dan, LAGI,&lt;br /&gt;berjalan menuju masjid.  &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dlm perjalanan kembali ke masjid, dia jatuh lagi di tempat yg sama!&lt;br /&gt;Dia, sekali lagi, bangkit, membersihkan dirinya dan kembali kerumah.&lt;br /&gt;Dirumah, dia, sekali lagi, berganti baju,&lt;br /&gt;berwudhu dan berjalan menuju masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah jalan menuju masjid, dia bertemu seorang pria yg memegang lampu.&lt;br /&gt;Dia menanyakan identitas pria tsb, dan pria itu menjawab "Saya melihat anda jatuh 2 kali&lt;br /&gt;di perjalanan menuju masjid, jadi saya bawakan lampu untuk menerangi jalan anda.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria pertama mengucapkan terima kasih  dan mereka berdua berjalan ke masjid.&lt;br /&gt;Saat sampai di masjid, pria pertama bertanya kepada pria yang&lt;br /&gt;membawa lampu untuk masuk dan sholat subuh bersamanya.&lt;br /&gt;Pria kedua menolak.&lt;br /&gt;Pria pertama mengajak lagi hingga berkali2 dan, lagi, jawabannya sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria pertama bertanya, kenapa menolak untuk masuk dan sholat.&lt;br /&gt;Pria kedua menjawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku adalah Setan (devil/ evil)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itu terkejut dgn jawaban pria kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setankemudian menjelaskan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Saya melihat kamu berjalan ke masjid,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan sayalah yg membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;membersihkan badan dan kembali ke masjid, Allah memaafkan semua dosa2mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membuatmu jatuh kedua kalinya, dan bahkan itupun tidak membuatmu merubah pikiran untuk tinggal dirumah saja,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kamu tetap memutuskan kembali masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena hal itu, Allah memaafkan dosa2 seluruh anggota keluargamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya KHAWATIRjika saya membuat mu jatuh utk ketiga kalinya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan2 Allah akan memaafkan dosa2 seluruh penduduk desamu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi saya harus memastikan bahwa anda sampai dimasjid dgn selamat..'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jangan pernah biarkan Setanmendapatkan keuntungan dari setiap aksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan melepaskan sebuah niat baik yg hendak kamu lakukan karena kamu tidak pernah tau ganjaran yg akan kamu dapatkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari segala kesulitan yg kamu temui dalam usahamu utk melaksanakan niat baik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-2189699343014501568?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/2189699343014501568/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/sholat-subuh-di-masjid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/2189699343014501568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/2189699343014501568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/sholat-subuh-di-masjid.html' title='Sholat Subuh di Masjid'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S3091MPDEJI/AAAAAAAAAKs/5LU29F8pRG8/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-4081083265656561384</id><published>2010-02-11T02:01:00.000-08:00</published><updated>2010-02-11T02:01:08.498-08:00</updated><title type='text'>MOTIVASI SUKSES</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S3PTkXYoTHI/AAAAAAAAAJ8/_amOCto6Pc0/s1600-h/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S3PTkXYoTHI/AAAAAAAAAJ8/_amOCto6Pc0/s200/images.jpg" width="131" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sahabat........,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita mulai dengan menerima formula yang ketetapannya sudah dibuktikan sejak lahirnya kemanusiaan, bahwa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rezeki kita kecil, jika kita bernilai kecil bagi orang lain.&lt;br /&gt;Rezeki kita besar, jika kita bernilai besar bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan satu lagi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rezeki itu bukan hanya uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rezeki itu meliputi semua rahmat Allah bagi kita, yang bisa berupa kesehatan, kedamaian, ilmu, keluarga yang sejahtera dan berbahagia, nama baik, dan pengaruh yang besar untuk memajukan kebaikan dan mencegah terjadinya keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang tertinggi nilainya dari semua rezeki adalah IMAN kepada Allah Yang Maha Esa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ada yang lebih indah daripada hidup dalam keimanan, berpamitan dari kehidupan dunia dalam keimanan, dan memasuki surga dalam keimanan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha Besar Allah, dengan semua kekuasaan dan kasih sayang-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita membesarkan nilai kita bagi orang lain, dan mengikhlaskan penghitungan imbalannya kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah seperti dia yang malas, penunda, dan peragu, tetapi yang galak menyalahkan orang lain yang tidak memuliakan kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang malu untuk mengajukan dirinya yang bernilai dan menghindari bekerja bagi keuntungan banyak orang, harus berani menjadi orang yang tidak dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tidak dibutuhkan, tidak akan dinilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingginya kebutuhan orang lain atas peran kita, menentukan tingginya penghargaan atas kehadiran kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah juga seperti dia yang malas untuk menjadikan dirinya pandai, menunda pekerjaan bagi kebaikan orang lain, dan meragukan kemungkinan berhasil dari rencana-rencananya sendiri; tetapi marah dalam doa-doanya yang menuduh Allah berlaku tidak adil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Maha Adil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bernilai bagi orang lain, akan dijadikan-Nya bernilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita sampai hati meminta Allah menjadikan orang yang malas, tidak jujur, dan penggerutu untuk hidup dalam keindahan yang disediakan untuk jiwa-jiwa baik yang bermanfaat bagi saudaranya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kepantasan bagi segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika yang kita minta besar, maka pantaskanlah diri kita untuk menerima yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jika kita mengeluhkan kecilnya penghormatan orang lain kepada kita, mungkin itu adalah pemberitahuan untuk memeriksa yang sedang kita lakukan,&lt;br /&gt;agar kita tidak melanjutkan sikap dan perilaku yang memantaskan kita bagi penghormatan kecil dari orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikanlah, bahwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu ada pemberitahuan untuk memperbaiki diri didalam keluhan kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk adik-adik saya yang besar impiannya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikanlah kehadiranmu diantara orang banyak, sebagai kehadiran yang menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika rezekimu penting, maka pentingkanlah peranmu bagi kebaikan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikanlah dirimu pandai, rajin, dan jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan telah menetapkan rezeki kita.&lt;br /&gt;Bukan pada jumlahnya, tetapi pada syaratnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikanlah dirimu pandai, agar rezeki mu adalah rezeki orang yang pandai, yang bermanfaat bagi banyak orang karena ilmunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rajinkanlah dirimu, agar rezeki mu adalah rezeki orang yang melakukan banyak hal yang menyenangkan banyak hati, yang menjernihkan kehidupan orang yang sedang kalut, yang menguatkan mereka yang sedang lemah, dan yang menunjukkan jalan keluar bagi mereka yang sedang tersesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujurkanlah dirimu, agar rezekimu adalah rezeki orang yang amanah dalam memangku tugas, yang menasehatkan kebenaran, dan menasehatkan kesabaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikanlah yang kau lakukan sebagai bukti dari kebenaran yang kau katakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan janganlah engkau mengatakan yang tidak akan kau lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setialah kepada yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikanlah diri mu teladan dalam penyetiaan diri kepada yang benar, karena dengannya Tuhan akan mengutus semua kekuatan di alam ini untuk menjadi pembuka jalan bagimu, menjadi pemelihara kebaikanmu, dan menjadi penjaga dari fitnah dan keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah tadi aku mendengar hatimu mengatakan, amiin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adikku, itu penting sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pun yang baik dari perkataan orang yang kau dengar atau yang kau baca, katakanlah ‘amiin’ dengan setulus-tulusnya, karena dengannya engkau menjadikan kebaikan yang dikatakan dan dituliskan itu sebagai doamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan karena engkau mengatakannya bersama banyak orang yang juga mendengar dan membacanya, maka sebetulnya kekuatan dari doamu dikalikan dengan pelipatan yang sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah lebih jelas sekarang bagimu, mengapa engkau dianjurkan untuk bergaul dengan mereka yang baik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pergaulan yang baik, engkau akan selalu menemukan kebaikan, engkau akan mendengar dan membaca kebaikan, yang cukup dengan sedikit keikhlasan mu untuk mengucapkan amiin, akan memaafkan tahun-tahun panjang yang pernah kau lewatkan tanpa doa dan ibadah, dan menggantikannya dengan masa kini dan masa depan yang lebih lapang dan damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau adalah kekasih Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berlakulah yang pantas bagi kedekatan yang demikian indah dengan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat saya yang terkasih,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahkan Allah menguatkan kita untuk mencapai perubahan besar yang sudah lama kita niatkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah tadi Anda mendengar diri Anda mengatakan ‘amiin’?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita tetap bersaudara dan bersahabat dalam kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam&lt;br /&gt;(Mario Teguh)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-4081083265656561384?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/4081083265656561384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/motivasi-sukses.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/4081083265656561384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/4081083265656561384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/motivasi-sukses.html' title='MOTIVASI SUKSES'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S3PTkXYoTHI/AAAAAAAAAJ8/_amOCto6Pc0/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-4192084928170457663</id><published>2010-02-05T07:50:00.000-08:00</published><updated>2010-02-05T07:50:27.073-08:00</updated><title type='text'>Mencapai potensi hidup yang maksimal</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2w9aefsHVI/AAAAAAAAAJc/egmJHc7GfVU/s1600-h/motivasi.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2w9aefsHVI/AAAAAAAAAJc/egmJHc7GfVU/s200/motivasi.gif" width="163" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik ; kesuksesan dalam karir,&lt;br /&gt;rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai&lt;br /&gt;kendala. Dan kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri.&lt;br /&gt;Melalui karyanya, Joel Osteen menantang kita untuk keluar dari pola pikir yang&lt;br /&gt;sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada 7 langkah agar kita mencapai potensi hidup yang maksimal :&lt;span id="more-131"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;* Langkah pertama adalah perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini&lt;br /&gt;dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih.&lt;br /&gt;Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu,&lt;br /&gt;meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap&lt;br /&gt;aspek kehidupanmu.&lt;br /&gt;* Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat. Itu artinya Anda harus&lt;br /&gt;melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda.&lt;br /&gt;Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang&lt;br /&gt;dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan&lt;br /&gt;tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan&lt;br /&gt;pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri&lt;br /&gt;* Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu.&lt;br /&gt;Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia&lt;br /&gt;berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia&lt;br /&gt;akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu.&lt;br /&gt;Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan.&lt;br /&gt;Alkitab memperingatkan kita untuk senantiasa menjaga pikiran.&lt;br /&gt;* Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi…&lt;br /&gt;Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya&lt;br /&gt;dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai&lt;br /&gt;trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini.&lt;br /&gt;Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu&lt;br /&gt;selama ini, atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang.&lt;br /&gt;* Langkah ke lima adalah temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun&lt;br /&gt;Kita harus bersikap :” Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi&lt;br /&gt;tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana.” Kita semua menghadapi&lt;br /&gt;tantangan dalam hidup ini . KIta semua pasti mengalami hal-hal yang datang&lt;br /&gt;menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup&lt;br /&gt;berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.&lt;br /&gt;* Langkah ke enam adalah memberi dengan sukacita. Salah satu tantangan terbesar&lt;br /&gt;yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri.&lt;br /&gt;Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita,&lt;br /&gt;Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita,&lt;br /&gt;namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri.&lt;br /&gt;Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan&lt;br /&gt;apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.&lt;br /&gt;* Langkah ke tujuh adalah memilih untuk berbahagia hari ini. Anda tidak harus menunggu&lt;br /&gt;sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan&lt;br /&gt;sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu,&lt;br /&gt;sekarang juga !!!!!&lt;br /&gt;( Dikutip dari : Mencapai potensi hidup yang maksimal by Joel Osteen)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-4192084928170457663?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/4192084928170457663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/mencapai-potensi-hidup-yang-maksimal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/4192084928170457663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/4192084928170457663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/mencapai-potensi-hidup-yang-maksimal.html' title='Mencapai potensi hidup yang maksimal'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2w9aefsHVI/AAAAAAAAAJc/egmJHc7GfVU/s72-c/motivasi.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-555677846309428789</id><published>2010-02-04T23:52:00.000-08:00</published><updated>2010-02-04T23:52:01.678-08:00</updated><title type='text'>Anak antara Kotak ajaib, dan Buku</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2vLMkfk5FI/AAAAAAAAAJU/Fua-gSJioCc/s1600-h/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2vLMkfk5FI/AAAAAAAAAJU/Fua-gSJioCc/s320/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;"Yang tidak diajarkan televisi adalah cara membunuh televisi," kata Taufik Ismail.&amp;nbsp; Lalu, apa yang sebaiknya kita lakukan untuk melindungi anak-anak kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh &lt;b&gt;M. Anwar Djaelani &lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat Taufik Ismail di atas adalah petikan dari syair Malu Aku Jadi Orang Indonesia. Bagi kita, apa yang diungkap Taufik Ismail itu semoga bisa menjadi energi pendorong agar kita bergegas menyelamatkan anak kita masing-masing dari bahaya televisi yang kontennya penuh dengan vulgarisme, seperti kekerasan, pornografi, dan gosip.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah situasi buruk itu, ada fakta “berdasar laporan satu koran terbitan Surabaya di tahun 2007-- bahwa banyak orang tua yang dengan alasan menyenangkan anak, justru menyediakan televisi di masing-masing kamarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena di atas sungguh mencemaskan, sebab “ternyata- banyak orang tua yang merelakan anaknya "diasuh" oleh kotak ajaib yang bernama televisi (TV). Bahkan, ada yang sejak berusia tiga tahun sudah "diasuh" TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada berbagai alasan yang diberikan orang tua soal disediakannya TV di kamar anak. Ada yang berdalih sekadar memenuhi permintaan anak. Ada yang beralasan karena ingin memberikan hiburan ke anak setelah lelah belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah sikap orang tua itu di tengah situasi (hampir) semua TV memberhalakan rating, yang salah satu implikasi logisnya adalah mengabaikan moralitas? Beralasankah memberikan keleluasaan menonton TV tanpa kontrol, di tengah kenyataan bahwa bagian terbanyak isi siaran TV kita berpotensi merusak akhlak? Sudahkah para orang tua itu mengkalkulasi untung-rugi dari sikap memberikan kemerdekaan memegang kendali penggunaan TV? Relakah kewajiban dan tanggung jawab orang tua untuk mendidik anak diambil alih TV?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, janganlah orang tua pura-pura tak tahu, bahwa anak-anak itu banyak belajar dari apa yang mereka tonton. Bukankah para orang tua patut mengerti bahwa daya imitasi (peniruan) anak-anak itu kuat sekali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada laporan bahwa anak-anak mengkonsumsi siaran TV 30 - 35 jam tiap pekan. Artinya, dalam sehari anak-anak "berguru" ke TV sekitar 4,5 jam (&lt;i&gt;Jawa Pos&lt;/i&gt;, 17/8/07). Apa akibatnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah gaya berbahasa mereka. Perhatikanlah ekspresi mereka saat berkomunikasi dengan orang lain. Cermatilah cara mereka berdandan. Sangat terasa pengaruh siaran TV bagi mereka.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, berbagai bukti akibat negatif siaran TV terhadap perilaku anak telah nyata tersaji. Lihatlah akibat buruk acara &lt;i&gt;Smack Down&lt;/i&gt; yang pernah ditayangkan salah satu stasiun TV. "Terinspirasi" adegan kekerasan, terbit keinginan untuk menirunya. Akibatnya, sejumlah anak cedera dan sebagian di antaranya meninggal. &lt;i&gt;Masya-Allah&lt;/i&gt;!&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Buku, Buku!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat mendesak, untuk bersama-sama mengatasi masalah TV yang mampu "menyihir" anak-anak. Untuk itu, ada berbagai modus menjauhkan anak dari TV. Ada yang menerapkan model 'nonton tapi selektif'. Misalnya, yang boleh ditonton hanya siaran tertentu seperti berita, Kuliah/Ceramah Subuh, atau sinetron bernuansa religius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik, ada juga yang memilih untuk sama sekali "menceraikan" TV. Bukan karena tak ada uang untuk membeli TV, tapi semata-mata untuk menjauhkan sejauh-jauhnya â€œkotak ajaib yang berpengaruh negatif bagi kejiwaan anak itu dari rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, mereka memberi substitusi/pengganti bagi tetap terpenuhinya hak-hak anak untuk terus mendapatkan informasi/ilmu pengetahuan. Sadar bahwa membaca itu memberi rangsangan paling kompleks bagi otak, maka disediakanlah perpustakaan pribadi di rumah. Koleksi buku diusahakan selalu bertambah. Jika melakukan rekreasi, pergi ke perpustakaan umum atau ke toko buku menjadi pilihan utama. Intinya, anak-anak dikondisikan untuk mencintai buku dengan membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara itu, mereka yakin bahwa tanpa TV mereka tak akan pernah ketinggalan informasi mutakhir. Bukankah masih ada media pembelajaran yang lain seperti buku, ensiklopedi, dan lain-lain? Bukankah masih ada koran dan majalah, yang sekalipun juga punya peluang dampak negatif, tetapi tak sevulgar TV?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diyakini, anak-anak itu tetap bisa tumbuh normal, sehat, cerdas, penuh percaya diri, dan santun jika mereka dijauhkan dari TV, yang telah â€˜mengajarkanâ€™ berbagai cara kekerasan (baik yang berdimensi seksual, kriminal, politik, dll). Sungguh, jauh lebih banyak manfaatnya jika kita suka ˜bermesraan" dengan buku (atau bahan bacaan lain) ketimbang suka berdekat-dekat dengan TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, masihkah kita akan betah berjam-jam memelototi TV? Relakah kita dibodohi TV yang lebih sering menjajakan mimpi? Sudikah anak-anak kita yang sedang tumbuh-kembang diasuh oleh â€˜pengasuhâ€™ bernama TV dengan mata pelajaran utama kekerasan dan pornografi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, seringkah kita berdialog dengan bacaan berkualitas? Kerapkah kita berdiskusi dengan buku-buku bermutu? Sudahkah kita merasakan ˜surga dunia dengan berlama-lama khusyu' ˜Taman Bacaan" atau di perpustakaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rawatlah terus minat kita (terutama minat anak-anak kita) dalam membaca, agar selamat. Akrabilah buku. Baca, dan teruslah membaca! Khusus bagi yang beragama Islam, akan jauh lebih bermakna jika disertai niat untuk mengamalkan ayat ini: Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan (QS Al-Alaq [96]: 1). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dosen STAIL Pesantren Hidayatullah Surabaya&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;   &lt;span class="article_separator"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-555677846309428789?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/555677846309428789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/anak-antara-kotak-ajaib-dan-buku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/555677846309428789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/555677846309428789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/anak-antara-kotak-ajaib-dan-buku.html' title='Anak antara Kotak ajaib, dan Buku'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2vLMkfk5FI/AAAAAAAAAJU/Fua-gSJioCc/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-5256320538373382407</id><published>2010-02-03T22:09:00.000-08:00</published><updated>2010-02-03T22:09:11.821-08:00</updated><title type='text'>Duku, Primadona yang Kaya Manfaat</title><content type='html'>&lt;div class="entry clearfloat"&gt;    &lt;div class="wp-caption alignleft" id="attachment_1270" style="width: 185px;"&gt;&lt;a href="http://xpresiriau.com/wp-content/uploads/2009/03/duku-kaya-manfaat.jpg"&gt;&lt;img alt="Duku,Kaya Manfaat" class="size-thumbnail wp-image-1270" height="155" src="http://xpresiriau.com/wp-content/uploads/2009/03/duku-kaya-manfaat-175x155.jpg" title="duku-kaya-manfaat" width="175" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="wp-caption-text" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buah duku (Lansium Domesticum Corr) berasal dari tanaman berkayu yang hidup menahun. Pohonnya diperkirakan asli dari Indonesia. Literatur lain mengatakan duku berasal dari Asia Tenggara bagian barat, dari semenanjung Thailand di sebelah barat sampai Kalimantan di sebelah timur. Kini buah duku hampir tersebar luas di seluruh wilayah Asia dan menjadi salah satu primadona buah tropis.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di Indonesia, sentra buah duku tersebar luas di wilayah Sumatera dan Jawa. Jenis yang banyak dibudidayakan adalah varietas Komering, Metesih, Condet dan Kalikajar. Buah duku dapat tumbuh subur di daerah beriklim basah dengan curah hujan tinggi. Tanaman ini termasuk jenis pohon buah musiman yang hanya berbuah setahun sekali. Biasanya bunga akan bermunculan di awal musim hujan (September-Oktober). Enam bulan kemudian buah terlihat bergelantungan di ranting dahan dan siap dipanen pada bulan Februari-Maret. Buah duku mentah berwarna hijau, bergetah dan citarasanya sangat asam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seiring matangnya buah, kulit akan berubah kekuningan dan daging buah akan berasa manis. Sebagian besar buah duku hanya dimakan segar sebagai buah meja. Padahal kalau kita mau sedikit berkreasi, duku dapat dijadikan beragam sajian lezat dan nikmat, seperti untuk isi puding, campuran fruit cocktail atau sebagai bahan baku selai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Dari Selai Hingga Puding Cantik &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk selai, siapkan 1.500 gr daging buah duku yang sudah diblender halus, 600 gr gula pasir, 100 ml air, 5 gr gelatin, 30 ml air jeruk lemon dan ½ sdt vanila essens. Semua bahan dicampur jadi satu, panaskan hingga tekstur mengental dan warna kekuningan. Selagi panas simpan di dalam botol kaca, tutup rapat, kini kamu mempunyai selai duku yang lezat dan siap digunakan kapan saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Variasi lain yang dapat dibuat adalah puding buah. Caranya buah duku dapat diblender kemudian dicampur dengan adonan agar-agar atau dibiarkan utuh untuk isi puding. Teksturnya kenyal dengan citarasa manis, segar dan sedikit asam menjadikan puding terasa lebih istimewa dan cantik tampilanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Sumber Mineral dan Zat Besi &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari komposisi zat gizinya, buah duku tidak terlalu mengecewakan. Setiap 100 gr buah duku terkandung kalori 70 kal, protein 1,0 g, lemak 0,2 g, karbohidrat 13 g, mineral 0,7 g, kalsium 18 mg, fosfor 9 mg dan zat besi 0,9 mg.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk kandungan kalori, mineral dan zat besi duku setingkat lebih tinggi dibandingkan dengan buah apel atau jeruk manis. Kandungan lain yang bermanfaat adalah dietary fiber atau serat. Salah satu zat yang bermanfaat untuk memperlancar sistem pencernaan, mencegah kanker kolon dan membersihkan tubuh dari radikal bebas penyebab kanker.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain daging buah yang segar menyehatkan, bagian kulit buah dan bijinya juga bermanfaat untuk bahan baku obat anti diare dan menurunkan demam. Kulit kayunya juga sering digunakan orang untuk mengobati gigitan serangga berbisa dan obat disentri. Sebagian orang juga percaya, benalu pohon duku dapat menghambat dan membasmi sel-sel kanker. Sungguh tanaman yang istimewa bukan!***&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Sumber:http://xpresiriau.com&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-5256320538373382407?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/5256320538373382407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/duku-primadona-yang-kaya-manfaat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/5256320538373382407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/5256320538373382407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/duku-primadona-yang-kaya-manfaat.html' title='Duku, Primadona yang Kaya Manfaat'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-3202784821398062136</id><published>2010-02-03T00:53:00.000-08:00</published><updated>2010-02-03T00:53:53.317-08:00</updated><title type='text'>50 Tahun Mendatang Anak Kita…</title><content type='html'>&lt;div class="article-toolswrap"&gt; &lt;div class="article-tools clearfix"&gt;  &lt;div class="article-meta"&gt;    &lt;span class="createdate"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article-content"&gt; 50 tahun yang akan datang, anak-anak kita mungkin sedang mengendalikan dunia dan memenuhi hatinya dengan zikir kepada Allah&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;50 tahun yang akan datang…&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img align="right" alt="Artiga Photo/Corbis" height="207" mce_src="/images/foto/ilustrasi-anak.jpg" src="http://www.hidayatullah.com/images/foto/ilustrasi-anak.jpg" title="Artiga Photo/Corbis" width="310" /&gt;Mungkin kita sudah mati dan jasad kita dikubur entah dimana; atau sedang tua renta sehingga harus berpegangan tongkat untuk berjalan; atau sedang menjemput syahid di jalan Allah di hari yang sama dengan hari ketika kita bertemu sekarang dan jam yang sama dengan jam saat kita berbincang; atau kita sedang menunggu kematian datang dengan kebaikan yang besar dan bukan keburukan.&lt;i&gt; Allahumma amin…&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;50 tahun yang akan datang…&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak kita mungkin sudah tersebar di seluruh dunia. Saat itu, mungkin ada yang sedang menggugah inspirasi umat Islam seluruh dunia, berbicara dari Mesir hingga Amerika, dari Al-Makkah al-Mukarramah hingga Barcelona . Ia menggerakkan hati dan melakukan proyek-proyek kebaikan sehingga kota-kota yang pernah terang benderang di zaman keemasan Islam, dari Gibraltar hingga Madrid, dari Istambul hingga Shenzhen, kembali dipenuhi gemuruh takbir saat penghujung malam datang. Sementara siangnya mereka seperti singa kelaparan yang bekerja keras menggenggam dunia. Mereka membasahi tubuhnya dengan keringat karena kerasnya bekerja meski segala fasilitas dunia telah ada, sementara di malam hari mereka membasahi wajah dan hatinya dengan airmata karena besarnya rasa takut pada Allah&lt;i&gt; Ta’ala&lt;/i&gt;. Rasa takut yang bersumber dari cinta dan taat kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, mereka gigih merebut dunia bukan karena gila harta dan takut mati, tetapi karena ingin menjadikan setiap detik kehidupannya untuk menolong agama Allah&lt;i&gt; ‘Azza wa Jalla&lt;/i&gt; dengan mengambil fardhu kifayah yang belum banyak tertangani. Gigih bekerja karena mengharap setiap tetes keringatnya dapat menjadi pembuka jalan ke surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelak (&lt;i&gt;izinkan saya bermimpi&lt;/i&gt;) anak-anak kita bertebaran di muka bumi. Meninggikan kalimat Allah, menyeru kepada kebenaran dengan cara yang baik¸ saling mengingatkan untuk menjauhi kemunkaran, dan mengimani Allah dengan benar. Tangannya mengendalikan kehidupan, tetapi hatinya merindukan kematian. Bukan karena jenuh dan berputus asa terhadap dunia, tetapi karena kuatnya keinginan untuk pulang ke kampung akhirat dan mengharap pertemuan dengan Allah dan rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka inilah anak-anak yang hidup jiwanya. Bukan sekadar cerdas otaknya. Kuat imannya, kuat ibadahnya, kuat ilmunya, kuat &lt;i&gt;himmah&lt;/i&gt;-nya, kuat ikhtiarnya, kuat pula sujudnya. Dan itu semua tak akan pernah terwujud jika kita tidak mempersiapkannya, hari ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;50 tahun yang akan datang…&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak kita mungkin sedang mengendalikan dunia dan memenuhi hatinya dengan zikir kepada Allah. Mereka mungkin sedang mengendalikan jaringan bisnis besar, supermarket–hypermarket hingga perusahaan-perusahaan manufaktur berteknologi tinggi di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian lainnya mungkin sedang memimpin ma’had putri yang setiap alumninya menjadi penentu sejarah dunia. Bukankah &lt;i&gt;al-ummuh madrasah al-ula&lt;/i&gt; (ibu adalah madrasah pertama) yang membentuk karakter dan cara berpikir satu generasi di belakangnya? Maka mempersiapkan visi dan kecakapan seorang ibu sama pentingnya dengan mempersiapkan peradaban umat ini lima tahun ke depan. Membiarkan anak-anak perempuan menyibukkan diri dengan hasrat untuk memperoleh perhatian lawan jenis, seperti mengizinkan masa depan agama dan umat ini hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak itu harus dibekali agar kelak mampu menjadi perempuan untuk agama ini; yang setiap tutur katanya akan meninggikan kalimat Allah. Sementara rahimnya, tidaklah akan tumbuh benih di dalamnya kecuali generasi yang sejak awal pertemuan sudah bertabur kalimat suci. Bukankah kepribadian itu terbentuk sejak benih bapak-ibunya bertemu? Bagaimana kedua orangtua mereka mempertemukan benih, sangat mempengaruhi bagaimana benih itu kelak akan tumbuh dan berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapkan pula anak laki-laki kita agar menjadi pemberani bagi agama ini. Mereka menghiasi hidupnya dengan tangis di malam hari, dan usaha yang gigih di siang hari. Mereka mampu menegakkan kepala dengan &lt;i&gt;‘izzah&lt;/i&gt; (harga diri) yang tinggi di hadapan manusia karena kehormatannya, kemuliaannya, keimanannya, dan kekuatannya. Tetapi terhadap istrinya, sikapnya lembut penuh cinta. Bukankah untuk melahirkan anak-anak yang hebat dan shalih, pintu pertamanya adalah mencintai ibu mereka dengan sepenuh hati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketulusan cinta mampu menggerakkan hati para bunda untuk tak henti-hentinya memberi perhatian. Ia tetap mampu tersenyum di saat anak bangun tengah malam, tepat ketika ia baru saja terlelap, meski ada suami yang mencintainya sepenuh hati sepenuh jiwa. Seorang suami yang bukan hanya memberikan harta, lebih dari itu memberikan perhatian dan kesediaannya berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Aisyah &lt;i&gt;Radhiyallahu ‘anha &lt;/i&gt;menangis kagum kepada suaminya, Rasulullah&lt;i&gt; Shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/i&gt;, karena perhatiannya yang lembut? Sebagaimana dinukil Ibnu Katsir, ‘Aisyah menangis seraya berucap, &lt;i&gt;“Kaana kullu amrihi ‘ajaba &lt;/i&gt;(Ah, semuanya menakjubkan bagiku),” tatkala ditanya tentang apa yang paling berkesan baginya dari Rasulullah. Ia kemudian bertutur tentang bagaimana Rasulullah meminta izin kepadanya untuk &lt;i&gt;qiyamul-lail&lt;/i&gt;. Hanya itu. Tetapi perkara yang kecil itu tak akan hadir jika tak ada perhatian yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;50 tahun yang akan datang…&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di negeri ini… kita mungkin menemui pusara bapak-bapak yang hari ini sedang mewarnai anak-anak kita. Mereka terbujur tanpa nisan tanpa prasasti, sementara hidangan di surga te­lah menanti. Atau sebaliknya, beribu-ribu monumen berdiri untuk mengenangnya, sementara tak ada lagi kebaikan yang bisa diharapkan. Mereka menjadi berhala yang dikenang dengan perayaan, tetapi tak ada doa yang membasahi lisan anak-anaknya. &lt;i&gt;Na’udzubillahi min dzalik.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa banyak pelajaran yang bertabur di sekeliling kita; dari orang-orang yang masih hidup atau mereka yang sudah tiada. Tetapi betapa sedikit yang kita renungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah tentang KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah) yang mengulang-ulang pembahasan tentang&lt;i&gt; Al-Maa’uun&lt;/i&gt; hingga menimbulkan pertanyaan dari murid-muridnya, masih kerap kita dengar. Jejak-jejak kebaikan berupa rumah sakit, panti asuhan, dan sekolah-sekolah, masih bertebaran. Tetapi jejak-jejak ruhiyah dan idealismenya yang membuatnya bergerak menata akidah umat ini, rasanya semakin sulit kita lacak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan pendiri Nahdlatul ‘Ulama, Hadratusy-Syaikh Hasyim Asy’ari, sahabat dekat KH Ahmad Dahlan, masih bisa kita lacak, meski semakin langka. Tetapi jejak-jejak ruhiyah dan idealismenya semakin sulit ditemukan. Apa yang dulu diyakini haram oleh Hadratusy-Syaikh, hari ini justru dianggap wajib oleh mereka yang merasa sebagai pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa artinya? Iman tidak kita wariskan, kecuali kalau hari ini kita didik mereka dengan sungguh-sungguh untuk mencintai Tuhannya. Keyakinan, cara pandang, dan idealisme juga tidak bisa kita wariskan ke dalam dada mereka kalau hari ini kita hanya sibuk memikirkan dunianya. Bukan akhiratnya. Atau kita persiapkan mereka menuju akhirat, tetapi kita bekali dengan kekuatan, keterampilan, dan ilmu untuk memenangi hidup di dunia dan menggenggamnya. Betapa banyak anak yang dulu rajin puasa Senin-Kamis, tetapi ketika harus bertarung melawan kesulitan hidup, yang kemudian Senin-Kamis adalah imannya. Kadang ada, kadang nyaris tak tersisa&lt;i&gt;. Na’udzubillahi min dzaalik&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringatlah saya dengan perkataan Nabi Ya’qub &lt;i&gt;‘alaihis-salaam&lt;/i&gt; saat menghadapi sakaratul maut. Allah mengabadikannya dalam Surat Al-Baqarah ayat 133:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Adakah kamu hadir ketika Yakub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya, &lt;i&gt;‘Apa yang kamu sembah sepeninggalku?’&lt;/i&gt; Mereka menjawab, &lt;i&gt;‘Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail, dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya.’”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Ya&lt;i&gt;, “Maa ta’buduuna min ba’diy?&lt;/i&gt;(Apakah yang akan kalian sembah sepeninggalku?)” Bukan, &lt;i&gt;“Maa ta’kuluuna min ba’diy&lt;/i&gt;? (Apakah yang akan kalian makan sesudah aku tiada?)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, seberapa gelisah kita hari ini? Apakah kita sibuk memperbanyak tabungan agar kelak mereka tidak kebingungan cari makan sesudah kita tiada? Ataukah kita bekali jiwanya dengan tujuan hidup, visi besar, semangat menyala-nyala, budaya belajar yang tinggi, iman yang kuat dan kesediaan untuk berbagi karena Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita hidupkan jiwanya dengan memberi bacaan yang bergizi, nasihat yang menyejukkan hati, dorongan yang melecut semangat, tantangan yang menggugah, dan dukungan di saat gagal sehingga ia merasa kita perhatikan. Kita nyalakan tujuan hidupnya dengan mengajarkan mereka untuk mengenal Tuhannya. Kita bangun visi besar mereka dengan menghadirkan kisah orang-orang besar sepanjang sejarah; orang-orang shalih yang telah memberi warna kehidupan, sehingga mereka menemukan figur untuk dipelajari, dikagumi, dan dicontoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50 tahun mendatang anak-anak kita, hari inilah menentukannya. Semoga warisan terbaik kita untuk mereka adalah pendidikan yang kita berikan dengan berbekal ilmu dan kesungguhan. Kita antarkan pesan-pesan itu dengan cara yang terbaik. Sementara doa-doa yang kita panjatkan dengan tangis dan airmata, semoga menggenapkan yang kurang, meluruskan yang keliru, menyempurnakan yang sudah baik dan di atas semuanya, kepada siapa lagi kita meminta selain kepada-Nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, ampunilah aku yang lebih sering lalai daripada ingat, yang lebih sering zhalim daripada adil, yang lebih sering bakhil daripada berbagi karena mengharap ridha-Mu, yang lebih banyak jahil daripada mengilmui setiap tindakan, yang lebih banyak berbuat dosa daripada melakukan kebajikan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah Yang Menggenggam langit dan bumi.... Kalau sewaktu-waktu Engkau cabut nyawaku, jadikanlah ia sebagai penutup keburukan dan pembuka kebaikan. Kalau sewaktu-waktu Engkau cabut nyawaku, jadikan ia sebagai jalan perjumpaan dengan-Mu dan bukan permulaan musibah yang tak ada ujungnya. Jadikan ia sebagai penggenap kebaikan agar anak-anak kami mampu berbuat yang lebih baik untuk agamamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, jangan jadikan kami penghalang kebaikan dan kemuliaan anak-anak kami hanya karena kami tak mengerti mereka. &lt;i&gt;Amin&lt;/i&gt;.[&lt;a href="http://www.hidayatullah.com/" mce_href="http://www.hidayatullah.com"&gt;www.hidayatullah.com&lt;/a&gt;]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img align="left" height="151" mce_src="/images/stories/fauzil_thumb.jpg" src="http://www.hidayatullah.com/images/stories/fauzil_thumb.jpg" width="110" /&gt;&lt;i&gt;Penulis adalah Kolumnis di Hidayatullah.com&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;   &lt;span class="article_separator"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-3202784821398062136?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/3202784821398062136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/50-tahun-mendatang-anak-kita.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/3202784821398062136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/3202784821398062136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/02/50-tahun-mendatang-anak-kita.html' title='50 Tahun Mendatang Anak Kita…'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-5507148681717801351</id><published>2010-01-29T08:50:00.000-08:00</published><updated>2010-01-29T08:50:25.870-08:00</updated><title type='text'>INDAHNYA BERJILBAB</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2MRaJ8ui7I/AAAAAAAAAI8/LikQ7ANXyCI/s1600-h/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2MRaJ8ui7I/AAAAAAAAAI8/LikQ7ANXyCI/s320/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="snap_preview"&gt;Tubuh wanita itu indah. Menjadi penggoda  bagi semua pria normal. Betapapun hebatnya pria, dia akan tergulai lemas  dihadapan wanita. Sungguh Allah telah menciptakan kelebihan dan  keindahan yang tiada taranya pada hambanya. Terutama kaum hawa. Namun,  apakah keindahan itu harus diperlihatkan kepada semua orang? Bagaimana  seorang pria bisa tahan dengan godaan yang diperlihatkan aurat wanita  kepadanya. Bukankan sudah banyak bukti pemerkosaan dan pelecehan  terhadap wanita yang berawal dari terbukanya aurat. Lantas salah priakah  yang tidak mampu menahan syahwat!&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;Sungguh  luar biasa Allah, telah memberikan aturan yang apabila kita cermati,  maka aturan tersebut justru akan semakin meningkatkan derajat wanita.  Aturan itu adalah bagaimana wanita harus menutupi auratnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;“Hendaklah  mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka, yang demikian itu  supaya mereka lebih mudah dikenal, karena itu mereka tidak diganggu,”  Al- Ahzab: 59.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;Terus  bagian mana yang boleh diperhatikan? Kalau itu Rasulullah telah  menjelaskannya. “Jika anak perempuan telah cukup umurnya, maka dia tidak  boleh dilihat oleh mereka, kecuali muka dan kedua telapak tangannya  hingga pergelangan.”(H.R. Abu Daud).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;Batasan  pada muka, leher,dan dada&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;“Dan  tinggallah kamu (perempuan) di rumah kamu dan janganlah kamu  menampakkan perhiasanmu seperti orang jahiliyah yang terdahulu.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;“Hendaklah  mereka (perempuan) menjulurkan jilbab hingga menutup dada-dada mereka.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;Wangi-wangian&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;“Siapa  saja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum  supaya mereka mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan  zina, dan tiap-tiap mata itu adalah zina.” Riwayat Nasa’i, Ibn Khuzaimah  dan Hibban.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;Kalau  begitu kepada siapa wanita boleh memperlihatkan auratnya?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;“Dan  janganlah memperlihatkan perhiasan mereka kecuali kepada suami-suami  mereka, atau bapak-bapak mereka, atau bapak-bapak mertua mereka, atau  anak-anak lelaki mereka, atau anak-anak lelaki suami mereka (anak tiri),  atau saudara-saudara lelaki mereka, atau anak-anak saudara perempuan  mereka, atau wanita-wanita (rekan-rekan sejawat atau yang berkhidmat)  dengan mereka, atau hamba sahaya mereka, atau orang-orang lelaki yang  menjadi pengikut mereka yang tidak mempunyai syahwat (nafsu) kepada  perempuan, atau anak-anak yang belum timbul birahinya apabila melihat  aurat perempaun.” An-Nur:31&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;Jika  kita cermati di dalam Al-Quran, beberapa kali Allah menyebut aurat  wanita sebagai perhiasan. Perhiasan adalah sesuatu yang indah. Dan  Allahlah yang telah menciptakan keindahan wanita itu melekat padanya.  Apakah kalian (kaum wanita) tidak mau bersyukur atas kelebihan yang  diberikan Allah kepada kalian? Apakah kalian tidak mau menjaga perhiasan  yang diberikan oleh Allah?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;Berikut  lampiran terdapat ilustrasi gambar bagaimana kesalahan dan yang  seharusnya menutup aurat bagi wanita. Gambar tersebut banyak disadur  dari Unit Penerbitan Munirah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;Jilbab  bukanlah berarti merendahkan martabat wanita, melainkan meninggikannya  serta melindungi kesopanan dan kesuciannya&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;Enam  kriteria jilbab menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;1.  Menutup aurat seluruh tubuh kecuali muka dan  telapak tangan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;2.  Longgar tidak menampakkan bentuk tubuh&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;3.  Tebal tidak transparan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;4.  Model tidak glamour&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;5.  Tidak menyerupai pakaian laki-laki&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;6.  Tidak serupa dengan pakaian non-muslim&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0pt; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;a href="http://idozz.files.wordpress.com/2008/01/akhwat2.jpg" title="akhwat2.jpg"&gt;&lt;img alt="akhwat2.jpg" height="221" src="http://idozz.files.wordpress.com/2008/01/akhwat2.thumbnail.jpg?w=140&amp;amp;h=221" width="140" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-5507148681717801351?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/5507148681717801351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/01/indahnya-berjilbab_29.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/5507148681717801351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/5507148681717801351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/01/indahnya-berjilbab_29.html' title='INDAHNYA BERJILBAB'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2MRaJ8ui7I/AAAAAAAAAI8/LikQ7ANXyCI/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-5391698992015121849</id><published>2010-01-29T07:09:00.000-08:00</published><updated>2010-01-29T07:09:46.642-08:00</updated><title type='text'>Cinta Menurut Al-Qur'an</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2L4gYktrYI/AAAAAAAAAIk/VpOr1GsJoe0/s1600-h/giving033.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://3.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2L4gYktrYI/AAAAAAAAAIk/VpOr1GsJoe0/s200/giving033.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam AL-QUR'AN, CINTA memiliki 8 PENGERTIAN, berikut ini penjelasannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1).  CINTA MAWADDAH adalah jenis cinta mengebu-gebu, membara dan “nggemesi”.  Orang yang memiliki cinta jenis mawaddah, mahunya selalu berdua, enggan  berpisah dan selalu ingin memuaskan dahaga cintanya. Ia ingin  memonopoli cintanya, dan hampir tak bisa berfikir lain.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2). CINTA  RAHMAH adalah jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut, siap  berkorban, dan siap melindungi. Orang yang memiliki cinta jenis rahmah  ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya dibanding terhadap diri  sendiri. Baginya yang penting adalah kebahagiaan sang kekasih walaupun  ia harus menderita. Ia sangat memaklumi kekurangan kekasihnya dan selalu  memaafkan kesalahan kekasihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk dalam cinta rahmah  adalah cinta antara orang yang bertalian darah, terutama cinta orang tua  terhadap anaknya, dan sebaliknya. Dari itu maka dalam al Qur’an ,  kerabat disebut al arham, dzawi al arham , yakni orang-orang yang  memiliki hubungan kasih sayang secara fitri, yang berasal dari garba  kasih sayang ibu, disebut rahim (dari kata rahmah). Sejak janin seorang  anak sudah diliputi oleh suasana psikologis kasih sayang dalam satu  ruang yang disebut rahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya diantara orang-orang yang  memiliki hubungan darah dianjurkan untuk selalu ber silaturrahim ertinya  menyambung tali kasih sayang. Suami isteri yang diikat oleh cinta  mawaddah dan rahmah sekaligus biasanya saling setia lahir batin-dunia  akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3). CINTA MAIL adalah jenis cinta yang untuk sementara  sangat membara, sehingga menyedut seluruh perhatian hingga hal-hal lain  cenderung kurang diperhatikan. Cinta jenis mail ini dalam al Qur’an  disebut dalam konteks orang poligami dimana ketika sedang jatuh cinta  kepada yang muda (an tamilu kulla al mail), cenderung mengabaikan kepada  yang lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4). CINTA SYAGHAF adalah cinta yang sangat mendalam,  alami, orisinil dan memabukkan. Orang yang terserang cinta jenis syaghaf  (qad syaghafaha hubba) boleh jadi seperti orang gila, lupa diri dan  hampir-hampir tak menyedari apa yang dilakukan. Al Qur’an menggunakan  term syaghaf ketika mengkisahkan bagaimana cintanya Zulaikha, isteri  pembesar Mesir kepada bujangnya, Yusuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5). CINTA RA'FAH iaitu  rasa kasih yang dalam hingga mengalahkan norma-norma kebenaran, misalnya  kasihan kepada anak sehingga tidak sanggup membangunkannya untuk solat,  membelanya meskipun salah. Al Qur’an menyebut term ini ketika  mengingatkan agar janganlah cinta ra`fah menyebabkan orang tidak  menegakkan hukum Allah, dalam hal ini kes hukuman bagi penzina (Q/24:2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6).  CINTA SHOBWAH iaitu cinta buta, cinta yang mendorong kelakuan yang  menyimpang tanpa sanggup mengelak. Al Qur’an menyebut term ni ketika  mengisahkan bagaimana Nabi Yusuf berdoa agar dipisahkan dengan Zulaiha  yang setiap hari menggodanya (mohon dimasukkan penjara saja), sebab jika  tidak, lama kelamaan Yusuf tergelincir juga dalam perbuatan bodoh, wa  illa tashrif `anni kaidahunna ashbu ilaihinna wa akun min al jahilin  (Q/12:33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7). CINTA SYAUQ (RINDU). Term ini bukan dari al Qur’an  tetapi dari hadis yang menafsirkan al Qur’an. Dalam surat al `Ankabut  ayat 5 dikatakan bahawa barangsiapa rindu berjumpa Allah pasti waktunya  akan tiba. Kalimat kerinduan ini kemudian diungkapkan dalam doa ma’tsur  dari hadis riwayat Ahmad; wa as’aluka ladzzata an nadzori ila wajhika wa  as syauqa ila liqa’ika,&lt;br /&gt;aku mohon dapat merasakan nikmatnya  memandang wajah Mu dan nikmatnya kerinduan untuk berjumpa dengan Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut  Ibn al Qayyim al Jauzi dalam kitab “Raudlat al Muhibbin wa Nuzhat al  Musytaqin”, Syauq (rindu) adalah pengembaraan hati kepada sang kekasih  (safar al qalb ila al mahbub), dan kobaran cinta yang apinya berada di  dalam hati sang pecinta, (hurqat al mahabbah wa il tihab naruha fi qalb  al muhibbi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8). CINTA KULFAH yakni perasaan cinta yang disertai  kesedaran mendidik kepada hal-hal yang positif meski sulit, seperti  orang tua yang menyuruh anaknya menyapu, membersihkan kamar sendiri,  meski ada pembantu. Jenis cinta ini disebut al Qur’an ketika menyatakan  bahwa Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan  kemampuannya, la yukallifullah nafsan illa wus`aha (Q/2:286)&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2L5xA2wkGI/AAAAAAAAAIs/XNnbGrtlkt8/s1600-h/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2L5xA2wkGI/AAAAAAAAAIs/XNnbGrtlkt8/s200/images.jpeg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;So Raihlah Cinta&amp;nbsp; Hakiki &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Nb: Berbagai sumber &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;span id="goog_1264774926258"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1264774926259"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-5391698992015121849?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/5391698992015121849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/01/cinta-menurut-al-quran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/5391698992015121849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/5391698992015121849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/01/cinta-menurut-al-quran.html' title='Cinta Menurut Al-Qur&apos;an'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2L4gYktrYI/AAAAAAAAAIk/VpOr1GsJoe0/s72-c/giving033.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-1463999722066765300</id><published>2010-01-28T06:01:00.000-08:00</published><updated>2010-01-28T06:01:09.004-08:00</updated><title type='text'>Pengertian belajar dan pembelajaran</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2GVj4iWIgI/AAAAAAAAAH8/rXd_JPbQHHE/s1600-h/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2GVj4iWIgI/AAAAAAAAAH8/rXd_JPbQHHE/s320/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;a. &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Belajar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menurut Slavin dalam Catharina Tri Anni (2004), belajar merupakan  proses perolehan kemampuan yang berasal dari pengalaman. Menurut Gagne  dalam Catharina Tri Anni (2004), belajar merupakan sebuah sistem yang  didalamnya terdapat berbagai unsur yang saling terkait sehingga  menghasilkan perubahan perilaku.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id="more-324"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan menurut Bell-Gredler dalam Udin S. Winataputra (2008)  pengertian belajar adalah proses yang dilakukan oleh manusia untuk  mendapatkan aneka ragam &lt;em&gt;competencies, skills,&lt;/em&gt; and &lt;em&gt;attitude.&lt;/em&gt;  Kemampuan (&lt;em&gt;competencies&lt;/em&gt;), keterampilan (&lt;em&gt;skills&lt;/em&gt;), dan  sikap (&lt;em&gt;attitude&lt;/em&gt;) tersebut diperoleh secara bertahap dan  berkelanjutan mulai dari masa bayi sampai masa tua melalui rangkaian  proses belajar sepanjang hayat.&lt;br /&gt;Ciri-ciri belajar adalah : (1) Belajar harus memungkinkan terjadinya  perubahan perilaku pada diri individu. Perubahan tersebut tidak hanya  pada aspek pengethauan atau kognitif saja tetapi juga meliputi aspek  sikap dan nilai (afektif) serta keterampilan (psikomotor); (2) perubahan  itu merupakan buah dari pengalaman. Perubahan perilaku yang terjadi  pada individu karena adanya interaksi antara dirinya dengan lingkungan .  interaksi ini dapat berupa interaksi fisik dan psikis; (3) perubahan&amp;nbsp;  perilaku akibat belajar akan bersifat cukup permanen.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;b. &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Pembelajaran &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menurut Gagne, Briggs, dan wagner dalam Udin S. Winataputra (2008)  pengertian pembelajaran adalah serangkaian kegiatan yang dirancang untuk  memungkinkan terjadinya proses belajar pada siswa.&lt;br /&gt;Menurut UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas, pembelajaran adalah  proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada  suatu lingkingan belajar.&lt;br /&gt;Ciri utama dari pembelajaran adalah inisiasi, fasilitasi, dan  peningkatan proses belajar siswa. Sedangkan komponen-komponen dalam  pembelajaran adalah tujuan, materi, kegiatan, dan evaluasi pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2272042039163727669-1463999722066765300?l=stia-one.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stia-one.blogspot.com/feeds/1463999722066765300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/01/pengertian-belajar-dan-pembelajaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/1463999722066765300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2272042039163727669/posts/default/1463999722066765300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stia-one.blogspot.com/2010/01/pengertian-belajar-dan-pembelajaran.html' title='Pengertian belajar dan pembelajaran'/><author><name>Stiaone Abu Faith</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13557261525701175523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-aGFGJeOL6q0/TeXktZNLyBI/AAAAAAAAATY/xQ98P28m4V4/s220/Picture%2B039.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S2GVj4iWIgI/AAAAAAAAAH8/rXd_JPbQHHE/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2272042039163727669.post-2769340474775957454</id><published>2010-01-27T01:02:00.000-08:00</published><updated>2010-01-27T01:02:10.109-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='psikologi Anak'/><title type='text'>Saat Berharga Untuk anak Kita</title><content type='html'>&lt;span lang="NL"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S1__5dlh2-I/AAAAAAAAAH0/qm-P9UrAU6Q/s1600-h/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_1aClTyP6aVw/S1__5dlh2-I/AAAAAAAAAH0/qm-P9UrAU6Q/s320/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Kalau hari ini kita masih ingat agama, dan merelakan keringat kita di jalan-Nya, maka itu boleh jadi bukan keberhasilan kita. Kalau hari ini kita ingat tentang tanggung jawab sesudah mati, sangat mungkin bukan karena kebaikan yang sepenuhnya lahir dari kesadaran kita. Boleh jadi itu semua bukan merupakan prestasi kita sendiri, melainkan justru terutama orangtua kita. Mereka menanam benih-benihnya, lalu tumbuh mengakar di dada kita. Atau para guru kita yang tulus menyemainya, lalu Allah kokohkan dalam hati kita.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Historia vitae magistra&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;"&gt;, begitu kata pepatah. Sejarah atau pengalaman adalah guru terbaik&lt;/span&gt; kehidupan. Orang-orang yang mengambil pelajaran dari &lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;"&gt;mereka yang telah mendahului kita, Insya Allah akan tahu bagaimana memaknai&lt;/span&gt; tugas hidup sebagai orangtua. Dari perjalanan saya ke timur dan ke barat, saya melihat betapa tak bergunanya kebanggaan terhadap kreativitas dan kecerdasan anak, &lt;span style="letter-spacing: -0.1pt;"&gt;ketika mereka tidak tahu jalan hidup yang harus ditempuh. Bahkan ilmu &lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;"&gt;agama yang tinggi pun akan sia-sia kalau mereka tidak mempunyai harga diri yang bersih serta&lt;/span&gt; tujuan hidup yang pasti. Betapa banyak anak-anak yang memiliki keluasan ilmu agama, &lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;"&gt;tetapi karena kita salah menanamkan tujuan, mereka justru menjadi pembawa kesesatan dengan&lt;/span&gt; ilmu yang ada pada dirinya. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ada hadis yang sangat sering kita ingat, tetapi sangat jarang menjadi landasan kita dalam berbuat. Rasulullah &lt;i&gt;shallalahu ‘alaihi wasallam&lt;/i&gt; pernah mengingatkan kita, “Sesungguhnya setiap amal tergantung dari niatnya—dalam riwayat lain: tergantung dari niat-niatnya—dan sesungguhnya setiap orang hanya memperoleh apa yang ia niatkan. Barangsiapa yang hijrahnya (diniatkan) kepada Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan rasul-Nya. Dan barangsiapa hijrahnya (diniatkan) kepada dunia yang ingin diraihnya atau perempuan yang ingin dinikahinya, maka (nilai) hijrahnya adalah kepada apa yang menjadi tujuan hijrahnya itu” (H.r. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi &amp;amp; an-Nasa’i).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;Banyak orangtua yang berhasil mendidik anaknya bukan karena kepandaiannya mendidik anak, tetapi karena doa-doa mereka yang tulus. Banyak orangtua yang caranya &lt;span style="letter-spacing: -0.1pt;"&gt;mendidik salah jika ditinjau dari sudut pandang psikologi, tetapi anak-anaknya tumbuh menjadi&lt;/span&gt; penyejuk mata yang membawa kebaikan dikarenakan amat besarnya pengharapan orangtua. Di antara mereka ada yang selalu membasahi penghujung malam dengan airmata untuk merintih kepada Allah &lt;i&gt;‘Azza wa Jalla&lt;/i&gt;. Di antara mereka ada pula yang menyertai langkah-langkahnya dengan niat yang lurus dan bersih.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;Kadang seperti tak berkait langsung. Tetapi amal bergantung pada niatnya. Seorang ibu menyedekahkan hartanya karena mengharap ridha Allah dan penjagaan iman atas anak-&lt;span style="letter-spacing: -0.1pt;"&gt;anaknya, lalu Allah tegakkan dinding di hati anak sehingga tak terjangkau oleh kerusakan yang ada di sekitarnya. Boleh jadi seorang istri bersikeras meminta suaminya menyucikan harta,&lt;/span&gt; &lt;span style="letter-spacing: -0.1pt;"&gt;lalu Allah sucikan hati anak-anak mereka dari keruhnya hati dan kotornya pikiran. Boleh jadi pula ada bapak-bapak yang sibuk&lt;/span&gt; dengan &lt;span style="letter-spacing: -0.1pt;"&gt;perkara yang seakan tak bersentuhan dengan agama, tetapi sesungguhnya ia sedang menolong&lt;/span&gt; agama Allah, sehingga Allah berikan pertolongan kepada mereka. Allah datangkan pertolongan kepada mereka dengan jalan yang tak terduga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: -0.1pt;"&gt;Teringatlah saya dengan firman Allah, &lt;i&gt;Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt; (agama) Allah, pasti Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu&lt;/i&gt; (Q.s. Muhammad [47]: 7).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Ya Allah, alangkah masih sering lalai hati kita. Kita berbuat, tapi tanpa berniat. Bahkan di saat kita sedang sibuk berbicara agama pun, yang memenuhi hati seringkali bukan niat yang bersih. Akibatnya hati kita risau dan jiwa kita gelisah. Alih-alih membincangkan agama, yang ada justru perdebatan yang mengeraskan hati. Inilah antara lain yang menyebabkan sebagian ulama hilang kharismanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Astaghfirullahal ‘adzim. Laa haula wa laa quwwata illa billah.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Di zaman ketika wibawa sebagian ulama semakin rapuh, rasanya kita perlu menguatkan&lt;/span&gt; hati anak-anak kita. Di masa ketika masjid-masjid justru sibuk mengundang artis, kita perlu memperbanyak amal untuk memohon barakah Allah bagi kebaikan hidup kita dan anak-anak kita. Sesungguhnya Allah yang menggenggam hati manusia. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;Semoga Allah mengampuni &lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;"&gt;kelalaian kita. Semoga pula Allah menggerakkan hati kita untuk lebih mengingat-Nya, sehingga&lt;/span&gt; apa pun yang kita kerjakan mempunyai nilai di hadapan &lt;span style="letter-spacing: -0.1pt;"&gt;Allah. Semoga apa yang kita kerjakan sekarang, bisa menjadi bekal pulang ke kampung akhirat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;Telah berlalu masa orang-orang terdahulu. Setiap saat masa beralih dan zaman bertukar. Orang-orang yang dahulu berteriak lantang, sekarang mungkin sudah tinggal tulang belulang. Anak-anak yang dulu lucu-lucu, sekarang mungkin sudah menjadi penyejuk kalbu yang membawa haru karena tulusnya perjuangan mereka. Tetapi sebagian lagi mungkin justru menjadi &lt;span style="letter-spacing: -0.1pt;"&gt;penyebab airmata pilu para orangtua. Anak-anak yang dulu mengeja &lt;i&gt;a-ba-ta-tsa&lt;/i&gt;, sekarang mungkin&lt;/span&gt; sedang aktif berdakwah. Tetapi sebagian lagi mungkin justru sedang sibuk menjual agama…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: -0.3pt;"&gt;Masa berganti, zaman bertukar. Hanya hukum Allah yang tak pernah berubah, meskipun&lt;/span&gt; &lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;"&gt;kita menggantinya setiap saat. Allah menyuruh kita mengambil pelajaran dari mereka yang telah&lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: -0.1pt;"&gt; pergi; baik &lt;/span&gt;mereka yang meninggalkan kebaikan maupun mereka yang membawa keburukan. Di dalamnya, ada hukum sejarah yang patut kita catat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: -0.1pt;"&gt;Ya… ya… ya… masa terus berganti. Kita tak bisa meminta anak-anak untuk menjadi&lt;/span&gt; seperti kita. Seperti nasihat ‘Ali bin Abi Thalib &lt;i&gt;karamallahu wajhahu&lt;/i&gt;, kita didik anak-anak kita untuk sebuah zaman yang bukan zaman kita. Terserah mereka akan jadi apa, yang penting &lt;i&gt;‘akidah&lt;/i&gt;, iman dan komitmen mereka sama dengan kita atau lebih teguh lagi. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;Zaman bertukar dan dunia terus berubah. Pada masa kita kecil, alat pengirim berita paling cepat adalah telegram. Sekarang, ketika kita belum terlalu tua, telegram sudah tidak dipakai lagi. Telegram sudah menjadi teknologi yang ketinggalan zaman. Sekarang melalui &lt;span style="letter-spacing: -0.1pt;"&gt;perangkat kecil di tangan yang bernama komunikator, berita dari manca negara lengkap dengan&lt;/span&gt; &lt;span style="letter-spacing: -0.1pt;"&gt;fotonya bisa kita akses setiap saat. Anak-anak yang masih ingusan bisa mendapatkan ilmu-ilmu&lt;/span&gt; berharga lewat internet dengan kecepatan yang tidak pernah kita bayangkan &lt;span style="letter-spacing: -0.1pt;"&gt;sebelumnya. Tetapi pada saat yang sama, lihatlah di bilik-bilik warnet itu, bagaimana sejumlah&lt;/span&gt; anak kaum muslimin sedang terombang-ambing di hadapan situs-situs porno.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;Kita mungkin bisa mencegah dengan kekuasaan atas anak-anak itu. Tetapi apa yang &lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;"&gt;sanggup kita kerjakan sesudah kita tiada? Tak ada. Itu sebabnya kita mulai perlu berpikir tentang&lt;/span&gt; &lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;"&gt;bekal buat anak-anak kita sesudah jasad terkubur tanah. Allah &lt;i&gt;Subhânahu wa Ta’âlâ &lt;/i&gt;mengingatkan,&lt;/span&gt; &lt;i&gt;“Dan hendaklah orang-orang pada takut kalau-kalau di belakang hari mereka meninggalkan keturunan yang lemah, dan mencemaskan (merasa ketakutan) akan mereka. Maka &lt;/i&gt;bertakwalah&lt;i&gt; kepada Allah dan berkatalah dengan &lt;/i&gt;qaulan sadidan&lt;i&gt; (perkataan yang benar).”&lt;/i&gt; (Q.s. an-Nisâ` [4]: 9).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;Di tempat ini, kita sudah pernah berbincang tentang &lt;i&gt;qaulan sadidan&lt;/i&gt;. Adapun tentang takwa, rasanya tak ada yang dapat saya sampaikan. Iman masih lemah, ilmu nyaris tak ada, sementara amal hampir-hampir tak ada yang dapat dibanggakan. Ingin sekali saya berpesan tentang takwa, tetapi saya lihat hati ini masih amat keruh. Padahal ketika Allah berpesan agar kita takut kalau-kalau di belakang hari meninggalkan generasi yang lemah, hanya dua yang menjadi jalan keluarnya, yakni takwa dan berbicara dengan perkataan yang benar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;Inilah dua hal yang amat sederhana, tetapi butuh perjuangan yang tak pernah usai. &lt;span style="letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Seperti anak-anak kita kelak, setiap saat bertarung pada diri kita bisikan-bisikan kepada kesesatan&lt;/span&gt; dan bisikan-bisikan takwa. &lt;i&gt;Fa alhamaha fujuraha wa taqwaha&lt;/i&gt;. Di hati kitalah semua bertarung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;Ya, dua hal itulah yang dapat kita harapkan menjadi bekal bagi anak-anak kita kelak. Bukan psikologi. Bukan sosiologi. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;Semoga Allah kuatkan iman kita. Semoga pula Allah memperjalankan kita dalam takwa kepada-Nya. Semoga langkah kita senantiasa berada di atas niat yang kokoh dan tujuan yang baik. Semoga setiap langkah kita membawa kepada ridha-Nya dan meninggalkan bekas &lt;span style="letter-spacing: -0.1pt;"&gt;yang mantap di hati anak-anak dan keturunan kita, sehingga mereka senantiasa memenangkan&lt;/span&gt; bisikan takwanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 42.55pt;"&gt;Selebihnya, ada yang harus kita benahi. Tentang iman kita. Tentang ilmu kita. Juga tentang amal-amal kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 42.55pt;"&gt;Kepada Allah kita menggantungkan harapan. Hari-hari mendatang anak kita, di tengah tantangan yang semakin menakutkan, semoga dapat memberi bobot kepada bumi dengan kalimat &lt;i&gt;laa ilaaha illallah.&lt;/i&gt; Semoga Allah memperjalankan mereka sebagai penolong-penolong-Nya. &lt;i&gt;Allahumma amin&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="m
